
Sesuai yang di janji kan, akhirnya mereka sekeluarga datang ke ibu kota untuk merayakan ulang tahun putri dari kakak kandung Kyara.
“ selamat, ya. Putri nya cantik.” ungkap Elizabeth mencium pipi menantu tiri nya itu.
“ iya, tante.” ucap Ika, istri dari Edward.
“ koq, tante? Panggil mommy donk, atau mama juga gapapa, atau grandma.” ucap Elizabeth riang. Namun rasa canggung masih terlihat di wajah istri dari kakak kandung Kyara tersebut.
“ selamat ya kakak ipar.” ucap Kyara menimpali sambil mencium pipi Ika.
“ makasih Kyara.” balas Ika.
“ ini buat si cantik.” ucap Kyara menyerahkan beberapa set perlengkapan baby.
“ ah, terima kasih, ngomong- ngomong yang di belakang?” ucap Ika melihat wajah yang tampak asing menurutnya.
“ aku, Michael, kakak tiri Kyara, panggil saja aku Mick.” ucap Mick dingin.
“ eng.., dia memang agak sengklek, kak biarkan saja.” ucap Kyara melihat kecanggungan dari Ika mendapat respon yang dingin dari Mick.
“ yang kau maksud sengklek siapa?” geram Mick menarik hidung Kyara.
“ uph! Kenapa kau suka sekali menarik hidungku?” geram Kyara.
“ kenapa mulutmu itu tajam sekali.” ucap Mick membalas perkataan Kyara. Membuat Kyara geram sendiri namun Mick hanya membalas geraman Kyara dengan menjulurkan lidah.
“ sudah- sudah, kalian ini setiap bertemu sudah seperti kucing dan tikus saja, nanti keponakan kalian bangun lho.” ungkap Elizabeth menengahi.
__ADS_1
“ ngomong- ngomong, mana si Nicholas? Apakah dia tidak datang kemari?” heran Edward.
“ katanya masih perjalanan, nanti malam dia baru sampai sini.” ungkap Adam membela anak kesayangannya itu.
“ oh, kita sudah memesankan kamar untuk kalian, tapi hanya untuk dua kamar, kami tidak menyangka jika kakak Mick akan hadir.” ungkap Ika.
“ tidak apa- apa, aku akan memesan kamar sendiri.” ucap Mick ringan.
---
Setelah memesan kamar untuk Mick, semua keluarga akhirnya memutuskan kembali kekamar setelah sebelumnya berbincang- bincang sebentar.
Jam menunjukkan pukul 8 saat kyara mengendap- ngendap keluar menuju kamar Mick yang tepat bersebelahan dengannya.
Tok- tok. Suara pintu di ketuk.
“ siapa?” ucap suara dari seberang kamar.
“ um.., aku bosan dikamar.” ungkap Kyara.
“ kau mau mengajakku jalan- jalan?” ucap Mick menggoda.
“ aku mau main di kamarmu saja. Lagi pula masih ada hutang yang belum aku bayarkan.” ucap Kyara malu- malu.
Mick hanya tersenyum sebelum akhirnya menarik Kyara kekamarnya dan langsung mengunci kamarnya.
“ kau ingin membayar hutang? Atau kau yang memang ingin bermain bersama ku?” ucap Mick dengan smirk smile nya.
__ADS_1
“ sumpah demi apapun wajahmu saat ini sungguh menyebalkan.” ungkap Kyara kesal.
“ benarkah? Tapi wajah mu saat ini sangat imut.” goda Mick.
--
“ kau berhutang banyak padaku jadi jangan harap aku akan membiarkan mu tidur malam ini.” ucap Mick mulai menyatukan miliknya.
“ aku harap begitu brother.” lenguh Kyara.
“ kenapa kau berpikir aku tidak akan bisa?” ucap Mick masih belum menggerakkan miliknya.
“ kau tidak dengar ayahku tadi bilang apa? Adikku akan tiba malam ini.” ucap Kyara.
“ I don’t care for your little brother. Aku hanya mempedulikan dirimu.” ucap Mick mulai memacu miliknya.
😁😁😁
bkn cruzy up tapi tak usahain sll up begitu selesai review
😘
selama blm up bisa baca karya author yg lain
dan tgl jejak disana ya
dukung trus author
__ADS_1
coment kalian sungguh berharga😍😍
see you next time🤗