Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
Episode #91


__ADS_3

"Naira, mengapa kau bengong?"Tanya Zafian kepada Naira.


"Ah, em tidak, tidak ada apa-apa."Ucap Naira.


"Baik lah, kau boleh pergi, nanti di lihat Ziva tidak enak, aku tidak ingin dia salah paham."Ucap Zafian kembali duduk.


"Ba, baik mas."Ucap Naira yang hendak melangkah pergi.


Namun dia berpura-pura tersandung dan jatuh ke tubuh Zafian.


"Ahhh!"Leguh nya.


Tepat di saat itu, Ziva menuruni tangga menuju ruang tengah.


Alangkah kagetnya Ziva, melihat Zafian dan Naira sedang bermesraan di sofa ruang tamu.


Zafian yang melihat kehadiran Ziva, sontak mendorong Naira dari tubuh nya dan berdiri kemudian berjalan menghampiri Ziva.


Tubuh Ziva gemetar, air mata mulai mengalir, tangan nya mengengam erat menahan emosi dan rasa sakit hatinya.


"Sayang kau salah paham, dengar kan penjelasan ku."Ucap Zafian memegang tangan Ziva.


Plak... Sebuah tamparan keras dari Ziva berhasil mengenai pipi Zafian.

__ADS_1


Suasana malam itu sudah sepi, yang menyaksikan kejadian itu hanya kepala pelayan.


"Kak Ziva, kau salah paham,kau tidak seharusnya menampar mas Zafian!"Ucap Naira marah kepada Ziva.


"Dian kau! Aku tidak butuh penjelasan apapun, aku rasa kalian berdua ini sudah cocok, mas, seperti nya kau sudah tidak membutuhkan kehadiran ku lagi, kau sudah tidak butuh aku kan? Akhir-akhir ini kau lebih dekat dengan perempuan itu di bandingkan dengan ku, jadi seperti nya aku mundur saja, bair kan aku yabg mengalah, karena aku sudah mencoba untuk mengerti situasi tapi ternyata aku yang bodoh."Ucap Ziva sambil menyeka air matanya dan kemudian berlari kembali ke dalam kamar.


Sementara Zafian mematung setelah mendapat kan sebuah tamparan dari Ziva barusan.


Tidak butuh waktu lama, Ziva kembali keluar dari kamar nya dengan membawa koper di tangan nya.


"Ziva, kau mau ke mana? Ziva tolong dengan kan dulu penjelasan ku, Ziva aku mohon."Ucap Zafian memegang tangan Ziva.


Ziva menepis nya dan berjalan cepat menuju pintu keluar villa.


Sementara itu Naira sedikit pun tidak menjelaskan apa-apa, dia hanya tersenyum melihat pemandangan indah barusan.


Sebenarnya Nunik hanya menyuruh Naira untuk minta uang kepada Zafian sebagai kedok utang, tapi sepertinya Naira ini lebih rakus daripada Nunik, dia keluar dari rencana awal mereka dan memiliki rencana serakah nya sendiri.


Sementara itu di luar vila.


"Cepat masuk dalam mobil."kode Zafian kepada Ziva.


Ziva mengedipkan mata nya,lalu kemudian masuk ke dalam mobil pak Lan yang sudah menunggu di depan gerbang barusan.

__ADS_1


Setelah Ziva,masuk Zafian pun ikut ke dalam mobil itu.


Dan pak Lan pun keluar dari dalam mobil.


"Pak Lan, tunggu di gerbang vila, sampai Alex dan polisi datang."Ucap Zafian kepada pak Lan.


"Siap tuan."Jawab pak Lan.


"Aku sudah meminta kepala pelayan dan pelayan lain nya mengawasi Naira jangan sampai dia keluar dari gerbang vila, sementara aku akan melihat Nunik di kantor polisi bersama Ziva."Ucap Zafian menjelaskan kepada pak Lan.


"Siap laksanakan perintah tuan."Jawab pak Lan lagi.


....


Ciaaa, reader ku pasti kebingungan kan, atas apa yang telah terjadi?


Bair aku jelaskan sebentar ya.


Sebenarnya Zafian sudah tau jika Naira itu bukan lah kembaran nya Alina, seorang Zafian mana mungkin dengan mudah nya di tipu oleh orang-orang rendah seperti mereka, memang wajah Naira sangat mirip dengan Alina, tapi setau Zafian Alina tidak memiliki kembaran sama sekali, dan karena itu lah, Zafian meminta Alex untuk menyelidiki hal ini secara detail.


Dan Alex pun menemukan bukti-bukti berupa foto Alina dengan keluarga nya yang notabene nya sebagai pedagang bakso biasa, orang tuanya pun masih lengkap, dari orang tua nya Alina ini lah, Alex mendoakan informasi tentang Nunik yang sudah menjadi buronan polisi ini, karena dia sudah mencelakakan Nikel.


Zafian pun meminta Ziva untuk bekerja sama dengan nya agar bisa menipu Naira, sementara Nunik sudah berhasil di ringkus polisi dan juga Alex saat setelah mendapat kan informasi kediaman Nunik dari kedua orang tua Alina.

__ADS_1


Begitu pintar nya Alex menangkap informasi dan menyelesaikan masalah, pantas saja Zafian sangat sayang kepada nya, dan wajar bila Rita terpikat oleh laki-laki semacam Alex.


Bersambung ....


__ADS_2