
" Pagi Juga Van..." Sapa Satria di sambungan Telphone nya, Dia terdengar lesu saat aku menghubungi nya pagi ini.
" kamu Sakit Sat?" Tanya ku cukup cemas, Suaranya lemas sekali
" 2 hari tanpa kamu, Saya hampir Gila" Jawab Satria dan aku tertawa mendengar nya, bisa di bayangkan bagaimana wajah nya saat mengucapkan ini, dia itu banyak diam, Tapi kadang lucu dan menggemaskan saat mengungkapkan sesuatu.
" Lebay Ih Sat..."
" Serius Van...Kamu kangen Ga?" Tanya nya satria
" Kangen lah Sat, bahkan malam pertama tidur ga ada kamu, saya Susah tidur Sat"
" Masa Sih Van?" suara nya bersemangat kali ini, Satria membuat aku tersenyum lagi pagi ini
" iya Saya susah Tidur, Sentul banyak nyamuk" Canda ku dan Satria tertawa
" Gini banget yah punya Istri, Jadi pengen cepet pulang" ucap Satria dan aku tertawa
"Sat...seminar mu belum mulai?" Tanya ku sambil melirik jam tangan ku
" lagi coffee break dulu, Van. kamu udah mulai kerja?" Tanya Satria
__ADS_1
" Nunggu mbak Indah, breifing pagi dulu" Jawab ku.
" Ya udah, selamat bekerja Istri ku, Jaga hati kamu cuma buat saya, Yah" Ucap Satria, dan aku tersenyum
" Pasti Sat...kamu juga yah" Jawab ku dengan penuh keyakinan, bahwa hati ini adalah milik nya, hanya milik nya seorang.
Setelah mengucapkan itu, sambungan telphone aku putus, Mbak Indah sudah datang menghampiri kami yang sedang berkumpul menunggu nya, Senyuman yang manis, dia cantik dan juga pintar.
" Pagi Semua nya" Sapa Mbak Indah pada kami Semua, kami menjawab sapaan Mbak Indah dengan semangat.
" Gak Ada yang penting buat hari ini, cuma pengen ingetin aja, jaga kesehatan. kerja lebih semangat dan closing akhir tahun di depan mata, So...file kita harus done" ucap Mbak Indah...file dan file saya sudah rapih, saya rajin, tidak menunda pekerjaan, jadi aman tentu nya. Briefing di tutup dengan doa bersama, dan Mbak Indah pergi begitu saja. Aneh...biasa nya dia menyapa ku sebentar sebagai adik ipar nya, tapi hari ini tidak. BEDA...ada yang beda dari sikap nya, aku bersikap biasa saja, tidak begitu memperdulikan nya, bisa jadi ini hanya perasaan ku saja.
Pagi menuju siang dan siang saat waktu nya makan siang, aku sengaja mengajak Della untuk makan di luar kantor. Bakso nya Mas Amir jadi pilihan kami.
" Saya binggung Dell, harus cerita nya mulai dari mana, Tapi secara garis besar nya, Saya dan Ardhi itu pacaran" Jawab ku dan Della tersenyum, dia pasti sudah bisa menebak nya.
" Saya udah punya pikiran ke Situ Bu, Pak Ardhi begitu banget pas liatin ibu nya"
" Itu cuma lembaran masa lalu Dell, Saya udah tutup begitu saya memutuskan untuk menikah" Jawab ku, Dan pesanan kami pun datang. kami mulai mengaduk kuah bakso, menambah saus dan Sambal ke mangkuk kami masing masing.
" jadi bisa di bilang CLBK bu !"
__ADS_1
" Cinta lama bersemi kembali, gak lah...enak aja?" ptotes ku
" bukan Bu, Cinta Lama Belom Kelar" ucap Della dan kami tertawa
" Saya kelar Del, dia yang belom" Jawab ku
" Makanya pake cincin kawin dong Bu, jadi semua orang tau...kalo ibu udah Nikah, termasuk Pak Ardhian juga lah, ini udah kawin diem diem, ga pake cincin juga lagi, Wajar lah kalo Pak Edi dan Pak Ardhian punya pikiran ibu itu belom nikah " Ucap della dan aku melirik jari tangan ku, aku hanya memakai satu cincin, itu pun cincin yang aku beli sendiri, bukan cincin kawin layak nya orang orang yang sudah menikah.
Indah
Ardhian itu adik laki laki ku, kami hanya berdua di dunia ini setelah Ayah dan Ibu meninggal, Dia adik yang Baik, penurut dan sangat menyayangi ku, aku pun begitu menyayangi nya, bagi ku Adrian adalah pelindung dan penjaga yang baik. dia salah satu alasan aku bisa hidup bahagia seperti sekarang.
Setelah aku menikah, ada pengeseran tanggung jawab, Ardhian melepaskan tanggung jawab nya untuk menjaga ku, setelah aku menikah dengan laki laki pilihan ku.
Dia yang menjadi Wali nikah ku saat itu, karna itu adalah Amanat dari Almarhum Ayah, sebelum beliau meninggal.
Almarhum Ayah, ingin Ardhian Yang menggantikan Posisi Ayah, menitip Kan aku pada laki laki yang sekarang menjadi suami dan ayah dari anak anak ku.
10 tahun menikah, kebahagian silih berganti datang, aku beruntung memiliki suami ku saat ini, Setia, tanggung jawab dan semua masalah bisa kami selesaikan dengan cepat.
Dan sekarang aku sedang binggung, kedatangan Ardhian setelah 4 tahun menghilang, membuat aku bahagia dan sedikit kecewa pada diri ku sendiri.
__ADS_1
Di rumah ku mati listrik dari jam 4 sore, Sinyal juga jelek. jadi up nya sedikit aja lah.
Di TUNGGU comment, like dan Vote nya.