
Pagi itu cahaya mentari masuk ke sela sela jendela kamar sepasang insan yg belum lama melangsungkan pernikahnya. Mayyu tersadar dari tidurnya perlahan ia membuka kedua bola matanya yg sedikit sembab akibat tangisan semalam, di belakangnya terasa sangat tubuh tegap dan suara dengkuran yg khas dari sosok suaminya. Mayyu meraih ponselnya untuk melihat jam dalam ponsel tersebut waktu menunjukan pukul 7.45 dan sesegera mungkin mayyu beranjak dari tidurnya melepaskan pelukan heliand yg melilit perut ratanya, Mayyu mengenakan celana dalamnya dan branya lalu wanita itu mengambil baju mini dres seksinya untuk ia kenakan keluar ruangan, mayyu melangkahkan kakinya menuju dapur guna membuat sarapan untuk mengisi teriakan di dalam perutnya, kepala mayyu sedikit pusing, ia mengambil sebotol susu lalu menuangkannya kedalam gelas, wanita itu terduduk di meja makan sambil memikirkan kejadian semalam yg membuatnya kesal, rasa nyeri yg khas dari daerah kewanitaannya membuat mayyu sedikit tidak nyaman untuk duduk menyantap sarapannya saat itu
"Shhhhh ahhhh" Ringis mayyu yg menahan rasa perih di bagian kewanitaannya, mayyu meremas ujung dres yg ia kenakan, ia memakan roti berselai coklat sambil menahan perih akibat keganasan seorang heliand
"Kenapa kau?" Tanya heliand yg tiba tiba datang menghampirinya denga bertelanjang dada dan hanya mengenakan boxer hitamnya saja. Mayyu tetap menjaga wibawanya sebagai wanita yg sedang kesal, ia tidak menjawab satu patah katapun dan hanya menatap dingin heliand.
Heliand menyerobot segelas susu milik mayyu ia langsung meminumnya tanpa rasa bersalah sedikitpun
"Ahhh Lumayannn" Ujar heliand setelah menghabiskan segelas susunya.Wanita itu tetap diam, ia menghela nafasnya dengan kasar dan meletakan garpu kecilnya dengan kasar manatap heliand
"Kenapa?" Tanya heliand seakan melupakan kejadian semalam yg sudah menampar mayyu _"Masih kesalkah?" Tanya heliand menatap mayyu. Wanita itu tidak menggubrisnya ia mengabaikan ucapan heliand dan pergi meninggalkannya
__ADS_1
"Mayyu" Sentak heliand senada tinggi hingga langsung menghentikan langkah seorang mayyumi Agastta, wanita itu menoleh ke arah heliand dan dengan kasar heliand menarik mayyu, tangan kanan heliand mencengkram wajah mayyu dengan kuat _"Jangan pernah menguji kesabaranku" Tegas heliand pada mayyu yg saat itu mencoba memberontak namun tenaga heliand cukup besar untuk seorang mayyu _"Lepaskan aku heliand apa kau sudah tidak waras" Tegas mayyu mencoba mendorong heliand. Heliand semakin kuat mencengkram wajah mayyu ia mencium paksa wanita malang itu dengan penuh gairah
"Mmmmmmm lepasss" Ujar mayyu mencoba melepaskan dirinya namun heliand tetap saja memuaskan hasratnya pada mayyu
"Tidak dia tidak mungkin melakukannya disini" Ujar mayyu yg saat itu keduanya memang masih berada di dapur tepatnya di ruang makan, Heliand menyusupkan tangan kanannya kedalam pakian mayyu,.
"heliand benar benar akan melakukan hal itu disini, tidak ini tidak benar" Gumam mayyu dalam batinnya yg masih berusaha melepaskan dirinya dari heliand, Akhirnya wanita itu hanya bisa pasrah, ringisan desahan semua menjadi satu dalam ruangan tersebut, akibat hal ini mayyu kembali merintih karna rasa sakit bekas semalam saja belum hilang, dan sekarang heliand sudah menambahnya kembali, setelah melakukan hal tersebut heliand memiringkan senyumnya menatap mayyu yg terkulai lemah, heliand kembali merapikan celananya dan bergegas kembali kedalam kamar untuk membersihkan dirinya, namun belum sempat heliand melangkahkan kakinya, mayyu tiba tiba saja menjatuhkan dirinya di hadapan heliand, wanita itu benar benar sampai tidak sadarkan diri setelah melakukan hal itu tanpa henti
"Mayyu sadarlah mayyu"
Heliand meraih ponselnya untuk memanggil dokter, tangan heliand terus menggenggam kuat tangan mayyu, tidak sadar heliand sudah sangat kawatir akan keadaan mayyu meskipun sikapnya selalu menyakiti wanita tersebut.
__ADS_1
Setelah dokter memeriksa keadaan mayyu, heliand dengan penuh kekhawatirannya menanyakan keadaan wanita tersebut pada dokter _"Sebenarnya apa yg terjadi padanya?" Tanya heliand
Dokter tersebut hanya melebarkan senyumnya menatap heliand sambil mengeluarkan beberapa vitamin dari dalam tasnya
"Ehh sebelumnya maafkan aku tuan, istrimu hanya kelelaha penyebabnya adalah"
Heliand langsung menatap serius dokter tersebut yg tidak melanjutkan ucapannya _"Apa penyebabnya? apa itu serius?..
Dokter itu kembali melebarkan senyumnya dengan gugup dia mencoba mengatakannya pada heliand _"Euu sebenarnya itu penyebabnya, istri anda terlalu kelelahan berhubungan, Ah aku mengerti pasangan muda memang sering mengalami hal seperti ini, aku sudah sangat sering menjumpai pasien yg baru menikah dan mengalami hal seperti ini, aku permisi, ini obatnya" Ucap dokter tersebut pada helian, namun pria dingin itu tidak terlalu memperdulikan ucapannya, ia hanya menghela nafasnya dengan kasar dan berpikir keras _"Apa aku terlalu berlebihan" Gumam heliand dalam batinnya
Next like komen dan vote sebanyak banyaknya dong biar rajin upnya❤️😘
__ADS_1