My Police Is My Step Brother

My Police Is My Step Brother
sandiwara


__ADS_3

Sesuai janji akhirnya mereka mengajak keluarga Nath juga Enny menikmati keliling dunia sementara Mick, Gabe juga Kyara selalu mengawasi rumah yang mereka sewa agar tikus masuk perangkap.


Tepat di hari ketiga jelas jika gerak gerik sang wanita yang menjadi selingkuhan pria yang masih menjadi suami Enny terus mencuri- curi kesempatan untuk datang sendiri ke lokasi rumah mewah yang telah kami sewa, akhirnya di putuskan, Kyara dan Gabe untuk sementara datang ke rumah perangkap agar tak memperlihatkan jika rumah itu sebenarnya kosong.


*


Ting! Tong! Suara bell rumah di bunyikan.


“ ya? Siapa?” tanya Gabe bersandiwara.


“ oh? Kau? Ada apa kemari? Melihat anak- anak? Tidak bersama dengan kekasihmu?” ungkap Gabe melihat Dyah hanya sendiri menggunakan hanya motor milik wanita itu.


“ tidak, dia bukan kekasih ku, aku hanya menemani nya mengurus persidangan cerai dirinya dan istrinya. Aku hanya teman SMA nya dulu.” ucap Dyah berpura- pura.


‘ ck, pandai bersandiwara, jelas- jelas dari data yang kami kumpulkan pria itu hanya tamatan SD.’ batin Gabe.


“ lalu?” ungkap Gabe.


“ aku tadi hanya lewat dan karena hujan di luar aku mampir untuk berteduh.” ungkap wanita itu memakai hujan sebagai alasan.


“ oh? Masuklah, aku akan membuatkan minuman hangat.” ungkap Gabe yang hanya di balas senyuman oleh Dyah.


“ eng… ngomong- ngomong kemana kak Eny juga anak- anak.” ucap Dyah yang melihat suasana rumah yang dingin juga sepi.


“ mereka? Aku menyuruh mereka bersenang- senang sampai di hari pengadilan berikutnya.” ungkap Gabe jujur.


Tampak perubahan wajah Dyah yang jelas tampak kesal dan menggertakkan giginya seolah tidak terima. Tapi seketika itu berubah saat Gabe mengantar Dyah ke ruang tamu yang terbuka untuk membuatkan minum Dyah.

__ADS_1


“ rumah anda bagus.” ungkap Dyah dengan tidak tahu malu langsung mengikut Gabe menuju ruang makan yang menjadi satu dengan dapur.


“ ehm.” ucap Gabe enggan menjawab.


Ceklek. Suara pintu kamar dibuka.


“ kalian tinggal di satu rumah?” ucap Dyah terkejut melihat sosok Kyara keluar dari kamar karena kebetulan kamar tamu menuju ruang makan dan ruangan lainnya tidak terbagi oleh sekat apapun, atau memang sengaja Mick memilih rumah yang seperti itu agar gerak- gerik di rumah itu dapat selalu di awasi.


“ hem, dia adalah adik tiri dari sepupu ku.” ungkap Gabe. Seolah memberi tahu bagaimana Enny dapat menemukan Wali asuh seperti Gabe yang namanya sudah di kenal luas.


“ o.., oh, tapi biar bagaimana pun kalian ini perempuan dan pria, dalam satu rumah sendiri, apa tidak bahaya?” ucap Dyah mencoba memprovokasi, mengingat jika Kyara memiliki kekasih yaitu adik dari wanita yang di incar saudara jauhnya.


“ apa lagi ini kan di Indonesia bukan di LN.” ucap Dyah yang tahu jika Gabe bukan berasal dari Indonesia.


“ nona apa kau memiliki kaca?” ucap Kyara mengejek.


“ kalau kau mau tahu kau bahkan sama sekali tak berhak mengatai kami seperti itu.” ucap Kyara ikut duduk di meja yang bertolak dengan Dyah duduk.


“ thanks.” ucap Kyara menerima coffee dari Gabe.


“ makasih.” ucap Dyah dengan bahasa Indonesia namun masih dengan medok jawa.


“ lagi pula akan lebih bahaya jika membiarkan kamu berdua dengan kakak sepupuku.” ucap Kyara menyunggingkan smirk smile nya. Dyah yang mendengarnya menggertakkan giginya dan tangannya pun ikut terkepal di bawah meja.


Sementara dalam hati Gabe juga Kyara sedang bersorak karena bisa memprovokasi wanita itu. Tak jauh dari sana ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dari balik kamera pengawas di benua yang berbeda.


“ lihat ini.” ucap Mick memperlihatkan monitor mini nya kepada Enny juga Nath.

__ADS_1


“ ini?” ucap Nath bingung.


“ seperti yang kau lihat wanita itu mengunjungi rumah yang kemarin kita diami.” ucap Mick.


“ kenapa?”


“ ada beberapa alasan.”


“ satu karena wanita itu memang mengincar Gabe yang bagi nya tampan.” ungkap Mick yang menggaris bawahi kata tampan untuk Gabe.


“ dua, ia mengincar Gabe karena mengira Gabe memiliki uang.” ucap Mick memperlihatkan angka 2 dengan jari telunjuk dan tengahnya.


“ tiga, ada kemungkinan wanita itu mendekati suami mu karena suruhan orang dan tak sungguh- sungguh menyukai suami mu.” ungkap Mick.


“ suruhan? Siapa?” heran Enny juga Nath.


“ aku belum bisa menyimpulkan, itu sebabnya kita berusaha memprovokasi dan memotret kejadian ini dan mengirimnya ke suami mu.” ungkap Mick.


“ bagaimana caranya? Bagaimana jika suami ku balik meneror nomormu.” ungkap Enny.


“ aku sudah memikirkannya, Gabe merupakan Hacker profesional, ia bisa memberi gambar ini tanpa memiliki nomor.” ungkap Mick.


Sementara di dunia yang berbeda.


Hatsyi! Suara bersin cukup keras datang dari mulut Gabe.


“ kenapa? Masuk angin?” heran Kyara saat Dyah telah pulang.

__ADS_1


“ entah? Pasti ada yang sedang membicarakan hal jelek soal aku.” ungkap Gabe menggosok pangkal hidungnya.


0o0


__ADS_2