Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
Episode #93


__ADS_3

Sementara itu, Zafian memeluk erat Ziva, dia merasa lega, karena sudah menyelesaikan masalah ini bersama-sama.


"Sayang, maaf kan aku, aku sudah membuat mu dalam masalah, kau seharusnya tidak terlibat masalah ini dengan ku."Ucap Zafian sambil memeluk Ziva.


"Jika aku tidak ikut campur dalam masalah ini, mungkin masalah ini akan semakin memanjang."Ungkap Ziva membalas pelukan Zafian.


Zafian hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Ziva, dia tidak menyangka akan mendapatkan wanita sebaik dan setulus Ziva.


Satu bulan kemudian.


Setelah melewati Berbagai macam masalah dan juga rintangan dalam hubungan itu, Ziva dan Zafian pun akhirnya memutuskan untuk menikah.


Hari ini, adalah hari di mana resepsi pernikahan besar-besaran akan di adakan di sebuah gedung besar yabg sudah di sewa oleh Zafian.


Ini adalah pernikahan termegah yang pernah ada di kota tersebut, tamu nya saja sangat banyak.


"Kak,apa kau sudah siap?"Tanya Dani membuka pintu kamar rias kakak nya.


Seketika Dani melongo menatap seorang wanita cantik, dengan gaun pengantin berwarna putih, membaluti tubuh indah nya.


"Apa mereka sudah menunggu ku?"Tanya Ziva berbalik dan menatap adik nya.


Di samping nya terlihat beberapa orang yang sedang menghiasi dirinya.


"Dani, hey!"Ucap Ziva kesal karena sang adik sudah melongo.

__ADS_1


"Kak, kau cantik sekali, pantas saja kak Zafian mengadakan pesta pernikahan semewah ini, kau benar-benar cantik."Puji Dani kepada sang kakak.


"Kau ini bisa saja."Ucap Ziva sedikit cangung mendoakan pujian dari sang Adik.


Gaun indah itu benar-benar pas di tubuh Ziva, dia benar-benar merasa kan kebahagiaan yang luar biasa, jika dulu dirinya menikah dengan Adam mengunakan gaun usang, sekarang dirinya menikah dengan Zafian di jadikan sebagai seorang ratu.


Namun tiba-tiba wajah Ziva menjadi sedih, hal ini membuat Dani kebingungan.


"Kak, mengapa kau bersedih?"Tanya Dani menghampiri kakak nya.


"Hmm, tidak ada, sampai sekarang, Monica tidak ada kabar, aku masih merasa bersalah atas dirinya, aku berharap dia datang ke pernikahan ku."Ucap Ziva sambil menunduk.


"Moncia? Adik nya kak Zafian?"Tanya Dani lagi.


"Ya, dia pergi karena cinta nya yang kandas, itupun karena nasehat ku yang membuat nya menyerah atas perasaan nya, tapi aku benar-benar bingung, karena Alex mencintai Rita, begitu juga dengan Rita."Ucap Ziva merasa sedih, hari pernikahan nya, Monica masih belum kembali ke kota tersebut.


Sontak Ziva dan Dani menoleh, melihat pemilik suara yang ada di belakang mereka barusan.


"Moncia!"Ucap Ziva membelalak.


Terlihat juga Rita yang berdiri di samping Monica, mereka mengunakan gaun yang sama, seperti nya mereka akan menjadi pengiring pengantin siang ini.


"Kami datang!"Ucap Rita dan moncia berjalan cepat menghampiri Ziva dan memeluk Ziva.


"Kalian benar-benar memberikan kejutan besar untuk ku ya, dasar kau moncia kapan kau kembali? Dan kau Rita pasti ini rencana mu kan."Ucap Ziva sambil memeluk kedua orang berharga dalam hidup nya.

__ADS_1


"Aku baru pulang semalam, dan Rita menjemput ku, dia membicarakan tentang rencana kejutan untuk kak Ziva."Ucap Monica.


"Hey, sudah lah, jangan berpelukan terus menerus, kakak ku sudah cantik Begitu, Abang ipar sudah menunggu dengan tidak sabar di atas altar."Tutur Dani yang merasa di kacangi.


"Berisik sekali anak ini, di luar sana ada perempuan cantik yang mencari mu namun dia bersama om-om ganteng, apa itu pacar nya atau bapak nya? Cepat kau temui dia."Crocos Rita yang tidak pernah akur dengan Dani.


"Apa? Gawat!"Ucap Dani berjalan keluar dari kamar rias tersebut.


Sementara itu di aula pesta.


"Paman, ayo lah, jangan sedih terus menerus seperti ini, seperti tidak bada perempuan lain saja."Ucap Lisa sambil menarik tangan Paman nya.


Ya, hari ini, karena Miko sedang sibuk, Lisa memaksa Evan untuk menemani nya ke pesta pernikahan Ziva, dia tau Paman nya sangat menyukai Ziva, tapi Lisa juga harus membuat paman nya move on dari perasaan ini.


"Lisa, Paman mau pulang saja, kau ini benar-benar tega ya, membuat aku melihat orang yang aku sayang menikah dengan laki-laki lain."Ucap sang paman merasa sedih.


"Ada-ada saja paman ini, sudah, nanti Paman juga akan bertemu dengan belahan jiwa Paman pada masa nya."Ucap Lisa terus menyeret Paman nya ke sana sini.


"Sayang! Ku datang."pangil Dani menghampiri Lisa dan paman Evan.


"Sayang-sayang, anak jaman sekarang ya, pacaran sayang-sayang an."Crocos Evan merasa iri.


"Paman, aku bersama Dani dulu ya, karena ibu nya Dani meminta kami untuk bertugas sebagai penyambut tamu, dan paman silahkan bersenang-senang sendiri."Ucap Lisa yang kemudian menarik tangan Dani menuju gerbang penyambutan tamu dan meningal kan Paman nya sendiri.


"Astaga lisaaa!"Gerutu paman Evan benar-benar di kerjai oleh keponakan nya.

__ADS_1


Evan pun akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan saja, di sekitar aula resepsi, sambil menikmati segelas minuman.


Bersambung ....


__ADS_2