
Dengan sedikit menyeret tubuh Anna- Alex membawa gadis itu menuju kamar yang telah ia pesan. Masih di dalam gedung di mana ia menghadiri pesta. Karena memang, gedung dimana Alex menghadiri pesta bukan hanya memiliki ballroom yang luas, namun juga memiliki restaurant, cafe, bar, GYM, SPA dan yang pasti adalah tempat bagi mereka untuk menginap.
“ tubuhmu kecil namun kau memiliki kekuatan yang besar.” ucap Alex membaringkan tubuh Anna.
“ aku bukan hanya bisa menahan tubuhku, kak Alex.” ucap Anna menarik tubuh Alex ke kasur dimana Anna berbaring.
“ Anna!” ucap Alex cukup terkejut melihat Anna duduk di tubuhnya.
“ aku bisa melakukan apa yang biasanya orang dewasa lakukan, kak.” ucap Anna hendak mencium Alex.
“ Anna! Hentikan ini!” perintah Alex menjauhkan tubuh Anna.
“ kenapa? Kau tidak menyukaiku?”
“ Anna! Saat ini kau mabuk!” ucap Alex berkilah.
“ padahal aku.., aku menyukaimu. Apa aku kurang dewasa untukmu? Kurang cantik?” ucap Anna mulai terisak.
“ tentu saja tidak.., kau cantik bagiku.” ucap Alex mencoba menenangkan Anna.
“ apakah kau menyukaiku?” tanya Anna.
“ ermm..” ucap Alex bingung mau menjawab apa.
“ kau tidak menyukaiku?” tanya Anna mulai terisak.
“ kau tidak menyukaiku karena aku masih muda? Karena perbedaan kita yang cukup jauh?” tanya Anna.
Alex tidak bisa membantahnya. Ia memang tidak peduli akan kondisi Anna yang merupakan anak gelandangan ataupun tidak memiliki seorang ayah, namun Alex peduli soal umur Anna yang terpaut jauh darinya.
Melihat Alex yang hanya terdiam membuat Anna kecewa.
“ padahal aku pikir kau berbeda. Aku pikir kau tidak seperti para pria kebayakan. Aku pikir kau akan menerimaku apa adanya.” ucap Anna turun dari tubuh Alex.
“ Anna! Kau mau kemana?” tanya Alex mencekal tangan Anna.
__ADS_1
“ aku mau pulang!”
“ kau mabuk Anna.”
“ aku tidak mabuk! Mama Kyara sudah mengajariku minum Alcohol- aku tidak akan mabuk hanya karena segelas Margaritta.” ucap Anna berontak.
Alex tak menyangka jika Anna akan tahu minuman beralcohol tersebut. Alex lebih tidak menyangka lagi jika mommy nya mengajari anak berumur 17 tahun minum Alcohol.
“ apa kau sadar apa yang kau lakukan dan apa yang kau katakan?” tanya Alex menangkup wajah Anna.
“ aku sadar. Sesadar- sadarnya. Apa aku salah menyukaimu? Salah?” isak Anna.
Alex memilih memeluk Anna.
“ lepas.” Anna berusa berontak.
“ diam dan dengarkan detak jantungku.” ucap Alex mengeratkan pelukannya. Anna memilih diam dan mendengarkan detak jantung Alex yang berdetak sangat cepat.
“ kau tahu jawabannya?” tanya Alex.
“ kau sakit?” heran Anna.
“ lalu.., kenapa?” heran Anna.
“ karena kau masih muda Anna. Aku tak mempermasalahkan kau dan aku yang memiliki jarak umur yang jauh. Namun kau masih 17 tahun. Masih belia. Masih bisa berkembang.” ucap Alex.
“ kemarilah duduklah dulu.” ucap Alex menuntun tubuh Anna duduk di kasur Anna.
“ berkembanglah, dan jadilah wanita dewasa. Suatu hari nanti jika kau sudah sampai di umur dewasa dan siap menikah, aku akan melamarmu.” ucap Alex.
“ bagaimana jika aku sudah berkembang dan menjadi dewasa- ada pria lain yang melamarku dan itu bukan kau?” tanya Anna.
“ aku bisa membuatmu jatuh cinta- sekarang, tentu saja aku bisa membuatmu jatuh cinta lagi- nanti.” goda Alex.
“ saat aku sudah dewasa kau akan menjadi pria tua.” canda Anna.
__ADS_1
“ meski aku tua aku bukankah masihlah tampan- hingga kau bisa mengalahkan rasa takutmu pada police?” Alex membanggakan dirinya.
“ kau terlalu percaya diri.” ucap Anna tertawa.
“ sudahlah. Ayo kita tidur, setelahnya ayo pulang, pasti daddy dan Mommy sudah menunggu akhir kisah kita.” ucap Alex.
“ kau tidur disini?” tanya Anna.
“ yap?”
“ Bukalah kamar untukmu sendiri.” geram Anna.
“ ayolah. Bukankah kau yang memintaku tidur sekamar denganmu tadi?” goda Alex.
“ ya. Dan kau lupa jika tadi kau menolakku?”
“ kau semakin pintar bicara.” ucap Alex tertawa. Setelahnya, pria itu memilih berbaring di kasur berukuran double bad tersebut.
" kau tahu Anna? Cinta tidak selalu berhubungan dengan Se*." ungkap Alex.
" kau tidak harus melakukan se* hanya untuk membuktikan cintamu. Ingatlah selalu ini Anna. Berikanlah harta berhargamu kepada suami mu kelak." ucapan alex membuat Anna terdiam dan memilih berbaring di sebelah Anna.
" tapi aku menyukaimu." ungkap Anna.
" cinta dan suka itu berbeda, Anna. Kau bisa menyukai lebih dari satu orang, tak peduli siapa jika orang itu- yang terprnting ia sesuai kriteria mu kau bisa menyukainya. Misal kepada idol dan sebagainya.
Namun cinta..,
Meski ia tidak sesuai kriteria mu sekalipun, jelek dan lemah- kau akan selalu menerimanya.
Bukan karena ia tampan atau bagus kau mencintainya. Namun karena kau mencintai nya lah kau akan melihat orang itu tampan." ungkap Alex panjang lebar.
" cinta itu perasaan yang rumit." ucap Anna mulai mengantuk.
" kau akan mengerti jika kau sudah dewasa." ucap Alex mengelus rambut Anna. Tampak Anna yang tidak menjawabnya karena mulai tertidur.
__ADS_1
" sama seperti ku yang bisa menyukai mu, Anna. Tak peduli asal usulmu. Tak peduli aku yang memiliki ketakutan pada orang luar. Namun padamu..., seolah aku ingin selalu di dekatmu.
Berkembanglah dan jadi orang dewasa, pada saat itu tiba- akulah yang akan datang dan menyatakan perasaanku padamu." ungkap Alex.