Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
Episode #67


__ADS_3

Sementara itu dari sisi jendela samping taman, Zafian sedang mengamati bagaimana cara Ziva membujuk Nikel yang sedang bersedih karena tidak memiliki mommy untuk hadir di acara kelulusan TK nya nanti.


"Kasian Nikel, tapi sepertinya Ziva tidak menginginkan apa yang baru saja di pinta oleh Nikel, apa dia tidak menyukai aku?"Batin Zafian sedih.


Sementara itu tidak hanya Zafian yang mengamati Ziva dan Nikel, Nunik yang memiliki hati jahat juga melihat itu.


"Apa yang harus aku lakukan? Semakin hari Nikel itu semakin dekat dengan Ziva, ini artinya aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk mendekati tuan Zafian? Aku harus mencari cara. Aku harus membuat tuan Zafian membenci nya dan memecat nya secepat mungkin dari sini."Batin Nunik memikirkan rencana jahat apa yang harus dia lakukan kepada Ziva.


Nunik pun kembali berjalan ke arah dapur dan mulai memikirkan rencana apa yang harus dia buat.


"Hmm, seperti nya aku tau, tuan Zafian sangat menyayangi tuan muda Nikel, dan aku hanya perlu membuat tuan muda Nikel terluka, setelah itu aku akan datang dan memanasi tuan Zafian dengan mengatakan Ziva tidak becus dalam menjaga tuan muda Nikel, maka dia akan marah dan langsung memecatnya."Ucap Nunik dengan hati busuk nya itu.


Sore itu, terlihat Nunik masuk ke dalam kamar mandi Nikel.


Dia masuk ke dalam kamar mandi dan menumpahkan cairan sabun mandi Nikel ke lantai samping bathub.


"Saat tuan muda Nikel masuk,dia akan terjatuh dan kepala nya mungkin akan sedikit terkena di bathub, setelah itu dia akan terluka dari sini lah tuan Zafian akan membenci Ziva."Batin Nunik dengan rencana bodoh nya itu.


Setelah melakukan hal jahat itu, Nunik pun keluar dari dalam kamar Nikel dengan terburu-buru.


"Nunik? Apa yang barusan dia lakukan di kamar tuan muda Nikel?"Batin kepala pelayan.


Namun saat itu kepala pelayan masih belum berfikir negatif dan terus melanjutkan pekerjaan nya.


Sore pukul 04:10

__ADS_1


"Aunty,aku gerah."Ucap Nikel yang saat ini baru masuk ke dalam villa bersama Ziva.


"Sudah saatnya mandi, ayo ke kamar dan mandi, setelah itu istirahat."Ucap Ziva yang kemudian membawa Nikel ke kamar.


....


"Nikel, kau tunggu di kamar mandi ya, aunty akan mengambil handuk dan menyiapkan baju ganti untuk mu dulu."Ucap Ziva kepada Nikel.


"Baik aunty."Jawab Nikel yang kebetulan saat itu sangat gerah setelah bermain beberapa jam, dia pun berlari kecil untuk cepat masuk ke dalam kamar mandi, sementara Ziva masih berada di dalam kamar untuk menyiapkan baju ganti dan handuk.


"Aaaaa!"Jerit Nikel dari dalam kamar mandi.


Suara nyaring itu terdengar sampai ke ruang tengah, tempat di mana Zafian sedang duduk dan mengerjakan sesuatu di laptop nya.


"Nikel!"Ucap Zafian kaget dan menyadari sesuatu telah terjadi kepada anak nya.


Terlihat Nikel yang sudah jatuh pingsan di samping bathub dan sedikit darah yang keluar dari kepala nya yang luka akibat terhantuk bathub.


"Nikel! Astaga! Nikel apa yang terjadi?"Jerit Ziva sambil meletakkan Nikel di pangkuan nya.


"Ziva! Apa ya g terjadi dengan Nikel?"Tanya Zafian yang melihat Nikel tak sadarkan diri dengan kepala yang berdarah.


"Hikss, tuan, cepat bawa tuan muda Nikel ke rumah sakit, seperti nya dia terpeleset dan terkena bathub."Ucap Ziva dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya.


Sontak saja Zafian dengan cepat mengandong Nikel keluar dari kamar mandi itu dan membawa nya masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Astaga tuan muda."Ucap kepala pelayan kaget melihat kondisi Nikel.


Zafian dan Ziva pun masuk ke dalam mobil dan kemudian melaju menuju rumah sakit terdekat.


"Tuan lebih cepat sedikit!"Ucap Ziva kelas Zafian.


"Tenang lah,dia akan baik-baik saja."Ucap Zafian yang sebenarnya juga sangat panik melihat anak satu-satunya dalam kondisi seperti itu.


Tidak butuh waktu lama, mereka pun tiba di rumah sakit terdekat.


Zafian kembali mengendong Nikel masuk ke dalam rumah sakit tersebut.


Dokter dan suster yang melihat itu pun buru-buru membantu mereka membawa Nikel


Ke dalam ruang ICU untuk segera di tangani.


"Dokter tolong selamatkan anak saya!"Ucap Ziva dengan air mata berlinang.


"Tenang nona, kami akan melakukan yang terbaik."Ucap sang dokter yang kemudian menutup pintu ruangan tersebut.


Sementara Zafian menarik Ziva sambil menatap nya dengan tatapan marah.


"Apa yang terjadi dengan Nikel? Mengapa dia sampai jatuh?"Marah Zafian.


"Aku, aku benar-benar tidak tau, dia masuk ke kamar mandi dan aku menyiapkan handuk serta baju ganti untuk nya, tapi aku bingung biasanya lantai kamar mandi ruan muda tidak selicin tadi."Ucap Ziva benar-benar tidak habis fikir.

__ADS_1


Zafian pun terdiam, ia merasa ada yang aneh dengan kejadian ini, sebelum nya Nikel tidak pernah jatuh di kamar mandi karena lantai kamar mandi nya memang tidak licin sama sekali.


Bersambung ....


__ADS_2