Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Selingkuh2


__ADS_3

"Bruakk" Suara ponsel yg terjatuh dari tangan mayyu yg terkejut melihat heliand sedang berpelukan dengan wanita lain di hadapannya


Mulutnya membisu, tentu hal ini bukan hal biasa, namun mayyu pikir heliand telah berubah semenjak kehamilannya, dan ternyata heliand benar benar masih melakukannya, bermain dengan wanita lain di belakang mayyu, tidak ada exspresi dari wajah wanita hamil tersebut, dia mematung tanpa mengedip sedikitpun menangkap basah suaminya yg sedang berduaan di kamar hotel bersama wanita lain.


"Mayyu kau?" Heliand mendorong luna agar segera menjauh darinya


Mayyu menghela nafas kekecewaan di hadapan heliand, wajahnya sama sekali tidak berexspresi, mayyu tetap terlihat santai seperti apa yg sudah ia janjikan kepada petugas hotel, ia tidak akan membuat kekacauan.


"Mayyu aku bisa jelaskan"


Tanpa memberikan heliand kesempatan bicara, wanita yg tengah hamil tua itu memalingkan tubuhnya keluar dari ruangan tersebut.


"Mayyu tunggu mayyu"


"Tuan biar aku yg mengejarnya, dia pasti sangat marah padamu" Ucap pegawai hotel tersebut, Heliand terlihat prustasi mengiyakan pegawai tersebut


Mayyu berjalan dengan cepat keluar dari hotel tersebut di ikuti oleh pegawai hotel, mungkim karna pegawai tersebut juga seorang wanita, ia tahu betul apa yg dirasakan mayyu sekarang. Meskipun di hadapan heliand ia terlihat santai namun ketika sudah menjauh dari pria itu, dia tidak biasa menahan rasa kecewa dan sakit hatinya, perasaannya samgat hancur hingga ia berjalan tergesa gesa sambil terus menjatuhkan air matanya.


"Nyonya tunggu" Pegawai itu terus meneriaki mayyu sambil mengikutinya


"Hah hah hah.. Tunggu, aku mengerti apa yg kau rasakan" Wanita itu menghentikan langkah mayyu dan spontan mayyu menangis memeluknya


"Kenapa dia sangat kejam? Aku sangat mencintainya dengan tulus, aku telah memberikan semua yg dia inginkan, dengan berharap dia bisa berubah lebih bisa menghargai aku" Mayyu menjerit tidak kuasa menahan sakit hatinya


Wanita itu mengelus ngelus punggung mayyu, ia membalas pelukan mayyu sambil menenangkannya


"Aku mengerti nyonya, aku tahu benar apa yg sedang kau rasakan"


"Ahhhh" Mayyu meringis merasakan sakit di perutnya

__ADS_1


"Ah perutku" mayyu berteriak sambil memegangi perutnya sendiri, ia merasakan sakit yg sangat luar biasa pada perut buncitnya.


Wanita itu benar benar di buat cemas oleh mayyu, bagai mana tidak seseorang di pelukannya telah hamil besar, parahnya lagi ia sama sekali tidak mengenal mayyu dan hanya memyimpan perasaan iba sebagai sesama perempuan


"Nyonya kau kenapa nyonya?" Ucapnya kebingungan


"Perutku"


Mayyu berteriak kesakitan hingga orang di sekitarnya berdatangan


"Nyonya bertahanlah" wanita itu melihat kesekeliling, terlihat semua orang sudah mengerumuninya dengan mayyu


"Apa yg kau lihat? cepat bantu aku panggil ambulan" Wanita itu berteriak namun tidak ada salah seorang pun yg menggubrisnya


"Dasar orang orang tidak berguna" Wanita itu terlihat kesal dengan semua orang yg hanya menontonnya, ia beranjak membantu mayyu berdiri untuk membawanya mencari taxy dan membawanya kerumah sakit


"Adaa apa?"


"Aku tidak tahu, wanita ini, suaminya berselingkuh aku hanya menolongnya" celetuk pegawai hotel tersebut


Pria jangkung itu melirik ke wajah mayyu yg sudah hampir tidak sadarkan diri


"Mayyu"


Erico terkejut ketika memhadari jika wanita yh tengah hamil tua tersebut adalah mayyu


"Kau? kau mengenalnya tuan?"


"Dia sepupuku, cepat bawa dia kedalam" Erico membantu memapah mayyu bersama wanita tersebut, mereka berdua membawa mayyu ke rumah sakit terdekat karna sepertinya waktu mereka sudah tidak banyak lagi

__ADS_1


"Nyonya bertahanlah nyonya" Wanita itu terus saja menyadarkan mayyu, ia terlihat sangat peduli pada mayyu, bahkan dirinya terus menggengam tangan mayyu mencoba menguatkannya


"Lebih cepat tuan, wajahnya sudah memucat" Celetuk wanita tersebut meninggikan suaranya.


wanita itu menatap wajah Mayyu, ia terus mengelus rambut panjang mayyu dengan raut wajah yg ketakutan


"Ahhhhhh" wanita itu berteriak di dalam mobil


"Apa? kenapa kau selalu saja berteriak?


"Tuan, darah tuan, dia mengeluarkan darah"


Erico melirik ke arah mayyu, kakinya mengalirkan darah yg tidak tahu dari mana asal darah itu keluar, ia langsung mempercepat laju kendaraannya hingga mereka sampai di sebuah rumah sakit, Dokter dan petugas rumah sakit dengan cepat membawa mayyu untuk menanganinya di ikuti oleh wanita pekerja hotel dan Erico


Keduanya di rundung kecemasan, Erico terus mencoba menghubungi heliand untuk memberi tahukan apa yg terjadi pada istrinya


"Hallo, mayyu istrimu masuk rumah sakit xxx" tidak ada suara dari dalam ponsel tersebut, panggilan seketika terputus ketika erico mengatakan hal tersebut pada heliand melalui telephone


Wanita itu menatap tajam Erico, seolah tidak senang dengan tindakan Erico yg memberi tahukan hal tersebut pada heliand


"Untuk apa kau memberibtahunya?" Ucap wanita pegawai hotel dengan ketusnya


"apa maksudmu"


"Ini semua terjadi karna pria brengsek itu, nyonya itu dan aku memergoki perselingkuhannya dengan wanita lain di hotel tempatku bekerja"


Mendengar hal tersebut Erico sangat terkejut, bagaimana mungkin heliand bisa melakukannya pada mayyu, Istri yg terbilang cantik, pintar paket sempurna menurut Erico jika harus mendeskripsikan seorang mayyu


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTE SEBANYAK BANYAKNYA, PLIS BANTU VOTE DONG BIAR MASUK TOP VOTE😭

__ADS_1


__ADS_2