
" Van, malem ini saya di undang kawinan temen, kamu bisa temenin saya ga?" Tanya ku ketika aku sudah mengemudikan mobil nya Vanny
" liat nanti malem deh, saya ngantuk Sat" Jawab Vanny, lucu juga melihat nya saat ini, bicara dengan mulut yang di tutup tangan nya karna dia menguap, Vanny merebahkan badan nya di kursi samping ku dengan memeluk bantal kekeropi hijau, aku mengusap kepalanya dan membiarkan nya tidur.
Mobil aku laju kan menuju rumah ku, masuk ke Bellanova dan Vanny masih nyenyak tertidur, suara musik yang lembut dan Ac mobil yang di arahkan langsung kepada nya, membuat dia pulas tertidur.
Ku buka pintu pagar dan memasukan mobil ke garasi, dengan ragu aku memboyong tubuh nya masuk ke dalam rumah, lalu aku rebahkan tubuhnya pelahan ke tempat tidur ku.
" Dah kaya kudanil banget tidur nya" keluh ku dengan tertawa kecil, ku atur suhu ruangan di kamar agar lebih dingin, lalu ku tinggalkan Vanny dan aku membersihkan diri ku.
15 menit setelah aku mandi, Vanny masih tertidur, bahkan lebih nyaman karna sudah memeluk guling yang tadi berada di samping nya.
Membalas Chat sudah, Main game FF dan Booyahh pun sudah, lalu mengerjakan apalagi?!!!!
Akhirnya aku naik ke tempat tidur, tidur di samping nya, ku ambil guling yang sedang di peluk oleh nya, dan sekarang aku memeluk nya.
" sat "
" tidur apa mau bangun?" tanya ku dengan mengusap punggung nya
" tidur sat, ngantuk banget, kemaren malem ga tidur, nyari oleh oleh buat Bu indah " jawab vanny dengan suara serak nya. aku terus mengusap punggung nya, " kaitan b_r_a nya kok ga ada?" pikir ku dengan mengusap punggung nya, " biasa nya ada yang lebih tebal di tengah sini " aku tertawa sendiri dan mencari nya.
" ga ada, rata loh...di umpetin dimana yah?" lagi lagi aku tertawa dalam hati, Hemmhhh penasaran. akhir nya pelahan aku lepas satu kancing kemeja nya perlahan, berhasil terlihat sedikit, aku buka satu kancing lagi di bawah nya.
" plak" satu tangan Vanny menampar pipi ku, aku tertawa
" ngapain kamu?" tanya nya Vanny dengan memukul wajah ku
" kaitan b_r_a kamu ga ada Van, gimana kamu make nya" tanya ku dan Vanny tertawa.
" Oranggg gila....ngapain kamu pikirin Satriiiaaaa" Ucap Vanny dan aku malu, untuk menutup rasa malu ku, aku memeluk nya lagi, pelukan yang berakhir dengan ciuman panas, menyatukan kaki kaki kami saling bertautan dan tanpa Vanny sadari aku berhasil melepas kemeja dan b_r_a yang tadi di pakai nya.
Aku meraba nya pelahan,
" sat "
" Hemmh " Jawab ku tanpa menghentikan gerakan tangan ku, aku memainkan satu hal yang baru, sangat menyenangkan dan memacu adrenalin ku.
" Geli sat" keluh Vanny dengan mengusap rambut rambut ku. aku mulai merendahkan wajah ku, menelusuri leher sampai ke dada nya dan berhenti tepat di depan 2 bukit putih yang cukup besar, aku mengusap nya dan mulai mencoba meyesap nya, seperti anak kecil aku kehausan dan Vanny semakin mendekap kepala ku, bergantian aku mengisap kedua nya, sampai rasa penasaran dan haus ku hilang, aku merapihkan nya kembali, aku ambil b_r_a dan kemeja yang tadi Vanny pakai.
" Maaf...Saya terlalu jauh nyentuh kamu Van" Ucap ku dengan mengecup kening nya.
" Never mind, kita dah dewasa Sat" Jawab Vanny dan aku semakin memeluk nya. saat ini, aku tidak ingin terlalu jauh walau sesuatu di bawah sana sudah sangat menginginkan penyaluran.
" Sat..."
" iya van"
" tadi kamu ajak Saya ke kawinan? kawinan siapa sih"
__ADS_1
" ohhhh...itu kawinan temen saya Egy, mau ikut ga?"
" Dimana?"
" Cilodong, Kawinan nya di rumah" jawab ku dan Vanny memposisikan diri nya duduk
" BTW ini rumah siapa? kita di daerah mana sih Sat?" Tanya nya dan turun dari tempat tidur, dia melihat sekeliling kamar
" Kita di Bellanova, Ini rumah ku"
" Kamu sendiri di rumah ini?" Tanya nya dengan ragu membuka pintu kamar
" Sendiri Van, kalo tinggal sama keluarga, bisa bisa saya di gorok, bawa masuk anak gadis orang " Jawab ku dan ikut berjalan mengikuti nya
" Ini Bapak yang beliin Van, Bapak bilang buat akuan nya saya, karna 3 abang saya sudah punya rumah masing masing" Jawab ku dan Vanny menjawab " Ooohhh gitu"
Lalu Vanny duduk di sofa, aku mengambil Susu dan Juice leci untuk nya.
" Kalo kita udah nikah, kamu keberatan ga tinggal disini?" Tanya ku dan Vanny tersenyum
" Heeemmhhh boleh, tapi anter jemput saya yah, Males bener bawa mobil jauh jauh gini"
" siaaapp, Kamu jadi prioritas saya" Jawab ku dan pembicaraan kami terganggu karna si biang rusuh datang.
" Saaattttttttt" teriakan Reno dengan langkah kaki nya yang semakin mendekat
" Ehhhh Ada tamu, pantes pintu di tutup" Ucap nya dengan wajah nya yang mengesalkan, Vanny hanya tersenyum dan aku bersikap Datar pada nya.
" Van...Ini Dokter Adel, selingkuhan nya Reno" ucap ku dan 2 wanita ini tertawa, mereka berjabatan tangan, Reno mengambil air minum untuk mereka sendiri lalu duduk bersama kami.
" Jadi kondangan Ga?" tanya Reno
" Jadi ga Van?" tanya ku pada Vanny dengan memegang tangan nya
" Gak bawa baju " Jawab Vanny
" gini aja kali Van, saya juga ga siap baju kok" Adel ikut berkomentar
"Lagian gw dah bilang mau kondangan dari kemaren, malah cicing wae di rumah sakit " seru Reno dengan membakar rokok nya
" ngeri ga jadi, biasa nya juga di cancel pas udah waktu nya" Cerosos adel dan aku tertawa
" Makanya jangan mau pacaran ama Polisi Del, makan ati" Seru ku dan Reno tertawa
" Enak pacaran ama orang telkom yah Sat" Seru Reno
" Kenapa tuh?" tanya 2 wanita cantik ini serius
" Kalo putus tinggal minta di sambungin lagi" jawab ku
__ADS_1
" tinggal telphone doang ke pengaduan nya" Cuit Reno menambahkan dan kami tertawa
" Tapi paling enak pacaran ama guru loh!" seru Reno dengan serius
" Kenapa lagi tuh?"
" Kalo ga bisa ciuman, bisa di ajarin ampe hapal" Jawab Reno dan Vanny tertawa dengan memukul tangan ku
" Eesstttt tapi paling Enak pacaran itu ama dokter" Seru Adel
" Kenapa tuh Del?" tanya Vanny
" kalo ada masalah, pasti di tanya...keluhan nya apa beib dan dapet solusi lagi, ya ga Sat?"
" Pinterrrrr " jawab ku dan kami tertawa
Stevanny
Aku merias wajah ku bersama Adel, pacar nya Reno, Kami berdua duduk di sofa dan memoles tipis wajah kami.
" praktek dimana Del?" tanya ku
" *MC, tau ga Van?"
" Tau tau...emang sabtu praktek juga Yah Del?" tanya ku lagi
" Senin sampe sabtu Van, kalo ga gitu jam kerja ga ke tutup, saya cuma praktek 5 jam di situ, Soalnya praktek juga di rumah sakit lain" Jawab Adel
" Hebat deh... Spesialis apa Del"
" apa yang hebat Van, cape tau...saya belum ambil spesialis, masih ragu ragu soalnya" jawab nya
" Yuks beres belom, Lama bener" ucap Reno yang sudah membawa gelas kopi nya lagi. kami langsung membereskan beauty case kami masing masing,
Aku tersenyum saat melihat Satria keluar dari kamar dengan menggunakan kemeja batik hitam berlengan panjang, di tambah celana formal hitam nya, Satria benar benar tampan.
" resmi banget loe!" protes Reno
" ini pertama kali gw kondangan di temenin cewe....jadi ini my Special Eve" jawab Satria dan aku tersenyum
Di mobil ku, aku duduk di bangku belakang bersama Adel, reno dan Satria di depan dan Satria yang akan mengemudikan ku.
" sorry brantakan" ucap ku pada Adel
" Abis jalan ya Van?"
" iya dari cirebon... ini titipan si Boss, tadi pagi langsung ke bogor" jawab ku dengan merapihkan beberapa paper bag ber sampul coklat.
Di mobil sesekali aku dan satria bertemu pandang melalui kaca spion, Dia selalu tersenyum, dan aku membalas nya.
__ADS_1
Acara pernikahan Egi, temannya Reno dan satria, ramai di hadiri banyak tamu dan aku sangat bahagia, Satria selalu merangkul pinggang ku, memperlakukan aku sebagai wanita nya, dan pasti nya ini juga pengalaman pertama ku datang ke pernikahan seseorang di temani oleh laki laki yang berstatus sebagai pasangan ku, Biasanya Aku selalu datang bersama teman teman kantor, teman kuliah atau berlima dengan zahra, Lukman, amira dan Sendi.