
Hari minggu jam 5 sore, aku tiba di Bandara Soekarno Hatta, Vanny menjemputku dengan senyum yang begitu manis untuk ku, ingin rasa nya segera membawa diri nya masuk ke kamar saja, mencium bibir nya terus dan terus, sayang Jakarta - sentul itu jauh, belum lagi saat ini aku masih bersama dengan banyak dokter yang juga mengikuti seminar kemarin, Jadi aku hanya bisa memeluk nya, aku memeluk nya dengan erat, sekedar melepaskan rasa rindu yang sudah segunung tinggi nya, tubuh kami begitu dekat, dan Vanny mencubit pinggang ku, dia berbisik mesra " dah on aja deh kamu" Aku tertawa karna yang Vanny ucapkan benar ada nya, hanya dengan memeluk nya saja...piaraan ku sudah minta makan.
" Pengantin baru bedaaaaa, nempel terus"
Aku tertawa, candaan orang orang di sekitar ku, membuat aku malu. ku rangkul bahu nya Vanny, setelah aku melepaskan pelukan ku, aku mengenalkan nya pada semua orang, dengan rasa bangga dan penuh cinta aku mengenalkan nya pada teman teman ku.
Dia Istri ku, Semua orang wajib mengetahui aku adalah suami nya, apalagi dokter Shanti yang selama kami berada di Jepang, memberikan perhatian lebih nya pada ku. Malas aku bila mengingat nya, jadi lupakan saja, Toh saat ini...dia sudah melihat dan bertemu langsung dengan Istri cantik ku.
Setelah berpamitan pada semua orang aku berjalan dengan memegang tangannya, tangan yang tidak akan aku lepaskan, karna Dia adalah milik ku.
" Mana kunci mobil nya?"
" Saya yang bawa, kamu kan cape Sat" jawab nya, aku mengelengkan kepala ku, tidak setuju dengan saran nya. aku mengambil kunci mobil dari tangan nya lalu membukakan pintu mobil untuk nya.
Di dalam mobil, aku mencium pipi nya, Vanny mengusap leher ku, lalu menepuk nepuk pipi ku dengan lembut.
" Manja "
" Saya kangen banget Van" Jawab ku dan mencium singkat bibir nya, Vanny terkekeh dan memukuli lengan ku.
__ADS_1
" Sakit " Keluh ku dengan nada Manja, aku terus memeluknya, menikmati harum aroma tubuh nya yang begitu merilekskan ku.
" Mampir ke Apartement mu yuks Van!" Ajak ku dan Istri ku tertawa
" Mau ngapain Sat?"
" Udah gak kuat " Jawab ku, aku pasang wajah memohon ku, mengiba agar istri ku mau mengabulkan permintaan ku.
" Langsung ke rumah aja Sat...jadi sekalian cape nya"
" Please..." Pinta ku
" Tapi saya Mau Van"
" Iya...nanti di rumah" Jawab nya dengan tersenyum, aku sendiri menertawakan diri ku sendiri dalam hati, Aku sudah seperti anak kecil saja yang meminta mainan pada ibu nya.
" Ok...kita langsung pulang, tapi kamu di atas yah" pinta ku lagi, dan Istri ku tertawa
" Kamu banyak mau nya Deh, Untung sayang" Jawab Vanny dan nyeeeessss Nafs* ku hilang seketika, kata kata indah itu baru pertama kali aku dengar dari nya, Sayang...Bukan kah itu arti nya lebih dalam dari kata cinta.
__ADS_1
Shanty.
Aku tersenyum kecut, saat Satria memeluk seorang Wanita dengan begitu erat. " Jadi ini Istri nya Dokter Satria, Dokter tampan yang terkenal Cuek dan irit bicara nya". ucap ku dalam hati.
" Cantik" Aku memuji nya dalam hati
" tapi percuma cantik...bila tidak pintar, Pasti sulit mengimbangi pembicaraan nya Satria" ucap ku lagi
" Saya juga Cantik, dan pembicaraan kami selalu berbobot, aku bisa menjawab semua pertanyaan nya Dokter Satria, dan juga begitu sebaliknya"
Aku hanya terus melihat drama india yang live di depan mata, Dokter Satria dan Istri nya masih saja berpelukan seolah dunia hanya milik mereka berdua.
"Sedih?!!! Tentu "
" Kesal?!!!! PASTI NYA"
Dan aku membuang pandangan ku ke arah lain, sampai akhirnya wanita itu mengulurukan tangan nya untuk ku, kami berkenalan dan aku tersenyum, lalu kami melepaskan jabatan kami secepat nya.
" Kita lihat seberapa kuat nya kamu dengan dokter Satria, aku saja yang sudah 5 tahun mengenal nya, kadang hanya mendapat jawaban singkat dari nya"
__ADS_1
Hai hai hai semuanya. Maaf nya baru Up date lagi, musim hujan di Bogor, kemaren hujan angin lagi, mati listrik lagi dan saya keur rada galau...coz NT bikinin cover buat novel My Vanny, bukannya ga suka cuma pas liat, liat dan liat gambaran cewe nya...kenapa ga match ama sosok Vanny yah...padahal karakter yang saya bangun buat Vanny itu, Wanita yang sudah dewasa, Tampang nya rada jutek dan galak, ga seperti gambar cewe di cover nya, yang terkesan imut imut dan masih lugu.