Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
Episode #27


__ADS_3

"Kalian pada kenapa lihat gue kayak gitu?"Tanya Dani merasa risih.


"Hay Dani! Apa kabar!"Ucap Lisa mendekati Dani dengan senyum jahil nya.


"Ini pasti ulah Lo lagi ya? Lo bilang apa ke mereka sampai-sampai mereka ngelirik gue kayak gitu?"Tanya Dani kepada Lisa.


"Gak kok, gue gak ngapa-ngapain, cuma ngasih tau sama mereka kalau Lo itu sebenarnya kerja di pasar iwhh!"Ucap Lisa di susul sorakan teman-teman sekelas mereka.


"Maksud Lo apa?"Tanya Dani yang kemudian berdiri dari duduknya.


"Dani, kita gak nyangka ya, ternyata di kelas kita ada anak yang kerja di pasar,Lo gak punya uang apa gimana ya Dani?"Ejek para teman sekelas Dani.


"Ya iya lah gais kan di kelas ini cuma Dani yang paling miskin!"Teriak Lisa dengan tawa yang mengelegar di kelas itu.


Perasaan Dani kini sangat sedih, marah, dan juga malu, dia tidak menyangka teman-teman sekelasnya memiliki sifat buruk dan juga sangat kejam.


"Lisa! Lo ngapain cukup!"Ucap Miko yang datang dari kelas sebelah ya itu kelas tiga karena dia tau adik nya itu akan membuat masalah lagi.


"Udah cukup ngetawain gue? Udah puas Lo semuanya? Gue tau, gue gak sekaya orang tua kalian semua, gue juga cuma punya ibu, gue gak punya ayah, dan gue ngaku kok gue miskin, gue juga gak mampu bayar SPP makanya gue kerja keras biar gue gak di keluarin dari sekolah, demi buat gapai cita-cita gue bahagia in ibu gue, gue tau derajat gue gak se tinggi Lo pada, tapi setidaknya gue gak jadi beban keluarga gue apa-apa cari uang sendiri,gak minta sama orang tua kayak Lo!"Ucap Dani panjang lebar menujuk Lisa dan kemudian mengambil tas nya lalu berjalan keluar dari kelas tersebut.


Sementara satu kelas hanya bisa diam dan saling pandang satu sama lain.


"Dani tunggu!"Ucap Miko mengejar Dani.

__ADS_1


Sementara Lisa terduduk lemas di lantai kelas dengan air mata yang mulai menetes.


"Lisa Lo keterlaluan, kalau aja kita tau kondisi Dani kayak gimana, kita gak bakal ikut-ikutan Lo ngebully Dani, ternyata dia gak ada ayah woy! Lisa keterlaluan banget sih!"Ucap salah satu teman kelas nya.


"Iya nih,gue ngerasa bersalah banget sama Dani, semua gara-gara Lisa, lagian ngebully gak pilih orang."Umpat teman lain nya.


Sementara itu Lisa benar-benar terhenyak akan perkataan Dani tadi, dia juga tidak menyangka jika kehidupan Dani akan sesulit itu, makanya dia bekerja banting tulang untuk melanjutkan sekolah nya.


Lisa hanya bisa menyesali perbuatannya dan menutupi wajah nya dengan tangan sambil menyembunyikan air mata yang berlinang.


Sementara itu di gerbang sekolah.


"Dani, tungguin gue!"Ucap Miko sambil memegang pundak Dani.


"Dani, gue benar-benar minta maaf sama Lo, gue tau perbuatan Lisa udah keterlaluan dan bikin harga diri Lo hancur, tapi gue dah ngelarang dia buat bertingkah kayak gini Dani, dia tetep aja ngeyel."Ucap Miko meminta maaf kepada Dani atas nama Lisa.


"Udah, gak perlu di bahas, gue gak apa-apa."Jawab Dani Cuek.


Dani dan Miko sebenernya adalah teman dekat meskipun mereka beda kelas, karena Dani pintar Miko sering meminta Dani untuk mengajarkan banyak materi pelajaran kelas tiga yang dengan mudah di pahami oleh Dani yang masih kelas dua.


"Tapi Lo mau kemana sekarang?"Tanya Miko kepada Dani.


"Mau pulang."Ucap Dani yang kemudian berjalan meningal kan sekolah itu dengan buru-buru.

__ADS_1


"Huh, Lisa, Lisa, benar-benar bego tu anak."Batin Miko yang kemudian kembali masuk ke dalam aula sekolah.


Namun saat masuk ke dalam terlihat Lisa yang berlari cepat ke arah Miko.


"Kak, di mana Dani?"Tanya Lisa kepada Miko sambil mengarahkan pandangan nya ke segala arah.


"Udah pulang."Ucap Miko singkat.


"Kan ini masih jam sekolah kak? Kak bantuin aku dong plis, aku mau minta maaf sama Dani kak, aku gak tau semuanya bakal jadi kayak gini."Ucap Lisa memegang tangan Miko.


"Itu urusan Lo, gue dah bilang jangan suka ngebully orang lain, tapi Lo gak pernah dengerin gue."Ucap Miko terlihat marah dengan adik nya.


"Tapi kak, semua temen-temen pada nyalahin aku, aku jadi merasa bersalah banget sama Dani, kak plis bantuin aku kak!"Ucap Lisa memohon.


"Lo tau gak di mana rumah nya Dani?"Tanya Miko lagi.


"Gak tau."Jawab Lisa singkat.


"Terus gimana caranya bisa minta maaf sama dia, yaudah lah gue males."Ucap Miko yang kemudian berjalan meningal kan Lisa.


Terlihat Miko yang sangat kecewa dengan perbuatan adik nya itu.


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2