
Johann mengerjapkan matanya kala mendengar suara ringtone handphone. Ia mencoba melihat handphone siapa yang berbunyi.
Bukan miliknya. Milik Alice?
Tanpa melihat siapa yang menelphone, Johann langsung mengangkat telephone nya.
“ Alice! Kamu kemana saja? Kenapa tidak pulang?” geram sebuah suara yang sudah di kenali Johann.
“ Alice bersamaku, kak Kyara.” ucap Johann.
“ Johann? Itukah kau?” tanya Kyara.
“ iya.” jawab Johann ringan.
“ ya, sudah. Lanjutkan tidur kalian. Have fun.” ucap Kyara langsung menutup telephone nya.
Johann melihat handphone Alice. Dan memastikan jika yang menelphone adalah Kyara- ibu kandung Alice. Dan Johann benar- benar melihat jika yang menelphone nya memang benar adalah Kyara.
Dan.., Kyara membiarkan Alice bersamanya?
Semudah itu?
Johann pikir jika wanita yang pernah berkencan dengan uncle itu akan marah- marah atau mengancamnya.
Dan ini?
Wanita itu membiarkannya dan malah memberinya ijin?
__ADS_1
“ siapa?” tanya Alice dengan suara serak- khas bangun tidur sambil mengucek matanya.
“ mama mu.” ucap Johann kembali memeluk Alice.
“ hem? Begitu?” ucap Alice mengeratkan pelukannya.
“ mama mu memang aneh, ya? Aku pikir ia akan marah- marah.” ungkap Johann.
“ kakak tahu? Bahkan mama lah yang menyemangatai aku agar menyatakan perasaanku pada kakak.” ucap Alice mulai membuka mata. Namun masih dalam posisi memeluk Johan sambil berbaring.
“Ha? Benarkah?” Tanya Johann.
“Hem. Bahkan saat tahu aku memiliki nomor kakak. Sebenarnya yang mengirim chat untuk ketemuan adalah mama.” hal yang tak pernah terkira bagi Johann.
“AP?” Ucap Johann tak percaya.
“Hem. Begitulah, selama ini yang memotong rambut papa dan Alex adalah mama.”
“Bukankah kau bilang keluargamu tak setuju kau memotong rambutmu?” heran Johann.
“Kata tak setuju itu datang dari papa, namun yang menyemangatiku untuk berusaha menarik hatimu adalah mama.”
Johann terdiam. Selama ini ia sudah menganggap sikap kikkuk Kyara sedikit agak aneh. Ternyata Kyara melebihi kata Aneh.
‘ ini kali pertama aku melihat seorang ibu yang bahkan membiarkan putrinya bersama seorang pria. Bahkan menyemangatinya.’ batin Johann sedikit terkejut akan sifat ibu dari wanita yang sedang di peluknya ini.
Ya, jawabannya karena Kyara mempercayai Johann- sebagaimana wanita itu mengenal Johann sedari kecil.
__ADS_1
**🌸🌸🌸**
“ apa kau sudah tahu dimana Alice?” tanya Mick khawatir.
“Ya. Ia sedang bersama Johann sekarang.” ucap Kyara meletakkan handphone nya.
“ Ap? Dan kau membiarkannya?” Heran mick.
“Oh, ayolah, Michael- suami ku tersayang. Aku mempercayai Alice dan aku juga sudah mengenal Johann sedari pria itu kecil, bahkan aku melihat bagaimana ia saat masih bayi merah.” Ucap Kyara tenang.
“Aku masih tak percaya kau membiarkan Alice. Biasanya seorang ibu akan khawatir pada anak perempuannya yang bahkan sampai menginap bersama seorang pria.” heran Mick.
“Ayolah, Mick sebagai orang tua modern kita tak perlu menjadi orang tua munafik dan kolot. Karena aku sendiri mengalaminya.
Semakin di larang, para anak akan semakin melanggarnya bahkan terkadang melakukannya diam- diam. Yang harus kita lakukan sebagai orang tua adalah mengajari para anak- anak kita soal education *** sambil mengawasi mereka dari jauh. Dan saat mereka tersesat- kita sebagai orang tua bukan menghakimi anak kita tapi menuntunnya menemukan jalan mereka yang benar.” Ucap Kyara yang telah merasakan sendiri bagaimana menjadi anak yang hanya bisa di pandang remeh sebelah mata hanya karena ia seorang perempuan.
Sebagaiamana ia berusaha keras, yang di lihat orang tua Kyara saat itu hanyalah kesalahan wanita itu, bahkan tiada hari tanpa menyalahkan wanita itu dan menghakiminya. Padahal yang di perlukan Kyara saat itu bukanlah omelan tapi semangat bahwa yang di lakukan Kyara juga akan bisa berhasil.
Mick menghela nafas. Apa yang mendewasakan Kyara adalah pengalaman hidup wanita itu sendiri. Selama menjadi keluarga Pradipta, Mick merasakan sendiri bagaimana perbedaan keluarga Kyara dalam memperlakukan wanita dan anak mereka yang seorang pria.
“Aku minta maaf telah mengungkit masa lalu mu okey?” ucap Mick mengelus bahu Kyara.
“Tidak okey.” Ucap Kyara mengelus dada suaminya.
“Tidak oke?” Tanya Mick. Pria itu hanya tersenyum karena ia tahu jika istrinya hanya pura- pura merajuk.
“ kau membuatku mengenang masa laluku yang cukup meyedihkan. Sekarang kau harus membuatku melupakannya.”
__ADS_1
“Baiklah, aku akan memuatmu melupakannya dengan rasa nikmat.” Ucap Mick menggendong istrinya itu menuju kamarnya.