
Acara pembukaan training ku, sebenarnya cukup meriah, Gala Dinner lengkap musik di restoran hotel kami menginap, Kami sudah saling mengenal sesama peserta training, tapi tidak ada yang istimewa untuk ku, Pembukaan oleh MC dan di lanjut dengan sambutan dari HRD Manager, lalu di lanjutkan dengan Makan malam bersama, Musik yang berada di ruangan ini terdengar fals untuk ku, penyanyi cantik di stage saja tidak mampu menarik perhatikan ku.
Ada Mbak Sari yang memang akrab dengan ku, kebetulan kamar nya berada di atas di kamar ku, kami berdua selalu mengobrol membahas ini itu, dan kami memutus kan untuk kembali ke kamar kami saja, tidur dan bersiap untuk esok hari.
Ada yang kosong di hati ku, Satria.... dia tidak menghubungi ku malam ini, dan sebelum tidur akhirnya aku menghubungi nya terlebih dahulu
" Pihhhh " Panggil ku saat sambungan telohone terhubung
" Heyyy Kamu belum Tidur Bund?!" Tanya nya dengan nada suara yang cemas untuk aku
" Belom Pih, tapi ini lagi rebahan kok!" Jawab ku dan ku peluk guling putih yang aku anggap sebagai Satria di halu ku.
" Udah di minum susu nya Bund?" Tanya Satria dengan lembut
" Udah " Jawab ku
" Ok...Bund, saya di UGD, udah dulu yah, ga enak sama yang lain" Ucap Satria dan aku menarik nafas ku berat
__ADS_1
" Bye Bund....miss you" Ucap Satria lagi dan sambungan terputus.
Ku tutup wajah ku dengan bantal yang tidak terpakai, Aku terus memeluk guling ku, menarik selimut ku hingga tubuh ku tertutup semua nya.
" pihhh pengen bobo di peluk kamu" Gumam ku.
Satria
Aku harus bersyukur, di malam ini Vanny menghubungi ku terlebih dahulu, Jam 9 malam dia belum bisa tidur. Tadi nya jam 8 aku hendak menghubungi nya, menanyakan kabar nya malam ini, tapi karna Pasien kecelakaan, Aku, Shanti dan beberapa orang perawat, merawat 2 korban kecelakaan itu, sampai akhir nya aku lupa akan waktu, dan Vanny yang menghubungi ku terlebih dahulu.
" Konsen Sat...jangan mikirin yang di rumah Mlulu" seru shanti begitu saja, aku tertawa dan perawat laki laki yang sedang duduk di dekat ku langsung berkomentar
" Suweeerrrr dokttt....saya baru denger tawa nya dokter" Ucap nya polos dan aku semakin tertawa saja
" Masa Sih?" Tanya ku
" bener dokt, dokter cuma senyum kalo dines bareng saya"
__ADS_1
" Berarti dokter Shanti bisa bikin mood saya baik" Canda ku dan Shanti hanya berdecak saja. harus nya aku yang berdecak, dia yang nawarkan tidur bersama free of charger saat di Jepang kemarin.
" Udah Gawe...laki laki doyan ngerumpi" Celoteh Shanti dan meninggalkan kami berdua di meja jaga dokter dan perawat.
" Keliatan banget dia suka ama dokter" ucap perawat itu dan kami tertawa, rumpian nya laki laki itu lebih parah dari kaum hawa, apalagi saat membahas selangkang_an dan Bodi yang aduhai.
Jam 1 malam, suasana Di UGD masih ramai, beberapa pasien sudah berhasil kami rujuk untuk rawat inap, dan terus bergantian dengan pasien pasien yang selalu datang dengan kondisi emergency.
Dua gelas kopi sudah aku minum, dan ku curi waktu untuk sholat malam dan mendoakan Istri juga 2 calon anak kami
" Tolong jaga mereka Ya Allah... lembutkan hati istri ku yang sudah baik, jaga cinta nya hanya untuk ku saja" Pinta ku sangat memohon dan semoga Yang Maha Pengasih dan Penyayang mengambulkan doa ku ini.
Jam 6 pagi, waktu nya pergantian Shift, setelah over handle dengan Shift berikut nya aku mengambil tas ku, bergegas untuk Pulang ke rumah, Aku harus mengantar Gigi sekolah dan aku sedikit berlari menuju parkiran, Sapaan dari para pekerja seperti ku, aku jawab dengan senyuman dan jawaban Singkat.
buat yang udah Vote...thanks alot, up nya cukup di pagi ini yah ka...saya rit ke dua anter jemput anak sekolah nih.
thanks buat semua dukungan kakak reader yang selalu setia dan gemesin banget.
__ADS_1