My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
Ending


__ADS_3

Karena Emma hamil- rencana untuk menunda pernikahan dan menunggu kelulusan- harus berubah.


“ kalian hamil serempak? Umurku masih muda dan aku sudah menjadi paman- sekarang.” heran Alex sedang bersiap- siap.


“ bagaimana denganmu? Kemarin kau tidak pulang dengan Anna- apa kau sudah melepas darah pertama Anna?” ucap Alice tidak sabar.


“ aku sudah duga. “ ucap Alex merapikan rambutnya.


“ apa?” heran Alice.


“ apa maksudmu dengan Apa? Daddy yang tiba- tiba mengutusku dan Anna adalah rencana mu- bukan.” geram Alex.


“ kau bertanya soal hubunganku aku dengan Anna lalu esoknya Daddy mengutusku mengikuti jamuan pesta bisnis. Satu- satunya yang menggerakkan Daddy adalah mama dan kau pasti yang meminta pada mama.”


“ he he. Jangan marah. Aku melakukannya untuk mu. Aku tidak ingin meninggalkan keluarga ini sebelum kakak ku ini menikah.” canda Alice.


“ kalau begitu usaha mu masih lama.” ucap Alex menyentil dahi Alice.


“ Apa? Bohong! Anna sendiri bilang menyukaimu dan ingin menyatakan perasaannya padamu.” ucap Alice tidak percaya.


“ ya, sejujurnya- ia memang menyatakan perasaannya.” jelas Alex.


“ lalu? Kau tolak?” ucap Alice tak percaya.


“ tidak, sejujurnya aku juga menyukai Anna.” jawab Alex jujur.

__ADS_1


“ lalu?”


“ umur Anna masih sangat muda, Alice! Aku memang menerima nya, namun aku berjanji menunggunya dwasa dan menikahi nya dulu baru meminta harga berharganya.” jawab Alex.


“ kau ini lupa? Orang tua Anna mengalami gangguan kejiwaan karena memiliki anak sebelum menikah hingga keluarga kandungnya tidak menerima mereka. Aku tidak ingin mengulang kesalahan yang sama dan membuat Trauma yang sama pada Anna yang masih belia.” ucap Alex bertepatan dengan Kyara yang mendengarnya.


“ kau memang putraku.” ucap Kyara mencium pipi Alex.


“ mom? Sudah selesai dandannya?” heran Alex. Ia bertanya pada Kyara namun ekor matanya tak pernah luput pada sosok Anna yang telah selesai di rias.


“ ya, setelah ini Anna dan Alice jangan lupa jadi bride-maid nya Emma, okey?” tanya Kyara duduk di sofa tunggu.


“ apa yang biasanya di lakukan penggiring pengantin?” heran Anna.


“ erm.., menebar bunga untuk jalan pengantin dan beras.” jawab Alice.


Melihatnya membuat Anna menatap Alex. Ia berharap, pilihannya tepat, ia berharap- jika ia menikah dengan Alex nanti, ia dan Alex tetap akan mesra tak lekang oleh waktu sama seperti dengan Kyara juga Mick.


*


Akhirnya, pernikahan antara Emma dan Yudha pun terjadi. Dosen yang sebelumnya terlihat galak dan dingin, kini di hadapan semua orang tampak terlihat begitu gugup menunggu Emma di depan Altar.


Meski Anna baru sebentar bertemu dengan Emma- Anna mendoakan agar Emma bahagia dengan pernikahannya.


Berdoa?

__ADS_1


Dari lahir Anna tidak pernah berdoa dan tak mengerti berdoa. Bagaimana tidak, ibunya menjadi gila karena mengandung Anna dan di buang keluarga nya sendiri. Jika bukan karena keluarga Leonard- apakah Anna akan mengerti cara berdoa.


Meski begitu, Kyara tak pernah memaksa Anna dalam memilih keyakinannya. Namun, melihat Emma begitu mempesona dalam balutan baju pengantin membuat Anna yakin pilihan keyakinan yang di pilihnya.


“ kau mau pernikahan seperti itu?” tanya Alex. Anna hanya menyandarkan kepalanya di bahu Alex.


“ ya, kak Emma sangat cantik menggenakan baju pengantin itu.” jawab Anna.


“ aku tidak memaksamu melakukan pernikahan dengan keyakinanku. Kau bisa menentukan dengan keyakinanmu. Aku akan menghargainya.” jawab Alex.


“ kau tahu sendiri aku tak pernah mengenal doa. Ibuku tak pernah mengajarinya- bahkan, pertama kali aku berdoa kala aku merasa bahaya.” jawab Anna terduduk tegak. Alex terdiam. Ia lalu memilih mengelus rambut Anna.


“ aku suka pernikahan di gereja.” jawab Anna kembali meletakkan kepalana di bahu Alex.


“ hem? Bukankah kau bilang belum tentu kau tetap akan menyukaiku- dewasa nanti? Sekarang kau tidak sabar menikahku, hem?” goda Alex.


“ Anna tidak akan menjawabnya.” kesal Anna. Alex hanya bisa tersenyum melihat kelakuan Anna.


Gadis yang sebelumnya hanya seorang pemulung yang kasihan. Yang bahkan tidak bisa bicara karena ibunya gmemiliki gangguan kejiwaan- kini bermetamarfosis menjadi gadis yang bisa meluluhkan ketakutan Alex pada seorang wanita.


Alex menatap kedepan. Bukan pada sosok kedua mempelai yang telah resmi menjadi suami istri. Namun pada masa depannya dengan Anna.


Suatu hari nanti, pasti akan ada masanya Anna menjadi dewasa dan lebih cantik lagi dari sekarang juga lebih bisa membuat Anna menjadi jatuh hati. Akan ada masanya Alex menjadi tidak rela Anna terlihat cantik dan ingin hanya Alex yang melihat Anna dengan kecantikannya.


Alex kembali tersenyum. Ia sendiri tidak sabar menjadi mempelai pria yang gugup- menunggu mempelai wanita di antar ke sisinya hingga akhirnya resmi menjadi resmi suami istri.

__ADS_1


Ia melihat tangannya yang tertaut dengan tangan Anna.


“ aku mencintaimu. My police.” ucap Anna


__ADS_2