My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
S2 makan bersama


__ADS_3

“ apa dia yang bernama Anna?” tanya Lily begitu di rumah Kyara.


“ ya, bukankah ia manis? Aku ingin mengangkatnya menjadi anak namun suami ku tak memperbolehkannya.” uca Kyara.


“ benarkah itu? Kalau begitu biar aku yang mengangkatnya menjadi anak.” ucap Lily antusias.


“ ini bukan masalah boleh atau tidak. Kau tidak lupa kan, sayang? jika Anna masih memiliki ibu kandung? Bagaimana jika sewaktu- waktu ibu kandungnya sembuh dan mengambil kembali Anna. Karena biar bagaimana pun kau tidak bisa menjadi orang tua angkatnya tanpa persetujuan dari keluarganya. Dan keluarganya pun harus dalam keadaan psychology yang sehat dan dalam keadaan sadar sepenuhnya.” ucap Mick panjang lebar.


Memuat Kyara dan Lily terdiam. Melihatnya Mick hanya menghela nafas dan akhirnya memeluk pundak istri kecilnya sebelum berucap.


“ maafkan aku, aku bukannya tidak memperbolehkanmu merawat Anna, tapi untuk mengurus sebuah catatan- pemindahan wali asuh anak- tidak segampang yang kau bayangkan.” ucap Mick. Mendengarnya membuat Kyara menyenderkan kepalanya di bahu sang suami.


“ tidak apa, Mick aku dapat mengerti.” ucap Kyara.


“ lagi pula jika kau memang ingin seorang anak lagi aku bisa mengabulkannya.” ucap Mick hampir mencium Kyara namun di hentikan oleh wanita itu.


” kau tidak lupa jika umurku sudah hampir 54 tahun kan?” ucap Kyara.


“ itu tidak masalah selama kau belum menopause.” ucap Mick.


“ tapi tetap bahaya jika hamil di umur itu.” ungkap Lily.


“ kau ini meremehkan aku? Aku ini juga pernah kuliah kedokteran.” ucap Mick menatap Lily.


“ sudahlah kalian, Lily- mulailah mengajar Anna. Mulailah dari mengajarinya berbicara.” ucap Kyara hendak membuatkan minum.

__ADS_1


“ aye..” ucap Lily memberi hormat.


***


“ i’ m home.” ucap Alex dan Alice mencium pipi dan kanan Kyara.


“ kau sudah pulang, sayang? Mandilah dulu, kebetulan ada Lily, ayo kita makan bersama.” ucap Kyara.


“ apakah Aunt mengajar Anna?” tanya Alice.


“ ya.” ucap Kyara sibuk dengan adonan masakannya. Dan tepat pada saat itu Anna datang bersama dengan Lily.


“ kebetulan kalian sedang berkumpul, Anna- tunjukkan apa yang sudah kita pelajari hari ini.” ucap Lily memberi dorongan kepada Anna.


“ na..., nama ku Anna.” ucap Anna terbata.


“ te...rima ka..sih untukmu.. ka.., rena telah me..rawat dan mem... beri ku tem..pat ting..gal.” ucap Anna.


“ aku rasa butuh latihan beberapa kali lagi agar ia lancar berbicara.” ungkap Mick.


“ itu tak masalah anak manis.” ucap Kyara mencium pipi Anna.


“ ayo kalian mandilah dulu, Alice- Mommy minta tolong agar kau memandikan Anna, mommy sudah membelikannya baju ganti, tapi masih di dalam tas di sana.” ucap Kyara menunjuk tas belanjaan di ruang keluarga.


“ aye.” ucap Alice meberi hormat pada Kyara sebelum mengambil tas belanjaan yang berisi pakaian untuk Anna.

__ADS_1


***


Alex telah rapi duduk di meja makan menunggu masakan Kyara siap. Di hadapannya ada Mick yang sibuk dengan tablet nya- mengurus urusan kantor yang di tinggalkan grandma Elizabeth. Dan Lily asik membantu Kyara. Sampai suara canda dan tawa keluar dari kamar Alice. Alex menoleh ke sumber suara dan begitu terkejut melihat rupa Anna yang telah rapi dan segar dengan baju terusan untuk tidur yang melekat pada tubuhnya.


Selama ini, Alex hanya melihat rupa Anna yang hanya memakai baju kebesaran sehingga tak memperlihatkan pesona nya sama sekali- bahkan kala pertama bertemu saja wanita muda itu tampak begitu lusuh layaknya pemulung.


Dan kini di hadapan Alex- Anna telah bermetamarfosis menjadi wanita remaja yang sungguh cantik, tinggi semampai, rambut hitam ikal pendek yang memperlihatkan leher jenjangnya dan beberapa isi di beberapa bagian meski tak sebesar Kyara dan juga Lily namun tetap dapat membuat seorang Alex kegerahan sampai menelan salivanya dengan susah payah terutama melihat baju terusan Anna yang hanya di atas lututnya memperlihatkan kakinya yang jenjang.


Dan perubahan di diri Alex dapat di tangkap dengan jelas oleh Alice.


‘ aha.’ batin Alice menampilkan smirk smilenya.


“ kemarilah anak manis kita makan bersama, kau juga Alice.’ ucap Kyara meletakkan beberapa makanan di meja makan.


Sengaja Alice menyuruh Anna duduk berhadapan dengan Alex sementara ia duduk di sebelah Lily. Alice melihat dengan jelas jika beberapa kali seorang Alex mencuri pandang melihat Anna makan dengan lahapnya selain karena memang masakan Kyara yang sangat enak, Anna tak pernah makan makanan yang ada di hadapannya selama ini.


Alex sempat terpesona, namun mengingat jika ia dan Anna yang terpaut jarak hampir 10 tahun membuat Alex menyangkal jika hanya terkejut saja melihat perubahan dalam diri seorang Anna dan akhirnya meneruskan makannya dengan santai.


‘  Tunggu saja! Lambat laun aku akan membuat Alex mengatakan dengan mulutnya sendiri jika ia menyukai Anna.’ batin Alice.


0o0


hai hai hai hai


maaf author jarang up

__ADS_1


soalnya di dunia nyata author juga btuh makan sie sementara penghasilan dari novel belum bisa author ambil jadi author nyari makan dulu hingga lupa ngurus karya author nie >_<


__ADS_2