
Hari ini tepat hari dmna hari pernikahan mayyu dan heliand, sebuah aula besar lengkap dengan dekorasi yg mewah sudah siap, para tamu mulai berdatangan meramaikan acara tersebut, dari mulai para pejabat dan pemimpin perusahaan terkenal hingga petinggi negara hadir dalam acara tersebut. mayyu mempersiapkan dirinya di temanin oleh make up terkenal dunia untuk menyempurnakan penampilannya, mayyu mengenakan gaun putih yg memperlihatkan bagian bahu dan punggungnya yg mulus nyaris tanpa cacat.
"Nona kau terlihat sangat cantik" Ujar perias tersebut menyentuh bahu mayyu dan memandangnya di cermin, mayyu hanya tersenyum manis, wajahnya memerah mendengar pujian tersebut.
Sementara itu heliand mengenakan jas formal di tambah dengan dasi yg senada dengan rambut hitam kecoklatan menamabah kesempurnaan pemuda yg akan melepas status lajangnya sebentar lagi.
Sebelum upacara pernikahan mayyu terduduk di sudut taman tempat menggelar resepsi, ia terus saja memikirkan perasaannya pada heliand
"Tidak dia tidak mencintaiku..
"Apa ini keputusan yg benar?? tinggal beberapa jam lagi statusku akan menjadi nyonya dari keluarga wang
"Entah aku harus bahagia atau bersedih" Gumam mayyu dengan mata yg menggenang
tiba tiba seorang datang menghampiri mayyu
"Apa kau calon istrinya heliand?...
__ADS_1
mayyu mencoba menahan air matanya yg hampir jatuh, ia menoleh ke sumber suara terlihat pemuda tampan sedang terduduk di sampingnya sambil mengunyah permen karet sebagai kebiasaannya
"Aku Erico, sepupu heliand" Ucap Erico menjulurkan tangannya
mayyu tersenyum, ia meraih tangan erico yg saat itu ingin menjabatnya
"Mayyu.. Mayyumi Agastta..
"Tidak heran heliand menikahimu, kau terlihat cantik" ujar erico memuji mayyu
"Apalah arti kecantikan jika pernikahan terjadi tanpa adanya cinta" Celetuk mayyu secara spontan
Erico terdiam sejenak menatap wajah sendu mayyu
belum keluar jawaban dari mulut mayyu namun gadis itu sudah berjalan pergi meninggalkan erico untuk segera melakukan ritual upacara pernikahan.
Upacara pernikahanpun dilangsungkan, mereka saling bertatap mata di hadapan sang pendeta, biasanya setelah mengucapkan janji suci sepasang pengantin akan menyatukan bibirnya untuk melengkapi sumpah mereka di hadapan para keluarga yg menyaksikannya. berbeda dengan mereka pasangan tersebut hanya diam tanpa kata, bahkan mereka hanya memandang dingin satu sama lain
"Pernikahan macam apa ini" Gumam mayyu dalam batinnya dengan kesal
"Apa dia berpikir aku akan menciumnya?" Gumam heliand dalam batinnya yg saat itu mereka sedang bertatapan
__ADS_1
"Baiklahh, setelah ini akan menjadi mimpi burukmu mayyu lihat sajaa, setelsh ini aku akan membuatmu tidak tahan hidup bersamaku dan kedua orang tuamu menyuruh mama dan papa untuk mengurus peeceraian" Gumam heliand dalam batinnya
Nicko dan Lia chan merasa heran atas sikap anak dan menantunya yg hanya saling bertatap dingin, entah apa yg di pikirkan keduanya namun saat ini Nicko sedang menunggu jagoannya tersebut beraksi di depan matanya
"Apa ini sudah selesai?" Ucap heliand pada pendeta yg membuat semu orang terkejut
"Apa kau tidak ingin mencium istrimu??"celetuk pendeta
Heliand menghela Nafas, ia melirik ke sekitar yg dmna saat itu semua orang sedang memperhatikannya
"Sial" Gumam heliand dalam batinnya
Mayyu hanya terdiam tidak mengeluarkan satu patah katapun
"Mmmmm... mata mayyu membulat ketika heliand tiba tiba saja menciumnya di hadapan semua orang yg sedang memperhatikannya, sontak tindakannya tersebut langsung membuat semua orang bersorak menangis haru bahagia bertepuk tangan, siulan pun terdengar nyaring di aula tersebut. heliand langsung melepaskan ciuamannya yg tidak lama
"Sudah??" Ujarnya pada pendeta
belum sempat pendeta tersebut menjawabnya heliand langsung menarik tangan mayyu meninggalkan pendeta, entah apa yg ada di dalam pikiran heliand namun saat ini mayyu terlihat tidak bahagia dengan sikap yg heliand berikan padanya harapannya adalah mendapatkan cinta dan perlakuan baik dari pemuda yg ingin menikahinya namun yg ia dapatkan hanya pernikahan dengan keterpaksaan
"Impianku.. seorang pemuda yg sangat mencintaiku dengan berani melamarku di hadapan semua orang, dengan percaya diri meminangku dengan cinta dan kasih sayang, tapi yg kudapat? Hari pernikahan adalah hari yg di mimpikan para gadis, mendapatkan cinta yg sempurna dari pasangannya namun heliand? dia sepertinya tidak mencintaiku, pernikahan ini semua karna keterpaksaan" Gumam mayyu meneteskan air matanya menatap wajah heliand yg saat itu berjalan di sampingnya dengan pandangan lurus tanpa exspresi
__ADS_1
Next guyss. like komen vote sebanyak banyaknyaaa ayo donggg❤️💋💋