
π±π±suara desing ponselπ±π±
β halo?β sapa Mick.
β halo? Katakan pada keluargamu untuk bersiap- siap.β ucap mommy Karen melalui panggilan telephone. Bahkan tanpa berbasa basi sama sekali.
β apa? Untuk apa?β heran Mick.
β si bungsu Rafael hendak melamar wanita. Tentu saja kita sebagai keluarganya seharusnya datang untuk melamar keluarga wanita.β ungkap Karen.
β Aunt, aku ini hanya keponakanmu, seharusnya kau menelpon Gabe atau Cifer.β ucap Mick. Cifer panggilan untuk Lucifer- anak tertua dari Karen.
β oh, iya. Kau benar. Maaf sudah menganggumu.β ucap Karen.
β no problem, by the way. Siapa wanita yang mau dengan si Rafael?β heran Mick.
β kau ingat Diana?β
β anak asuh Gabe?β heran Mick.
__ADS_1
β ya, setelah tak lagi jadi anak asuh Gabe- ia akhirnya memutuskan bersekolah di kedokteran. Dan setelah lulus menjadi dokter dan mengesahkan sumpah dokternya- ia akhirnya bisa menjadi seorang dokter. Namun, karena prestasinya, ia malah di pindahkan ke rumah sakit milik El, kurasa perasaan mereka muncul dari sana, mengingat mereka yang sering bertemu. Apalagi, ternyata- Diana adalah asisten yang di tunjuk Rafael sendiri.β ungkap Karen.
β begitu? Kalau begitu, aku akan bertanya pada istri juga anak- anakku dulu, apakah mereka mau menemani keluarga besar dalam menemui keluarga Diana.β ucap Mick.
β okey, aku tunggu kabar baiknya. see you.β ucap Karen mematikan sambungan telephone.
π‘π‘π‘
Sementara itu, sebelum keluarga besar Willis datang menemui keluarga Diana, wanita itu memutuskan untuk memberitahu keluarga besarnya terlebih dahulu. Karena Diana melarang Rafael untuk ikut, akhirnya- Rafael memilih untuk diam- diam memasang Mice juga kamera mini yang akan merekam; kemana wanita nya itu pergi.
Bukannya Rafael tak percaya, namun ia melakukan ini karena; biar bagaimana pun pria itu ingin tahu tanggapan dan reaksi keluarga Diana padanya.
Rafael memang yakin Diana tulus padanya dan Simon sendiri adalah sahabat dari kakak nya- jadi ia percaya pada pria itu, namun Rafael jarang berinteraksi dengan Johan atau pun Enny- sehingga tidak tahu persis hati dan sifat mereka.
β iya, ma.β jawab Diana.
β bukan Tn. Gabe kan?β tanya Enny.
β ya tidaklah, mah. Dia kan sudah memiliki istri bahkan anak. Mana mungkin aku menjadi orang ketiga di dalam hubungan mereka. Aku tak mau merusak hubungan orang lain karena aku sendiri tahu bagaimana sakitnya perasaan keluarga yang di selingkuhi.β ucap Diana.
__ADS_1
β lalu?β heran Enny.
β Rafael. Ia yang akan melamarku.β ungkap Diana.
β siapaβ heran Enny.
β ia tak tahu siapa aku?β heran Rafael yang mendengar pembicaraan mereka.
β adik uncle Gabe. Bukankah waktu itu ia juga membantu dalam menjebak ayah juga wanita medusa itu, ma?β terang Diana.
β kejadian itu sudah sangat lama, dan mama juga jarang bertemu dengan keluarganya. Jadi seingat mama keluarga Willis itu adalah Tn. Gabe.β ungkap Enny.
β iya sih.β batin Rafael. Mengingat jika Rafael sendiri selalu sibuk di rumah sakit miliknya, ia bahkan jarang pulang kerumah dan lebih sering pulang ke apartment yang dekat dengan rumah sakit miliknya.
β iya, sekarang ia yang menjadi atasanku di rumah sakit tempatku bekerja.β ungkap Diana.
β begitu? Ya sudah, aku akan mengatakannya pada papa kalian dulu, mama bersyukur kamu akhirnya menikah. Kau sudah hampir kepala 4 dan belum memiliki kekasih, mama jadi merasa bersalah karena kamu tidak menikah karena memikirkan mama dan keluarga kita.β ungkap Enny merasa bersalah.
β itu tak apa, ma. Mama sudah cukup menderita karena ayah. Diana cuma ingin mama bahagia.β ungkap Diana. Sementara, tampak jika Johan yang hanya terdiam sedari awal kepulangan Diana.
__ADS_1
β Johan, kenapa kamu hanya diam?β heran Enny yang melihat Johan hanya terdiam sedari awal Diana pulang dan mengatakan jika keluarga Willis akan datang ke kediaman mereka.
β tidak ada apa- apa, ma.β ucap Johan. Pria itu hanya menatap ke arah Diana dan menunggu mama kandungnya itu menghubungi papa sambungnya.