My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
keributan di Mall


__ADS_3

“ kalian makan permen saja, jangan membuat keributan.” ucap Kyara memberikan kedua permen Lolipop kepada Mick juga Gabe.


“ ini salahmu.” ucap Gabe.


“ salahmu.” balas Mick.


Mendengar Mick juga Gabe yang berdebat Kyara hanya memberi tatapan kesal.


“ maaf.” ucap kedua pria itu menciut. Dan Rafael yang melihatnya hanya mendengus kasar.


Namun selang tak lama, ada keributan lain dari dalam Mall tersebut. Lagi- lagi ada begal datang dan menodongkan pisau kepada para pengunjung yang lain.


“ sial! Minggir! Minggir! Kalian tidak lihat aku membawa pisau! Minggir!” teriak begal itu menodongkan pisaunya agar para pengunjung itu menghindarinya dan memerikan jalan.


“ tuan, apa kau tahu artinya jika kau membawa benda itu?” tanya Gabe.


“ artinya aku bisa menusuk perutmu menggunakan pisau ini.” ucap Begal itu marah.


“ salah!” ucap gabe mengibaskan permennya.


“ hah?” heran begal itu.

__ADS_1


“ artinya, jika kau tidak bisa menggunakan pisau itu kau akan berada di bawah kakiku.” ejek gabe.


“ Ap.., Breng..” ucap Begal itu penuh amarah hendak mengacungkan pisau itu ke arah Gabe.


Namun Gabe meraih tangan begal yang mengacungkan pisau itu, memeluntirnya, menjegal kaki begal itu lalu meraih kerah baju begal itu dan seketika membanting begal.


“ aku sudah bilangkan, jika kau tidak bisa menggunakan pisau itu kau akan berada di bawah kakiku.” ucap Gabe yang telah membalik tubuh begal itu menghadap lantai dan menduduki ke dua tangannya.


“ biasa, para begal itu hanya modal gertak doank.” ucap Mick.


“ tapi bukankah begal seperti ini biasanya bukan satu orang saja? Pasti ada temannya yang membantu begal ini supaya mudah lolos.” ungkap Kyara.


Dan benar saja, ada pria lainnya yang menyerbu ke arah Mick dan Kyara, namun secepat kilat, kaki panjang Mick menendang pria itu hingga ke udara dan;


“ apa kalian pikir yang bisa melawan kalian hanya satu orang saja?” ungkap Mick.


Namun belum sempat menjawab, suara teriakan orang sekitar mengalihkan pandangan Mick juga Gabe, tampak Kyara yang di sandera salah seorang pria, mungkin teman dari kawanan begal itu.


“ kasihan.” ungkap Gabe.


“ ya, jika kau kasihan pada wanita ini, cepat lepaskan temanku itu.” ucap begal yang menyandera Kyara.

__ADS_1


“ aku tidak berkata padamu.” ungkap Gabe itu.


“ tapi kasihan itu untukmu.” ucap Mick menimpali.


“ Argh!!” Dan benar saja, suara teriakan itu berasal dari begal yang menyandera Kyara lantaran kakinya di injak menggunakan stiletto Kyara yang lancip.


“ uh!! itu pasti sakit! Itu pasti sakit.” ucap gabe meringis.


Dan saat begal itu meregangkan lengannya secepat kilat, Kyara melonggarkan lengan pria itu dan memberi tendangan putaran. Tampak jika begal itu hampir terlempar menuju pinggir lantai 3 dan terjatuh ke lantai satu sebelum akhirnya Rafael menangkap kaki pria itu sambil meniup permen karetnya.


“ kau tahu? Wanita itu sangat menyeramkan di saat marah.” ungkap gabe hendak mengikat mereka dengan tali.


“ di tambah jika wanita itu bisa beladiri.” ucap Rafael.


“ lebih menyeramkan lagi jika mereka membawa sepatu berhak lancip.” jawab Mick.


“ dan semua hal itu ada pada wanita yang sedang kau sandera.” ucap Mick juga Gabe tertawa terbahak- bahak.


0o0


hai hai hai!

__ADS_1


tak lelah sang penulis amatir meminta para reader untuk meninggalkan jejak ya ^_^


saan dan coment kalian di tunggu lho


__ADS_2