My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
s2 menyerah mengejar


__ADS_3

Yudha kembali ke ruangannya dalam keadaan bingung. Ia merasa ada sesuatu yang aneh. Sesuatu yang berbeda.


Benar, jika biasanya Emma akan aktif bertanya- pertanyaan yang membuat seorang Yudha- kesal, kali ini Emma tergolong pasif. Bahkan waktu pelajaran berakhir wanita muda itu tak lagi cari perhatian dengan membawakan tas Yudha atau sekedar memberi salam.


‘Apa dia sedang menghindariku?’ Heran Yudha.


Pria itu lebih terheran lagi pada nilai ujian dadakan yang di berikan Yudha. Jika biasanya Emma selalu mendapatkan nilai merah, yang Yudha yakin agar terus bisa mengulang pelajaran tambahan dengan Yudha- kali ini pria itu begitu terkejut akan nilai sempurna milik Emma.


‘Apa sesungguhnya wanita itu adalah pribadi yang pandai? Benar! Ia adalah anak dari Lily juga tuan Gabriel- yang aku tahu bahkan selalu loncat kelas dan menyelesaikan pendidikannya di usia belia, akan sangat aneh jika anak mereka tak pandai.’ batin Yudha yang tahu pasti orang seperti apa Gabriel di masa muda.


Itu sebabnya begitu tau jika seorang Lily- wanita yang Yudha pernah sukai- mencintai seorang Gabriel- Yudha harus rela mundur sebelum maju berperang.


Yudha yakin, sebenarnya Emma adalah pribadi yang pandai bahkan Yudha yakin jika Emma lebih dari pandai namun demi untuk melihat Yudha- Emma merelakan SKS nya dan berpura- pura memainkan karakter gadis yang bodoh. Dan itu semua hanya untuk menarik perhatian Yudha yang juga merupakan dosen bagian penertiban Mahasiswa.


‘Apa dia mulai menyerah mengejarku?’ Batin Yudha. Tiba- tiba ia mengepalkan tangannya dan membuat kertas ujian milik Emma yang di bacanya- kusut.

__ADS_1


‘Tidak! Ia pasti hanya ingin membuatu tersanjung.’ Sanggah Yudha. Ia sendiri tak tahu mengapa ia bisa merasa kesal saat tahu Emma tak lagi mengejarnya.


Perasaan yang tak ia rasakan bahkan ketika melihat seorang Lily memutuskan menikahi Gabriel Willis. Ia menatap pada layar ponselnya dan tersenyum. Ia ingin memastikan apakah anak didiknya itu benar- benar menyerah soal pria itu atau hanya ingin membuat seorang Yudha tesanjung.


🌸🌸🌸🌸


di sisi lain.


Rafael sedang mengemudikan mobilnya ke sebuah Club. Setelah mendengar kata- kata Gabe- entah mengapa dada Rafael terus berdenyut nyeri. Ia mengakui jika ia terus merasa sesak membayangkan jika suatu hari nanti Diana datang mengenalkan kekasihnya. Atau lebih parah lagi wanita itu datang dengan membawa kartu undangan pernikahan kepada Rafael.


Setelah tiba di tempatnya, Rafael melihat kesekitar dan mencoba mencari sesosok yang di carinya.


‘ Diana!’ batin Rafael tersenyum melihat sosok yang di carinya. Namun senyum itu berubah menjadi tatapan amarah melihat ada salah seorang dokter muda yang berusaha mengajak minum Diana. Dengan langkah panjang Rafael menuju sosok yang di tuju.


“ Dokter Rafael?” ucap para kerumunan dokter dan Perawat itu dengan terkejut. Begitu juga dengan Diana yang tak menyangka jika Rafael akan menyusul mereka ke tempat mereka mengadakan acara pengakraban diri.

__ADS_1


Tanpa ada niat menjawab pertanyaan mereka, Rafael memilih meminum habis minuman yang di tujukan untuk Diana. Dan setelah menghabiskan minuman itu dalam sekali tegukan- Pria itu langsung membanting gelas kaca itu hinga pecah dan membuat orang di sana terkejut- begitupun dengan Diana yang tampak terheran melihat kelakuan Rafael yang seolah terbakar Emosi.


Rafael menatap ke arah Diana yang terkejut karena melihat tatapan emosi pria itu. Tanpa permisi, Rafael menarik tangan Diana membuat wanita itu terpaksa mengikuti kemana arah pria itu menariknya.


Tatapan heran dan segudang pertanyaan yang di lontarkan teman- teman seprofesi dengan Rafael tak pria itu hiraukan. Yang Rafael ingin kan hanyalah membawa Diana pergi.


💜💜💜💜


hai hai


maaf author jrg up


pasca vaksin- author memang lagi sakit jadi beberapa minggu ini cuma bisa di kasur tanpa bsa megang karya author


sementara juga g bsa up banyak- banyak

__ADS_1


harap di maklumi🙏🙏🙏


__ADS_2