Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
Episode #80


__ADS_3

Monica pun mengangguk kan kepala nya dan berdiri dari duduknya lalu berjalan masuk ke dalam salah satu kamar yang ada di mansion tersebut.


"Di mana Alex?"Tanya Ziva mendekati Zafian.


"Sudah pergi."Ucap Zafian terlihat sangat pusing dengan situasi ini.


"Apa tuan benar-benar menerima surat pengunduran diri nya?"Tanya Ziva lagi.


"Mengapa kau menanyakan itu?"Tanya Zafian berdiri dari duduknya dan berpindah duduk di sebelah Ziva.


"Tuan, maaf jika aku ikut campur, tapi di sini,Alex sama sekali tidak bersalah, semua orang berhak menentukan siapa yang di cintai nya, sebelum mereka menikah dan mengalami hal buruk dalam rumah tangga karena sebuah cinta yang di paksa."Tutur Ziva mendudukkan kepalanya.


Zafian menatap Ziva dalam dan memegang dagu nya.


"Apakah aku juga tidak bisa memaksa kan seseorang yang aku cintai untuk membalas cinta ku juga?"Tanya Zafian dengan tatapan sendu.


"ma, maksud tuan?"Tanya Ziva kebingungan.


"Berhenti lah pura-pura tidak peka dengan perasaan ku."Ucap Zafian lagi.


"Aku, emm, aku."Gugup Ziva.


Namun bukan nya pergi Zafian menarik Ziva ke dalam pelukan nya dan mencium sekilas bibir nya.


"Astaga! Jantung ku."Batin Ziva merasakan degup jantung nya yang semakin kencang.


"Oh ayo lah, jaga detak jantung mu itu."kekeh Zafian sambil melepaskan pelukan nya.


"Tuan, kau ini semakin lama semakin tidak sopan ya."Ucap Ziva sambil memanyunkan bibirnya.

__ADS_1


"Apanya yang tidak sopan? Aku ini sopan-sopan saja."Tutur Zafian dengan wajah jahil nya." Ziva, terima kasih banyak, kau sudah menasehati Moncia,aku sayang padanya, jadi,aku juga tidak tau bagaimana cara membuat dia bahagia, aku hanya bisa menuruti apa yang dia mau, sampai aku lupa jika cinta benar-benar tidak bisa di paksakan."Ucap Zafian lagi.


"Tenang saja, masalah Monica, jangan terlalu di pikir kan, aku sudah menasehati nya, dia juga bukan perempuan nakal yang sulit di nasehati,dia wanita baik, hanya saja pikiran nya saat ini sedang di selimuti oleh rasa cinta yang berlebihan."Jelas Ziva.


"Baik lah, aku pikir untuk beberapa hari kita tinggal di apartemen ini saja dulu."Ucap Zafian kepada Ziva.


Ziva mengganguk kan kepala nya sambil tersenyum.


Beberapa hari pun berlalu.


Setelah kejadian hari itu Alex tak lagi terlihat di kantor cabang,bukan hanya di kantor cabang bahkan di manapun,Alex seperti nya sudah benar-benar mengundurkan diri dari pekerjaan nya.


Hari ini, Monica kembali ke kantor seperti biasanya, meskipun dengan semangat yang tidak seperti dulu lagi, Monica tetap melaksanakan tugas nya sebagai pemimpin perusahaan cabang dengan baik.


Tok...tok...tok.


Suara ketukan di luar pintu ruang Monica.


Seorang masuk dengan membawa amplop putih di tangan nya.


"Ma,maaf, buk Monica, aku datang untuk memberikan ini."Ucap Rita sambil mendudukkan kepalanya.


Monica mengambil amplop tersebut dengan wajah datar nya.


"Kau mengundurkan diri?"Tanya Monica dingin.


Rita mengangguk kan kepala nya.


"Baik."Jawab Rita singkat.

__ADS_1


"Kalau begitu aku permisi."jelas Rita hendak melangkah pergi dari ruangan tersebut.


"Tunggu."Ucap Monica yang tiba-tiba berdiri dari kursi nya.


Rita pun berhenti melangkah dan berbalik.


"Ada apa?Tanya Rita lagi.


Monica tidak menjawab, dia mengulurkan tangannya kepada Rita.


"Maksud ibuk?"Tanya Rita kebingungan.


"Aku minta maaf, atas apa yang telah aku lakukan kepada mu beberapa hari yang lalu,aku tau aku terlalu egois dan di buatkan oleh cinta, aku rasa menghalangi kebahagiaan orang lain itu benar-benar tidak baik."Ucap Monica menampilkan senyum tipis nya.


Sementara Rita masih tertegun dengan ucapan Monica barusan, dia tidak menyangka jika Moncia akan berbuah menjadi baik dan minta maaf kepada nya.


"Buk, seharusnya aku yang minta maaf, aku melakukan ini untuk menepati janji ku pada mu, aku pergi dari perusahaan ini dan tidak menganggu kebahagiaan kalian lagi."jelas Rita.


"Kebahagiaan apa yang kau katakan? Alex sudah mengundurkan diri,dan ini salah ku, aku benar-benar egois, Rita, dia sangat mencintaimu, aku mohon temui dia dan aku juga ingin kalian bahagia, sebagai tanda penebusan dari semua kesalahan yang telah aku lakukan."Ucap Moncia memegang tangan Rita.


Lagi-lagi Rita di buat melongo oleh Monica saat ini.


"Ini, ini benar?"Tanya Rita tidak yakin.


"Ini benar, aku akan membantu kalian sampai kalian berdua berpacaran, aku akan menembus semua kesalahanku."Ucap Monica terlihat yakin.


"Tapi buk, ini tidak benar."Ucap Rita merasa kasihan kepada Monica.


"Pangil aku Monica, jangan banyak alasan lagi, pasangan yang sama-sama saling mencintai tidak boleh di pisahkan."Ucap Monica yang kemudian memeluk Rita.

__ADS_1


Sementara itu, Rita menitikkan air matanya, dia tidak menyangka Monica akan baik kepada nya dan malah ingin menebus kesalahannya dengan membantu Rita dan Alex untuk kembali bersama.


Bersambung ....


__ADS_2