
Setelah acara ramah tamah lalu di lanjutkan menentuan hari dimana Diana dan Rafael akan menikah, hal yang paling terpenting dari semua itu tentu saja fitting gaun pengantin.
“ bu.., bukankah dari pada membelinya, ada baiknya kita menyewa gaun pengantin saja? Lagi pula, aku ingin menikah hanya sekali seumur hidup jadi setelah pernikahan itu, gaun pegantin itu tentu takkan lagi terpakai- bukan?” usul Diana.
“ tapi itu adalah pesta seumur hidup. Anggap saja ini adalah hadiah dari kami untukmu.” ucap Karen yang bersikukuh.
“ mom, yang di katakan Diana ini benar.” bela Rafael.
Karena tampaknya, ibu kandungnya ini mulai cemberut- Rafael tahu jika mommy Karen tak ingin permintaannya ini di bantah. Dengan menghela nafas kasar- Rafael berucap;
“ baiklah, mommy bisa mendesignkan gaun untuk Diana, tapi sebisa mungkin yang sederhana saja, sehingga tidak hanya di pakai untuk pernikahan saja, namun masih bisa di pakai untuk pesta lainnya.” ucap Rafael mengalah.
“ ada baiknya jika kita buat design antara gaun dengan rumbaian yang memanjangnya- terpisah, jadi jika gaun itu ingin di pakai lagi- bisa di lepas rumbaiannya, bagaimana?” ucap Kyara memberi usul.
“ kurasa itu ide yang bagus.” ucap Karen senang.
“ baiklah, untuk designnya, kami serahkan padamu, Kyara.” ucap Abigail.
” tentu, uncle.” ucap Kyara.
Fitting gaun pengantin beres, Design dari Kyara tinggal di serahkan pada penjahit dan menunggu jadi saja.
Untuk pesta, tentu saja pesta sederhana, karena setelah pernikahan itu, Rafael masih harus kembali dengan rutinitas rumah sakit- sehingga sebisa mungkin Rafael hanya ingin mengadakan pesta sederhana yang takkan membuat repot dan menghabiskan tenaga.
Untuk undangan juga di urus oleh Kyara. Wanita itu memang dapat di andalkan dalam urusan design apapun.
💒💒
Dan tanpa terasa hari pernikahan telah tiba. Di awali dengan pemberkatan gereja, lalu di lanjutkan dengan upacara keyakinan milik Rafael, akhirnya Diana dan Juga Rafael resmi menjadi suami dan istri.
__ADS_1
Pesta pernikahan pun di adakan.
Kyara melihat kesekeliling.
“ Nath tak dapat kemari, ia beralasan jika ia sedang banyak pekerjaan.” ungkap Enny yang tahu jika Kyara mencari sosok Nath.
“ di umurnya yang tak lagi muda, apakah ia masih menjadi pengrajin?” heran Kyara.
“ entahlah, ia orang yang keras kepala. Aku berulang kali meyakinkannya mencari pegawai atau memperluas pekerjaannya, namun ia selalu beralasan jika mencari pegawai sama saja mengajari dari nol. Dan beragam alasan lainnya.” ungkap Enny.
‘ tipe yang tak mau berkembang menjadi lebih baik. Tak heran jika dulu uang 200 juta yang di berikan Mick tak juga berkembang dan tak membuatnya sukses.’ batin Kyara.
*
“ kau sudah pulang?” tanya Alice melihat sosok Bram di pesta pernikahan Diana.
“ tentu saja, mana mungkin aku tak datang ke pernikahan uncle Rafael.” ucap Bram.
“ menyenangkan.” jawab Bram sekenanya.
“ kau juga, bagaimana perkembanganmu dengan Anna?” goda Bram.
“ Anna adalah gadis yang pintar, saat kalian tak dapat membantuku, ia bisa di andalakan dalam sebuah misi.” ucap Alex yang tahu maksud dari perkataan seorang Bram.
“ bukan itu maksudku.” ucap Bram kesal. Alex memang pandai namun ia sama seperti Kyara yang polos.
“ so?” heran Alex.
” lupakan.” ucapan Braam hanya di balas tawa oleh Alice.
__ADS_1
....😭😭😭...
...Hai hai hai...
...Maaf reader...
...Author upnya lama...
...Soalnya😱...
...Soalnya😱...
...Soalnya😱😱😱...
...Laptop author heng lagi...
...Padahal😢...
...padahal 😢...
...padahal😢😢...
...Authot dah ngetik naskahnya sampai bbrpa bab...
...Klo henk gini kan...
...Otomatis karya author hilang...
...Dan parahnya lagi blm sempet ke save😭😭😭...
__ADS_1
...Galau aku tuh😢😢😢...