
" Saya ga suka liat kamu nangis"
" Ayo bangun Van, Gak usah Manja!" Ucap Satria lagi dengan menarik tubuh ku hingga berdiri
" Jangan pake nangis, Bisa Gak Van?!"
Satria terus bicara dan aku masih menangis dengan rasa sedih dan kecewa ku.
" Dengerrrr saya, Ga usah pake nangis" Ucap Satria dengan mengoyang kan tubuh ku, aku masih terus menangis dan sangat sulit untuk bisa berhenti menangis saat ini, padahal aku bukan gadis yang mudah meneteskan air mata, tapi kata kata Satria tadi, membuat hati ku sangat sakit.
" Gak usah nangis Van" ucap Satria dengan suara yang pelan kali ini.
" Jangan peluk saya Sat...Saya kotor" ucap ku dan bergerak mundur saat Satria hendak memeluk ku.
" Van..." bentak Satria
" Jangan Sat...saya kotor, saya harus mandi dan bersihin tubuh saya dari jejak nya Ardhian Mantan pacar saya" Ucap ku dengan datar
" Stevaaaannnnnyyyy!" Teriakan pertama dari Satria akhirnya keluar juga dari mulut nya.
" Pleaseeeeee...Jangan Satria " Ucap ku lebih mundur ketika satria maju melangkah.
" Kamu ngerasa Kotor?!" Tanya nya dengan terus mendekat
__ADS_1
" Kamu yang bilang saya kotor!" Jawab ku dengan terisak
" Ayo kita bersihin " Ucap Satria dia mendorong tubuh ku masuk ke kamar mandi, menyalakan air shower dan membiarkan aku basah di bawah guyuran air, bahkan air ini begitu dingin karna Satria tidak mengatur suhu air nya terlebih dahulu. aku terus menangis dan membiarkan Satria melakukan apa pun yang ingin dia lakukan saat ini.
" Buka baju kamu " perintah Satria
" Dingin Sat " Keluh ku
" Buka Stevanny " perintah nya dan membuka paksa kemeja yang aku pakai saat ini.
" Buka semua Baju kamu " Teriak nya lebih kencang, aku semakin takut, satria sudah sangat marah saat ini, dengan cepat aku lepas semua baju ku dan tubuh ku polos saat ini.
" Bersihin badan kamu "
" Semua badan Kamu Vannnnyyyyy " bentak Satria lagi, aku sedikit membungkukan tubuh ku dan menggosok kaki ku dengan sabun dan Satria terus memperhatikan aku.
" Ulangi dari awal " Perintah nya ketika sudah selesai membilas tubuh ku.
" Cepat Vannnnn" dan aku terus menangisi diri ku. aku di paksa untuk mengulang ritual mandi ku lagi.
" Ulangi Lagi, lebih bersih " Perintah Satria, ini untuk ke 3 kali nya satria meminta aku membersihkan tubuh ku.
" Ya ampun Satttt " Keluh ku dan Satria tetap saja meminta aku mengulang mandi ku, aku mengulang nya lagi, rasa dingin sudah sangat menusuk tubuh ku, dingin yang begitu dingin, gigi ku rasa nya sudah gemetar saat ini, dan aku merasakan perut ku yang mulai terasa sakit, aku semakin menangis dan membalikan tubuh ku, aku tidak ingin Satria melihat apa yang aku rasakan saat ini.
__ADS_1
" Kenapa balik badan Hah??????!!!!, mandi yang bener di depan Saya, Kamu bilang kamu kotor Kan!"
" Cukup Satria, ini dingin " ucap ku dengam suara gemetar dan gigi yang bertautan karna gemetar menahan rasa dingin
" Belum Stevanny " Jawab nya pelan dan pandangan ku kabur, lampu kamar mandi mulai terlihat redup saat aku hendak mengambil sabun lagi dan semakin gelap.
SATRIA
" Vannn...Vannn "
" Heyyy...Van " Aku menjaga tubuh nya yang miring dan seperti hendak jatuh
" Vann " Ucap ku lagi.
hehehehehe tapi nya ga niat Up, tapi karna hati lagi bahagia, di tambah si babang juga kerja, jadi weh saya Up.
sedikit aja biar bikin reader penasaran, siapa tau besok saya sibuk dan ga bisa up karna banyak kegiatan...
( Ya Allah...ngarep banget ya saya, tapi boleh dong saya berharap, saya juga kan manusia hidup yang punya mimpi dan harapan, Aamiin)
#Verbawadalamdoamah
#iloveyoumoms
__ADS_1