Nona Pengasuh

Nona Pengasuh
episode #82


__ADS_3

"sebenarnya siapa yang ngelakuin ini ke Lo, cerita sama gue."Ucap Dani.


"Ria dan teman-teman nya, mereka yang udah bikin gue jadi kayak gini, karena gue dengerin semua omongan mereka yang ngejebak Lo biar gue benci sama Lo."Ucap Lisa menjelaskan.


"Ini udah gak bisa di biarin, ria sudah benar-benar keterlaluan, gue bakal balas apa yang mereka lakuin ke Lo."Ucap Dani.


"Biar kan besok saya yang melaporkan perbuatan mereka kepada kepala sekolah."Ucap pak security.


"Terima kasih banyak atas bantuan nya pak."Ujar Dani lagi.


Security itu pun mengangguk kan kepala nya dan kemudian berlalu pergi.


Sementara itu Lisa masih memeluk erat Dani.


Setelah menenangkan Lisa, Dani pun mengajak nya pulang, lebih tepatnya Dani menawarkan diri untuk mengantarkan Lisa pulang ke rumah nya.


Lisa pun menyetujui itu,dia juga sangat merindukan Dani dan masih ingin dekat dengan Dani, karena beberapa hari ini hubungan nya dan Dani sudah retak karena kesalah pahaman yang di buat oleh Ria.


Sementara itu di sisi lain


"Kak, semuanya sudah siap, tingal menunggu Alex dan Rita yang datang lalu memberikan mereka surprise, mereka pasti sangat bahagia."Ucap Monica.


Saat ini, Monica, Zafian dan juga Ziva sudah berada di sebuah restoran, mereka memboking restoran tersebut untuk membuat Rita dan Alex bertemu di sana, kali ini Monica benar-benar menebus kesalahannya, dia sudah rela untuk melepaskan Alex kepada Rita, karena dia sudah memikirkan apa yang di katakan oleh Ziva, cinta seseorang itu sama sekali tidak bisa di paksakan.


"Monica, aku tidak menyangka sekarang kau sudah menjadi wanita dewasa seperti ini."Ucap Zafian bangga kepada sang Adik.


Jujur saja, Zafian juga merasa malu kepada Alex, karena dia sudah egois untuk memaksakan perasaan Alex ke adik nya, dan merasa melakukan ini untuk meminta maaf, Alex juga sudah banyak berjasa membantu nya, dia merasa tidak pantas memperlakukan Alex seperti ini.


"Semua ini karena kak Ziva, dia benar-benar wanita hebat yang sudah mengajarkan aku Bagaimana caranya jadi wanita bijaksana dan tidak mementingkan diri sendiri."Tutur Moncia sambil tersenyum.


"Yaudah, setelah ini,aku harap kau bisa membantu ku."Bisik Zafian.

__ADS_1


Sementara itu,Ziva sibuk dengan para pelayan restoran yang sedang membuat dekorasi romantis.


"Siap."Jawab Moncia mengacungkan jempol nya.


Mereka pun mulai membantu Ziva untuk dekorasi, sambil menunggu malam tiba.


Beberapa jam kemudian.


Kini jam sudah menujukkan pukul 19:20 malam.


"Rita, kau sudah datang?"Ucap Monica melihat Rita yang masuk ke dalam restoran tersebut dengan menatap kagum resto mewah dengan dekorasi yang cukup mewah.


"Rita kau ikut aku sekarang ya."Ucap Moncia lagi.


Rita yang bingung pun hanya mengangguk kan kepala nya.


Monica pun membawa Rita ke kamar belakang restoran tersebut.


"Diam lah, sebentar lagi kau akan bertemu Alex."Ucap Monica sambil tersenyum.


"Tapi, aku, aku sudah menjauhi nya,dia pasti marah padaku."Ucap Rita menunduk malu.


"Tenang saja, semuanya sudah di atur."Jelas Moncia.


Sementara itu.


Alex mendapatkan sebuah pesan dari Zafian,yang meminta nya untuk datang ke restoran dekat apertemen Alex untuk bicara sesuatu.


Meskipun masih marah dengan Zafian, Alex tetep bersiap-siap dan pergi ke restoran tersebut untuk menemui Zafian.


Tidak butuh waktu lama, Alex tiba di restoran tersebut, namun dia merasa sedikit bingung, dekorasi restoran agak mencolok mana mungkin Zafian akan berbuat romantis begini dengan nya.

__ADS_1


"Silahkan duduk tuan."Ucap pelayan resto kepada Alex.


"Tunggu,ini mengapa? Ada apa?"Tanya Alex bingung karena hanya ada dia tamu restoran itu.


"Sebentar tuan."Ucap pelayan itu meningal kan Alex.


"Ayo, pergi lah, dia sudah menunggu mu."Ucap Moncia kepada Rita.


"Moncia, mengapa kau sebaik ini?"Tanya Rita terharu.


"Karena aku baik ayo cepat jangan sampai aku berubah pikiran."Tutur Moncia sambil tersenyum.


Rita pun berjalan dengan membawa buku menu di tangan nya, dia terlihat sangat cantik malam itu mengunakan ders selutut menambah kenagunan nya.


"Permisi pak, mau pesan apa?"Tanya nya kepada Alex.


"Aku tidak mau pe ... "Ucap Alex terhenti ketika melihat siapa pelayan yang ada di hadapannya.


Dia pun berdiri dari duduknya dan menatap Rita dengan tatapan kaget.


"Ri, Rita."Ujar nya dengan mata yang hampir tidak bisa berkedip.


"Iya, ini, aku, pak Alex."ucap Rita gugup.


"Astaga, masih pangil pak lagi."ucap Moncia yang mengintip.


"Sabar."Ucap Ziva dan Zafian secara bersamaan.


Mereka pun terus mengintip Rita dan juga Alex yang sedang saling tatap.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2