My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
S2 berlatih Beladiri


__ADS_3

Gabe, Mick, Kyara, Lily, Anna, Alex, Alice dan Emma sedang bersama berlatih Beladiri. Anna yang memang di ajari agar bisa membela dirinya, Emma yang ingin membentuk tubuhnya sendiri sementara yang lain memang sudah menjadi rutinitas rutin mereka- itu sebabnya meski Mick sudah memasuki kepala 5 keenam otot masih menghiasi perutnya begitu juga dengan Alex dan Alice.


Tampak terlihat jika Emma yang memang sudah terbiasa dengan latihan fisik yang di ajarkan Mick juga Gabe begitupun Alex dan Alice sementara Anna sedang berlatih pemanasan dasar oleh Kyara dan Lily.


Ditengah latihan Alice menyadari jika sedari awal Anna mengikuti latihan ini fokus seorang Alex tak juga lepas dari pandangan wanita muda itu.


“ apa kau menyukainya” tanya Alice.


“ ap.., Apa?” ucap Alex gugup.


“ Anna! Kau terus tampak selalu menatapnya.” goda Alice.


“ huh! Aku hanya khawatir jika ia akan mencelakai dirinya sendiri! Biar bagaimanapun ia baru kali pertama membela diri.” ucap Alex beralasan.


“ meski ia baru pertama kali membela diri ia cukup tangguh.” ucap Mick.

__ADS_1


“ papa!” ucap Alice dan Alex bersamaan.


“ apa maksudmu, papa?” tanya Alex.


“ lihat saja sendiri!” ucap Mck menunjuk Anna.


“ dia selalu dapat menghindar serangan mama mu. Aku yakin kehidupan jalanan sudah melatihnya menjadi priadi yang keras hanya butuh beladiri agar kemampuannya terasah.” ucap Mick.


Alice jga Alex yang melihat kemampuan Ana memang membenarkan kata- kata Mick tersebut, mereka yakin ahwa tidak butuh waktu lama bagi seorang Anna akan menyaingi kemampuan Alex juga Alice


Sementara Emma memilih sibuk semakin melatih dirinya, kehidupan kampus dan berusaha mengejar dosen kesayangannya membuatnya lupa berlatih dan membuatnya kemampuannya seolah menumpul- meski gerak refleknya yang telah terlatih tak menyurut, di tambah tubuhnya yang ramping membuat ia jadi berkali- kali lebih lihai dan lentur dari Alex.


“ mau coba pertandingan pemanasan?” tanya Lily.


“ pertandingan pemanasan? Boleh! Aku dengan siapa?” tanya Emma.

__ADS_1


“ aku saja.” ucap Alex mengajukan diri, ia perlu mengalihkan perhatiannya agar tak lagi jadi bahan ejekan saudari kembarnya.


Pertandingan pemanasan antara Alex dan Emma di mulai, sementara yng lainnya hanya menonton begitu juga dengan Anna yang dengan seksama menatap ke arah pertandingan antara Alex dan Emma. Mick dan Gabe hanya tersenyum meihat Anna, mereka yakin jika wanita muda itu adalah orang yang cerdas dan tanggap.


Di tengah pertandingan tampak terlihat jika Alex mau menendang Emma, namun dengan jelas serangan itu dapat di balikkan Emma dan secara beruntun membalikkan pukulan Alex juga tendangannya lagi sebelum akhirnya memberikan putaran tendangan terbalik di wajah Alex hingga pria itu terpukul mundur beberapa langkah ke belakang.


Mick menatap ke arah Alice dan tampak jika putrinya itu mengangguk sebelum akhirnya menghadang Emma dari belakang. Dengan cepat wanita itu memukul perut Alice dan menjatuhkan saudari sepupunya itu. Tak berhenti sampai di situ, tampak jka Emma langsung menangkis tendangan Alex yang mengarah di depan dadanya dan membuat wanita itu sedikit terpental namun dengan cepat mendarat kembali.


Alice kembali menendang Emma namun wanita itu memeluntir tubuhnya dengan tangan yang menyentuh tanah dan saat tubuh kedua orang itu terdorong kedepan, Emma dengan cepat menendang kedua wajah saudara sepupunya. Alix hendak meninju Emma namun Emma membaliknya dan malah menggunakan tangan Alex sebagai serangan balik berupa tendangan tepat mengenai wajah Alex hingga pria itu terjatuh. Alex yang kesal mulai berdiri dan membuka bajunya memperlihatkan keenam ototnya yang terbentuk sempurna menghiasi perutnya.


PRITT! Namun suara peluit tanda pertandingan berakhir menghentikan pria itu. Melihat saudara sepupunya itu menahan kesal, Emma hanya merangkul Alex.


“ kau takkan marah padaku kan? Ini hanya pertandingan, Brother.” ucap Emma berusaha menghibur Alex. Melihat saudari sepupunya itu, Alex menghela nafas lalu tersenyum.


“ mana bisa aku marah padamu, sister.” ucap Alex mengelus kepala Emma, sungguh jika mereka tak terikat saudara mungkin orang akan mengira mereka sepasang kekasih. Tak heran, Emma, Alex dan Alice memang sangat dekat satu sama lain bahkan tak malu melakukan skin ship begitu dengan Bram.

__ADS_1


0o0


yuk jangan lupa author di kasih dukungan berupa vote like dan love yang banyak ^_^


__ADS_2