
Diana duduk di sebelah Rafael dengan gugup. Ia pikir keluarga Rafael takkan bisa menerima dirinya lantaran dirinya pernah menjadi anak asuh dari kakak Rafael yaitu Gabriel.
“ ah. Mommy sangat senang.., karena akhirnya si bungsu- Rafael menikah juga. Setelah bertahun- tahun hanya menunjukkan kecintaannya pada pisau- pisau bedah itu, mommy senang akhirnya kau membawa seorang manusia- perempuan kehadapan kami untuk di lamar.” ucap Mommy Karen senang.
Bahkan saking senangnya, karen sampai memeluk dan menguyel Diana.
“ mom.” geram Rafael.
“ kenapa? Aku kan jujur. Kau tidak lihat jika kau ini sudah kepala 4 dan kau bahkan tak pernah menunjukkan ketertarikan dengan lawan jenis mu? tidak herankan jika mommy senang akhirnya kau membawa seorang wanita untuk kau nikahi?” ungkap Mommy Karen.
” sudahlah. Diana, sebelum kami sekeluarga menemui keluargamu, ada baiknya jika kau melakukan pemeriksaan dahulu.” ucap Abigail- suami mommy Karen, ayah dari Rafael, Gabriel juga Lucifer.
“ pemeriksaan? Untuk apa?” heran Diana.
“ kami dengar kau meminum obat peluruh S***a kan? Sebagai dokter tentu kau tahu resiko dari obat itu. Kami mau kau melakukan pemeriksaan agar rahim mu kembali subur.” ungkap Mommy Karen menangkup dagu Diana.
” ah? Aku tidak mengosumsinya koq, grandma.” ucap Diana yang sudah terbiasa memanggil Karen dengan Grandma.
“ koq grandma? Kau kan akan menjadi anakku juga, mulai sekarang panggil mommy donk.” rajuk Karen.
__ADS_1
“ i.., iya... mommy.” ucap Diana malu.
“ Lupakan itu! Apa maksudmu tidak mengosumsi nya? Aku dengar sendiri jika kau meminta obat itu kepada Gabe, dia sendiri yang mengatakan hal itu kepadaku!” ucap Rafael tak percaya.
“ aku memang memintanya. Aku sedikit sakit hati dan aku sendiri tahu apa yang telah kita lakukan. Meski ini di LN dan bukan di Indonesia- aku tak ingin mama ku malu karena aku hamil di luar nikah.” ungkap Diana memilin rambut ikalnya.
“ lalu?” heran Karen, Rafael, juga Abigail.
“ di saat aku mau meminumnya, terlintas perasaan bersalah dalam benakku. Aku lalu mengelus perutku. Seandainya apa yang aku lakukan, maksudku; kita lakukan benar- benar menjadi sebuah kehidupan, aku akan merasa sangat bersalah karena telah mengambil kesempatan nyawa lain dalam tubuhku untuk merasaan kehidupan. Jadi aku memilih untuk tak meminumnya dan seandainya nanti aku benar- benar memiliki kehidupan lain dalam tubuhku, aku berniat pergi dari kehidupan Rafael selamanya dari pada membunuh nyawa yang tak berdosa.” ungkap Diana lirih.
Mendengarnya, Rafael kemudian mengenggam tangan Diana.
“ nah, kalau memang kau tak memiliki masalah, ada baiknya jika kita segera menemui keluargamu. Aku akan menghubungi keluarga besar kita.”ucap Karen.
“ secepat itu?” ucap Diana terkejut.
“ ya, mengingat umurku yang tak lagi muda. Dan ada beberapa hal yang harus aku katakan kepada keluargamu.” ungkap Rafael.
“ apa itu?” heran Diana.
__ADS_1
“ aku tak ingin pindah keyakinan. Tapi akupun tak akan memaksakan kau untuk pindah keyakinanmu. Aku ingin kau menerimaku dengan keyakinanku dan akupun akan melakukan hal yang sama.” ungkap Rafael.
“ itu tak masalah, yang terpenting adalah kau memiliki keyakinan. Tapi jika kau memang ingin membicarakannya pada mama ku kurasa tak masalah.” ungkap Diana. Karena mengingat ini di luar negeri- takkan susah menikah dengan berbeda keyakinan, sementara Enny sendiri tak mepermasalahkan soal perbedaan keyakinan.
...😅😅😅...
...Sebelumnya suami Karen yaitu ayah dari Gabriel bernama; Bram....
...Namun karena author lupa, nama Bram juga author gunakan untuk nama anak dari Alana juga Nick....
...Awalnya sempet bingung yang di ganti itu ayah dari Gabriel atau anak dari Alana juga Nick....
...Akhirnya di putuskan nama suami dari Karen lah yang di ganti....
...Karena semua anaknya mengambil dari nama malaikat....
...Rencana nya suami Karen mau aku ganti Olifer tapi aku ganti lagi jadi Abigail. ...
...Dan semua hal tentang suami Karen dan ayah dari Rafael juga Gabriel sudah aku revisi semua lho ya ...
__ADS_1
...Sebelum kalian protes...