
Satu jam tepat, mereka, para pria yang dibawa Dyah, Dyah juga Indra hadir kembali dengan badan yang telah rapi di perban dan senyum mengejek.
“ nona. Selamat malam.” ucap seorang polisi.
“ selamat malam pak.” ucap Kyara sopan. Membuat wajah mengejek para pria itu semakin terlihat, sementara Enny juga Nath sudah mereka suruh ber sembunyi di lantai dua rumah keluarga besar Nath.
“ kami dengar dari klien kami jika mereka telah anda hajar, benar?” ucap polisi itu sopan.
‘ huh? Klien? Mereka membayar police?’ batin Kyara.
“ dari yang saya dengar ada 2 orang pria lagi yang terlibat, kalau boleh tahu mereka ada dimana?” ucap police itu mencari keberadaan Mick juga Gabe.
“ anda mencari kami?” ucap Mick juga Gabe keluar dengan jass rapi lengkap dengan dasi, tuxedo dan berjubah sementara Mick hanya dengan kaos hitam yang membelit tubuhnya juga rompi anti peluru.
“ pak, tangkap mereka! kenapa anda hanya diam?” heran Indra juga Dyah.
“ An…, anda..” ucap police itu berwajah pias.
“ pak? Anda kenapa?” heran Dyah.
__ADS_1
“ kau tidak kenal mereka siapa? Mereka itu Rick Hosten, salah satu anggota mafia terpenting dari CIA juga Ken Richard salah satu anggota dari international police.” ungkap police itu ketakutan. Rick housten adalah nama lain yang di gunakan Gabe sementara Ken Richard adalah nama lain dari Mick di dunia bawah mereka. Sekarang ketahuan kenapa Mick yang hanya berprofesi sebagai police bisa memiliki kekuasaan di mana- mana. Bahkan tampak jika keluarga mereka sangat disegani di dunia atas. Batin Kyara.
“ huh? Tak kusangka nama kami cukup terkenal di sini tuan.” ungkap Gabe.
“ kak, police ini mengatakan jika mereka adalah kliennya, apakah itu berarti mereka membeli hukum?” ungkap Kyara. Yang membuat sontak police itu ketakutan.
“ hem? Benarkah?” ungkap Mick melirik police yang berubah berwajah pias itu.
“ aku yakin jika tidak hanya kau saja, tuan. Bagaimana kalau kau bekerja sama denganku, katakan siapa saja para polisi itu yang telah bermain politik uang di belakang?” ungkap Mick namun hanya di jawab kesunyian.
“ BUAGH!!” sebuah tendangan di layangkan tepat di perut police itu namun sebisa mungkin police itu tak berpindah dari posisinya.
“ siapa saja orang yang bermain hukum di belakang?” lanjut Mick namun masih belum ada jawaban.
“JAWAB!!” ucap Mick dengan keras membuat police itu terjinggit kaget- begitupun orang- orang di belakangnya.
“ huh! Jangan sampai aku bertanya ke tiga kali nya.” ucap Mick dengan senyum meremehkan.
Akhirnya dengan tubuh bergetar menahan takut, police itu membisikkan nama- nama para politik yang bermain dengan hukum.
__ADS_1
“ Rick, kau sudah mencatat ama- nama mereka?” ucap Mick kepada gabe.
“ sure, brother.” ucap Gabe memegang tab nya.
0o0
maaf lama up nya
author lagi bgg nyari kerja sementara
laptop author lagi ga bsa di kompromi
sementara tahu sendiri kalo cuma lewat hape kita ga bisa leluasa ngetik
sementara hape author hanyalah hape jadul yang kadang juga suka mati kalo panas
doain author semoga karya author bisa kontrak bt bantu author biar ga di omeli bokap gegara nganggur masa pandemi gini😫
kalau ada salah mohon koment kasih saran biar author amatir jadi master 21+😑
__ADS_1
see you next time😘