Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 40


__ADS_3

"Katakan apa anak itu masih saja bertahan dengan kebiasaan buruknya?"Ujar Lia chan pada mayyu


pertanyaan itu seakan membuat mayyu bingung, gadis itu berpikir keras jika ia jujur maka heliand akan tamat oleh kedua oramg tuanya, di sisi lain ia tidak ingin berbohong pada Lia chan dan Nicko yg telah berbaik hati padanya


"Itu sebenarnya Heliand."


Belum sempat mayyu menyelesaikan ucapannya namun dari lantai atas heliand berteriak mencoba menghentikan mayyu _"Maaaaaaaa paaahhhhh kapan kalian datang?"Teriak Heliand, Semua orang di bawah mengalihkan matanya ke lantai atas, heliand sesegera mungkin turun dan menghampiri Lia chan dan Nicko


"Apa kalian sudah lama datang? sayang kenapa kau tidak memberitahu aku jika mereka akan datang" Ujar heliand yg selalu saja bersikap manis di hadapan kedua orang tuanya, mayyu sudah tidak aneh dengan sikap heliand yg selalu tiba tiba saja menjadi suami idaman penyayang di hadapan kedua orang tuanya


"Heliand ada yg aku ingin bicarakan" Ujar Nicko menepuk bahu heliand, anak itu sedikit ketakutan tidak karuan, dalam otaknya ia berpikir keras jika Nicko dan Lia chan sudah mengetahui apa yg sudah ia lakukan pada mayyu, bahkan kebiasaan buruknya dari mulai pulang larut mabuk mabukan dan menghabiskan waktu dengan wanita lain


"Celaka apa dia sudah mengetahui semuanya?" Gumam heliand dalam batinnya, pemuda itu melirik ke arah mayyu yg terlihat santai menanggapi ucapan Nicko _"Jangan jangan wanita ini sudah memberi tahu segalanya pada papa dan mama" batin heliand


"Sebaiknya kita duduk terlebih dahulu, aku akan membuatkan teh hangat untuk kalian" Ujar mayyu pada Lia chan dan Nicko, menantu kesayangan Lia chan itu langsung pergi ke dapur untuk membuatkan beberapa cangkir teh untuk Nicko dan Lia chan


"Sebenarnya apa yg akan papa katakan pada Heliand, kelihatannya sangat penting" Gumam mayyu sambil mengaduk ngaduk cangkir kopi dan teh itu menuangkan beberapa sendok guala kedalamnya, tidak lupa mayyu menyajikan dua gelas itu dengan beberapa jenis kue kering yg ia buat sekedar untuk menghilangkan rasa bosannya, kemampuan mayyu dalam hal memasak memang sudah tidak di ragukan, itu sebabnya lia chan tergila gila pada menantunya tersebut, setelah selesai mayyu membawa dua gelas minuman hangat tersebut ke ruang tamu dan mempersilahkannya pada Lia chan dan Nicko


"Kau mengerti heliand?" Ucap Nicko pada Heliand, mayyu belum sempat mengetahui isi pembicaraan ayah dan anak tersebut namun sepertinya pembicaraan itu sudah selesai, heliand melirik ke arah mayyu yg datang membawa kopi dan tehnya, raut wajahnya sedikit berbeda

__ADS_1


"Diminum ma pa kopi dan tehnya" ujar mayyu pada Nicko dan Lia chan, istri heliand tersebut langsung terduduk di samping suaminya dengan senyum manisnya yg terus terpancar


"wahhh mayyu apa kau yg mambuatnya" Ujar Lia chan mencoba kue kering buatan mayyu


"I Iya mah" Jawab mayyu dengan senyuman manisnya


"Rasanya enak, dari mana kau mempelajarinya?..


"Ibuku yg mengajarinya" Ujar mayyu


Obrolan mereka terus berlanjut hingga waktu yg cukup lama, mereka saling bertukar cerita temtang kebiasaan buruk Nicko dan Heliand meskipun Lia chan mengatakan segalanya dengan jujur tidak seperti mayyu yg beberapa ucapannya di tambah sedikit bumbu kebohongan untuk menutupi kebiasaan buruk Heliand di hadapan kedua orang tuanya


"A Aku mengerti pa...


Mayyu yg mendengar hal tersebut tidak ambil pusing, ia berpikir jika itu hanya soal pekerjaan atau masalah lain, sukur sukur jika Nicko tau tingkah bejad anaknya, jadi mayyu tidka perlu bersusah payah untuk mengadu tentang kelakuan buruk heliand pada kedua orang tuanya tersebut, mayyu lebih sibuk dan fokus membungkus beberapa kue kering untuk Lia chan dan Nicko


"Sayang ini terlalu banyak" Ucap Lia chan pada mayyu yg membungkus begitu banyak kue untuknya


"Tidak masalah aku bisa membuatnya lagi" Celetuk mayyu

__ADS_1


"Mama dan papa pulang, terima kasih untuk kuenya, heliand kau ingat ucapan papa" Ucap Lia chan sebelum melangkahkan kakinya menuju mobil, anak laki lakinya tersebut hanya menganggukan kepalanya dingin hingga mereka sudah pergi melajukan mobilnya


"Huh kenapa kedua orang tuamu sangat berbeda denganmu" Celetuk mayyu sambil memperhatikan mobil yg melaju, Heliand tidak menjawab satu patah katapun, sikapnya terlihat berbeda dan gelisah setelah berbicara dengan Nicko, namun mayyu tidak peduli, ia melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dengan santainya


"Mayyu tunggu...


Mayyu memalingkan wajahnya ke arah heliand


"Aku.. aku..


"Apa???" Tegas mayyu mengerutkan dahinya


"Aku.. aku..


"Terserah" Ujar mayyu kembali melangkahkan kakinya karna merasa heliand hanya membuang buang waktunya saja


"Mayyu aku ingin memiliki anak darimu" Celetuk heliand yg berhasil menghentikan langkah mayyu, gadis itu terkejut mendengar ucapan heliand yg ingin memiliki anak darinya


Like woy like komen vote sebanyak banyaknya woy pegel nih woy🤣😁

__ADS_1


__ADS_2