
" Jangan Sampe Ke Up Load " Pesan Bang Cakra dengan tegas pada anak dan semua keponakan nya, kami baru saja selesai dengan Joget Tik*** dari HandPhone suami ku, Aku dan Mbak Indah tertawa, Sementara 4 keponakan ku berdecak kesal.
" Keren Pah" keluh anak pertama nya Bang Cakra, dia menunjukan hasil video kami, kami semua berkumpul di halaman belakang rumah, Kambing guling, sosis bakar dan sate ayam menjadi santapan lezat malam ini.
" Ga ada...Gak Ada" Bang Cakra lebih tegas lagi berbicara saat anak nya merajuk.
" Ini Keren Om !" protes Vio
" Gak Boleeeehhh Vio, Kalian belum cukup umur buat up load konten seperti ini"
" Gak seru "
" Gak Asyik "
" Percuma dong "
dan aku tertawa dengan menyimpan kepala ku di punggung suami ku, Mbak Indah dan aku memang biasa mengikuti konten Tik*** di kantor bersama semua teman teman kami, ini kami lakukan saat kami begitu penat dengan rutinitas yang selalu monoton setiap hari nya.
Joget joget norak dan kampungan dengan musik yang biasa nya nge baet, biasa kami ikuti, hanya untuk membuat kami tertawa, melepaskan lelah setelah menghitung uang cash nasabah yang perputaran nya lebih dari 1 milyar setiap hari nya. Membuat kami tersenyum setelah di maki maki nasabah yang kartu ATM nya tertelan di mesin ATM, dan membuat semangat di tengah kami membuat laporan General ledger kami setiap hari nya.
" Mbak Indah Sih" cuit Suami ku
" Vanny Noh yang gemoy banget joget nya, aku sih biasa aja" protes Mbak Indah dengan tawa khas nya. Satria mengusap tangan ku yang sedang memeluk nya dari belakang, aku semakin menempelkan dada ku di punggung nya, memberikan sensasi untuk ku sendiri.
" lagi Bang Cakra Kaku banget " Keluh Mbak Indah dan yang sedang di bicarakan langsung memberikan penjelasan panjang lebar kepada kami semua, Bang Cakra menceritakan banyak nya kasus penyalahgunaan data pada konten konten seperti ini, apalagi yang lebih menyeramkan, adalah kejahatan dan pelecehan Seksual di dunia maya dan nyata.
__ADS_1
Aku dan semua keluarga ku akhir nya lebih mengerti setelah penjelasan mendetail dari orang yang berkompeten seperti Bang Cakra dan Bang Rimba.
" Denger ga Bund?" Tanya Suami ku
" Apaan Pih, yang Bang Rimba omongin ?" Tanya ku
" Bukan soal Bang Rimba!" Jawab Satria dengan cepat
" Terus apa dong?" Tanya ku penasaran.
" Hemmhh tadi saya bilang...i love you ke kamu " Jawab Satria dan aku senyum tersipu malu, bahkan Vio yang berdiri di dekat kami, tertawa terbahak bahak.
" Om Iya bisa ae"
" Ihh Bocah nguping!"
" Keren Ga Vi?" Tanya Satria, menggoda keponakan nya
" Kurang Bucin Om Iya " Jawab nya dan kami tertawa.
Malam minggu yang begitu menyenangkan, kami merayakan acara tahun baru yang tertunda karna kegiatan kami yang padat.
Semua orang sudah masuk ke kamar nya, waktu sudah menunjukkan jam 1 dini hari, aku memeluk suami ku yang akan menganti pakaian nya.
" gak usah pake baju Pihh" Pinta ku
__ADS_1
" Pengen bobo nya polos aja" Pinta ku dan Satria mencium kening ku
" Kamu mau Bund?" Tanya Satria, dan aku menggelengkan kepala ku
" Cape Pih, tapi Papih ga usah pake baju yah!"
" Ya udah...Ayo kita tidur bund, kamu harus Istirahat " Jawab Satria dengan mengusap pipi ku.
Satria.
Aku memeluk istri ku yang sedang tertidur di dada ku.
" Heyyy wanita cantik....kamu itu nyaman tidur pelukan saya, kenapa kamu ga pilih saya aja, Saya bakal peluk kamu setiap malam, kenapa kamu pilih training itu Hahh" maki ku dalam hati.
" Besok malem kamu pergi lagi Bund...Apa yang kamu cari Bund???!!!" keluh ku dalam hati
" kasih saya kesempatan buat bisa bahagia in kamu Bund!"
" please stay di rumah aja, kasih tau apa kebutuhan mu, apa kewajiban kamu sebagai anak pertama pada keluarga mu"
" Bund....kamu tau gimana hari hari saya tanpa kamu, tanpa peluk kamu, tanpa cium aroma tubuh mu....saya mati gaya Bund!"
" Pleaseeee...cukup di rumah aja, layani saya seperti ini, jaga anak anak kita, dan urusan Materi biar saya yang cari, biar saya yang penuhi"
aku terus bermonolog dan mengusap rambut wanita cantik yang sedang hamil dari benih ku.
__ADS_1
Aku memcoba untuk menejamkan mata ku, aku akan bicara dengan nya besok sore sebelum istri ku kembali ke tempat training nya.