Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 63


__ADS_3

Tidak ada respon dari mayyu membuat heliand semakin khawatir dengan keadaannya di dalam, hingga heliand langsung mendobrak pintu kamar tersebut dan benar saja, mayyu sudah memegang sebuah gunting di tangannya


"Mayyu kau? apa yg kau lakukan?"


Heliand terkejut mencoba mendekati mayyu


"Jangan mendekat, menjauh atau aku akan menusuk perutku dengan gunting ini"


"Mayyu aku mohon jangan lakukan itu, mayyu jangan bodoh mayyu"


Heliand ketakutan, dia mencoba mendekati mayyu namun takut jika wanita itu tiba tiba saja menusuk perutnya sendiri dengan gunting.


"Cukupp!!!, jangan mendekat"


Mayyu mengancam heliand dengan mengarahkan pisau tersebut ke arah perutnya.


"Aku mohon tolong jangan lakukan itu, jangan bodoh mayyu"


"Apa pedulimu, kau sama sekali tidak berhak mengaturku"


Mayyu berteriak lirih, larut dalam tangisannya


"Maafkan aku, aku mohon maafkan aku"


Heliand lagi lagi meneteskan air matanya memohon pada wanita itu, namun apa daya, mayyu benar sudah tidak bisa menahan sakit hatinya, di tambah dengan kematian bayinya, yg seolah semakin menambah rasa bencinya pada heliand


Mayyu memundurkan dirinya ia terus menatap heliand dengan air mata yg terus berjatuhan, gadis itu sudah bertekad jika ia akan mengakhiri hidupnya, untuk menyusul kematian bayinya.

__ADS_1


"Menjauhlah dariku"


"Aku mohon maafkan aku, tolong berikan aku kesempatan"


"Apa jika aku memaafkanmu kau bisa mengembalikan bayiku yg telah tiada? apa jika aku memberimu kesempatan bayiku akan hidup kembali? sudah cukup heliand, cukup kau terus mempermainkan aku"


Mayyu menjerit sejadi jadinya, ia larut dalam kesedihan karna kehilangan bayinya, setiap kali ia mengingat bayinya, batinnya sangat terpukul, lebih sakit kehilangan anaknya dari pada melihat heliand yg memang sudah biasa jika dirinya bermain dengan wanita lain


"Aku akan menyusul kematian anak kita, maaf jika aku sudah tidak bisa bersamamu lagi"


Mayyu tersenyum pada heliand dengan air mata yg terus saja mengalir, ia mencoba menusukan gunting tersebut ke arah perutnya.


"Mayyu jangan"


Spontan heliand langsung menubruk istrinya dan mencoba menghentikan aksi bunuh diri yg akan dilakukan oleh mayyu.


"Lepas!!!, biarkan aku mati, aku tidak ingin melihat wajahmu"


"Lepas biarkan aku mati"


Mayyu terus memukul bagu heliand yg saat itu telahn menin*dihnya


"Cukupp" Heliand meninggikan suaranya membentak mayyu dengan kasar hingga wanita itu terdiam dengan air mata yg masih berjatuhan


"Apa pedulimu padaku"


mayyu tak berdaya ia hanya bisa menangis di pelukan heliand

__ADS_1


"Karna aku benar benar peduli padamu, aku mencintaimu, aku benar benar mencintaimu, aku tulus dengan ucapanku" Teriak heliand menatap tajam mayyu dengan air mata yg menggenang


untuk yg kedua kalinya heliand mengatakan hal tersebut dalam keadaan mayyu tersadar, dan wanita itu sangat jelas mendengar apa yg dikatakan heliand


"Kau bohong, kau pasti berbohong"


Mayyu tertunduk, ia masih belum percaya dengan ucapan heliand, yg memang selalu saja mempermainkan perasaannyanya


Pria itu menyentuh wajah mayyu dengan kedua tangannya, ia menatap lirih mayyu dan merendahkan suaranya.


"Lihat aku, tatap aku, apa aku terlihat sedang membohongimu? mempermainkanmu? Aku tahu ini sudah terlambat, mayyu aku hanya tidak ingin kehilangan seseorang yg kucintai lagi dan lagi, sudah cukup aku kehilangan bayi kita, dan sekarang aku tidak ingin kehilanganmu"


Heliand mengeratkan pulukannya, mendekap tubuh mayyu, ia menangis tulus memohon pada istrinya yg memang belum sepenuhnya mempercayai dirinya


"Tolong berikan aku kesempatan aku mohon, hanya kaulah hartaku satu satunya, aku benar membutuhkanmu, aku tahu ini semua tidak adil untukmu, aku tahu ini sudah terlambat, tapi aku benar benar mencintaimu, aku tidak bohong, untuk kali ini tolong percaya padaku"


Heliand menangis sejadi jadi terus memeluk mayyu yg saat itu juga hanya bisa menangis mendengar pernyataan dari heliand, ia hanya kecewa, kenapa di saat semuanya sudah seperti ini heliand baru menyadarinya, ia baru mengatakan jika dirinya mencintai mayyu, setelah bayi pertamannya meninggal


"Aku membencimu heliand, aku membencimu"


Hanya itu yg bisa mayyu ucapkan meskipun ia tidak benar benar membenci heliand, mayyu hanya kecewa, kecewa karna heliand telat menyadari kesalahannya


"Tolong berikan aku satu kesempatan aku mohon, aku tidak akan menyia-nyiakanmu lagi aku berjanji"


Heliand menatap mata lirih mayyu, wanita itu tidak bisa berkata apapun, ia hanya bisa menangis karna rasa kecewa itu masih melekat kuat di dalam hatinya.


"Tolong maafkan aku, aku mohon"

__ADS_1


Mata heliand menatap mayyu dengan lirih dengan penuh penyesalan,ia teru memohon pengampunan pada istrinya yg terus mengabaikannya meskipun segalanya sudah ia lakukan demi mendapatkan maaf dari mayyu, bahkan hingga saat ini tubuh kotor penuh noda itu belum sempat ia bersihkan karna terus memperhatikan istrinya.


ADUH GUYS, AYO DONG VOTE SEBANYAK BANYAKNYA, BIAR MASUK KE 10 BESAR😭😭😭LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA YA BIAR MASUK 10 BESAR, TOP VOTE 3 TERBANYAK BAKALAN AUTHOR HUBUNGIN, KASIH TIP😍💋


__ADS_2