My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
S2 Anna


__ADS_3

“ siapa wanita ini?” tanya Alex ketika Mick membawa seorang wanita muda.


“ apa ini selingkuhan papa?” tanya Alice.


“ uncle? Sejak kapan kau jadi daddy sugar? Kau tidak lihat jika wanita ini bahkan seumur Alice dan Alex.” ungkap Bram yang kebetulan bermain kerumah Mick.


“ ini adalah Anna.” ungkap Kyara.


“ mama? Kau mendukung papa menjadi daddy sugar” ucap Alice tak percaya. Mendengarnya Kyara hanya menatap Mick dan tertawa.


“ sejak kapan papa berani selingkuh dari mama mu?” geram Mick.


“ benar! Sejak kapan papa yang budak cinta mama menjadi suka selingkuh!” ungkap Alex.


“ siapa yang budak cinta?” geram Mick.


“ tentu saja kau, papa.” ucap Alex dan Alice bersamaan. Mendengarnya Kyara semakin menertawakan Mick.


“ sudahlah lupakan, kau ingat jika Bram pernah menyelidiki seorang Police yang memperkosa gelandangan gila?” tanya Mick.


“ ya?” ucap Alex berusaha mengingat.


“ ini adalah anak dari gelandangan gila itu, ia di perkosa kekasihnya namun sang kekasih meninggalkannya begitu saja dan membuatnya menjadi gila. Sekarang, papa sudah memasukkan sang gelandangan ke rumah sakit jiwa agar di rawat di sana dan takkan menjadi korban asusila lagi. Sementara ibunya di rawat di rumah sakit jiwa, kami memutuskan merawat anak ini.” ucap Mick.


“ sebenarnya mama ingin mengangkatnya menjadi anak, namun mengingat ia masih memiliki ibu kandung dan sewaktu- waktu ibu kandungnya mungkin bisa sembuh kejiwaanya- kami memutuskan hanya merawatnya.” ucap Kyara.


“ kami memberi namanya Anna, uncle kalian- Rafael telah memeriksa nya dan menduga umurnya baru 17 tahun, karena ibu kandungnya memiliki mental yang kurang ia tak bisa berbicara karena tak pernah di ajari berbicara. Aku harap kalian bisa berteman dengannya.” ungkap Kyara.


“ kenapa tidak meminta aunt Lily untuk merawatnya mengingat aunt telah pensiun aku rasa ia akan sangat senang mengajar Anna.” ucap Bram.


“ kalian benar.” ucap Kyara menepuk tangannya lalu bergegas mengambil handphone nya untuk menghubungi Lily.

__ADS_1


“ mama kalian itu memang cerdas namun sangat lemot.” ucap Bram.


“ bukankah itu yang membuat nya imut?” ucap Mick dengan senyum konyolnya.


‘ dan ia tak mau di sebut budak cinta dari mama?’ batin Alex dan Alice.


***


“ siapa yang menelephone?” tanya Gabe.


“ Mick dan Kyara, mereka ingin aku mengajari seorang anak yang ia rawat.” ucap Lily.


“ lalu kenapa kau terlihat lesu begitu? Bukankah harusnya kau senang akan bertemu dengan sahabatmu lagi?” tanya Gabe memeluk pundak Lily.


“ ini bukan soal Kyara ataupun Mick.” ucap Lily.


“ lalu? Apa soal Alana? Tenang saja, aku sudah mengatasi pembobol yang berusaha mencuri program milik Nick.” heran Gabe.


“ bukan soal itu juga.” ungkap Lily.


“ bukan soal itu, sayang.” ucap Lily merajuk.


“ lalu?” heran Gabe.


“ ini soal Yudha.” ucap Lily.


“ siapa?” tanya Gabe yang bingung mendengar nama yang tampak asing di telinganya.


“ apa kau ingat dulu aku pernah bilang jika ada seorang murid yang menyatakan perasaan padaku?” tanya Lily.


“ ya?” heran Gabe.

__ADS_1


“ sekarang ia menjadi pengajar di tempat Emma kuliah dan lebih parahnya lagi Emma menyukai Yudha.” ucap Lily.


“ lalu mengapa kau risau?” heran Gabe.


“ aku takut ia akan membalas dendam padaku melalui anak kita.” ucap Lily takut.


“ jika ia mencintai mu, ia takkan melakukan itu, ia pasti akan bahagia melihatmu bahagia bukan malah membalasmu lewat anak mu.” ungkap Gabe mengecup pipi Lily.


“ aku harap begitu.” ucap Lily.


“ sudahlah ayo tidur, bukankah besok kau akan kerumah Kyara?” tanya Gabe berbaring di kasurnya.


“ aku tidak mengantuk.” ucap Lily berbaring di tubuh Gabe.


“ bukankah kau bilang jika kau sedang tak ingin?” goda Gabe.


“ aku tidak bilang sedang ingin koq, aku hanya bilang jika aku tak mengantuk.” goda Lily.


“ kau bilang begitu tapi kau malah menggodaku.” geram Gabe karena Lily mulai menarikan pinggulnya di milik Gabe yang masih tertutup selimut.


“ aku tidak sedang menggoda, Gabe.” goda Lily namun tampak jika wanita yang tak lagi muda itu semakin menggoda Gabe dengan melenguh kecil di telinga Gabe.


“ kau sedang menggoda harimau lapar, nona.” geram Gabe mulai mengukung Lily.


“ aku bukan lagi nona- tuan Gabriel. Kau lupa jika aku telah memiliki anak?” ucap Lily tertawa.


“ sayangnya tubuhmu tidak mengatakan hal itu.” ucap Gabe memulai mencium istri kecilnya dan memulai malam panas mereka.


0o0


hai! hai! hai!

__ADS_1


penulis amatir kembali cuma mau ngingetin untuk selalu dukung author ya


semakin banyak coment dan sarannya semakin sering author up lho ^_^


__ADS_2