My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
POV Anna Bertemu dengan Ny Lily


__ADS_3

Aku menatap ke arah seorang wanita yang kata Ny. Kyara adalah sahabatnya. Apakah itu berarti ia seumur dengan Ny. Kyara? Lalu mengapa wajahnya sangat muda? Aku bahkan berpikir ia memiliki umur hampir sama dengan anak- anak Ny. Kyara.


β€œ apa dia yang bernama Anna?” tanya sahabat Ny. Kyara yang aku tahu namanya adalah Ny. Lily.


Dari yang aku dengar, sekarang bahkan Ny. Lily ingin mengangkat ku menjadi seorang anak. Apakah mereka lupa jika aku masih memiliki mama kandung yang menungguku di Rs Jiwa? Meski sesungguhnya aku sangat senang akan ketulusan mereka.


Apakah aku benar- benar anak yang manis? Ya, mungkin memang begitu, aku saja menganggap aku cantik saat aku melihat cermin diriku kala aku selesai di bersihkan, mungkin jika ibuku lebih bersih ia juga sama cantiknya denganku.


Beruntung Tn. Mick sekali lagi mengingatan mereka jika aku masih memiliki orang tua kandung. Orang tua? Aku hanya tahu tentang Mama kandungku. Aku sendiri tak tahu apakah aku masih memiliki ayah kandung atau tidak, aku tak pernah melihatnya, ibuku sendiri tak pernah memberi tahuku seperti apa rupanya, karena setiap mengingat pria yang tak bertanggung jawab itu- emosi mama ku selalu memburuk.


β€œ sudahlah kalian, Lily- mulailah mengajar Anna. Mulailah dari mengajarinya berbicara.” dan ucapan Ny. Kyara membuatku buyar.


Aku tak menyangka, ia bukan hanya merawatku, membersihkanku dan memberiku tempat tinggal namun juga meminta sahabatnya ini mengajariku. Saat ibu ku sembuh dan aku sudah dewasa, aku pasti takkan melupakan jasa mereka.


🌞🌞🌞🌞


Hari pertama Ny. Lily mengajari ku berbicara dan menulis. Aku cukup yakin jika menulis dan membaca. Namun aku tak yakin aku masih bisa bebicara- mengingat aku yang baru belajar berbicara di umurku 17 tahun. Pasti lidahku terlalu kelu untuk berbicara.


Aku hanya tidak percaya jika Ny. Lily benar- bena sabar mengajariku berbicara. Ia mengusahakan agar lidahku yang kelu kembali lentur. Ia bahkan sampai browsing di Internet cara mengajari orang berbicara.


Dari meniup lilin, meniup tisu, memijat daerah sekitar leherku. Langkah awal nya adalah membuat suaraku keluar. Aku mencoba berteriak. Hanya ada angin yang keluar. Berusaha, berusaha dan berusaha Ny. Lily tak menyerah berusaha agar setidaknya aku bisa berteriak.

__ADS_1


β€œ AA.” meski sedikit kaku, aku akhirnya bisa mengeluarkan suaraku.


β€œ astaga, suaramu sangat merdu, sayang. Aku tak sabar mendengarmu berbicara.” ucap Ny. Lily memelukku.


Ini baru teriakan dan beliau mengatakan suaraku indah? Aku sangat tak sabar bisa berbicara.


Seharian aku belajar berbicara. Akhirnya aku dapat menyebutkan sepatah dua patah kata. Aku jadi ingin menunjukkan hasil latihanku pada Ny. Kyara.


β€œ kurasa, cukup latihanmu untuk hari ini. Ayo kita keluar dan tunjukkan pada yang lain apa yang sudah kau pelajari.” ucap Ny. Lily mengajakku untuk keluar.


Aku sendiri tak sabar menunjukkan hasil latihanku pada Ny. Kyara dan Tn. Mick.


β€œ kebetulan kalian sedang berkumpul, Anna- tunjukkan apa yang sudah kita pelajari hari ini.” ucap N Lily memberi dorongan kepada ku. Aku menatap pada Ny Lily sebentar sebelum akhirnya berucap.


β€œ kau pintar sekali, nak.” ucap Lily mengelus kepala Anna. Aku hanya tersenyum lalu menatap pada Ny Kyara.


β€˜ aku harus berterima kasih pada beliau.’ batin ku. Lalu aku memilih menuju pada Ny. Kyara dan membungkuk sebagai rasa Hormat.


β€œ te...rima ka..sih untukmu.. ka.., rena telah me..rawat dan mem... beri ku tem..pat ting..gal.” ucapku tulus.


β€œ aku rasa butuh latihan beberapa kali lagi agar ia lancar berbicara.” ungkap tn. Mick.

__ADS_1


β€œ itu tak masalah anak manis.” ucap Kyara mencium pipiku. Aku mulai suka padanya yang selalu menciumi pipiku. Kurasa jika aku bercermin wajahku akan semerah tomat. Antara malu juga senang pada perlakuannya.


β€œ ayo kalian mandilah dulu, Alice- Mommy minta tolong agar kau memandikan Anna, mama sudah membelikannya baju ganti, tapi masih di dalam tas di sana.” ucap Ny. Kyara menunjuk tas kertas.


β€˜ astaga? Bahkan beliau membelikanku baju?’ batinku merasa tak enak.


β€˜ pdahal, baju ini sudah lebih dari cukup.’ batinku melihat baju kebesaran yang melekat pada tubuhku.


β€œ aye.” ucap anak dari Ny Kyara, siapa tadi namanya...? oh.., iya. Nona Alice. Tampak jika nona Alice memberi hormat pada Ny. Kyara sebelum mengambil tas belanjaan yang berisi pakaian untuk ku.


Kenapa ia memberi hormat kepada ibu kandungnya sendiri? Karena suami dari Ny. Kyara seorang police terhormat kah? Batinku bertanya- tanya.


🌸🌸🌸🌸


Maaf up nya lama


Jg lupa tinggalin jejak yuk


Tunjukkan jika kalian pernah baca karya author


Like dan dukungannya

__ADS_1


Lobe love dan bintangnya jika kalian suka sma karya author😊😊😊


__ADS_2