
Beberapa waktu telah berlalu, Mayyu dan heliand sedang terduduk di depan televisi dan ponsel di tangan keduanya masing masing, bukan mereka yg sedang menonton televisi, tetapi televisi yg sedang menonton keduanya yg hanya saling diam tanpa suara memainkan ponsel.
Entah apa yg terjadi pada mayyu, beberapa haribterakhir ia mulai kehilangan nafsu makannya, kepalanya mendadak pusing penglihatan sedikit berkunang kunang
"Uweghhkkkk... suara mayyu yg mengalami mual hebat yg berhasil mengalihkan pandangan seorang heliand
"Uweghkkk.. mayyu berlari menuju dalam kamar mandi
"Tidak, tidak apa yg terjadi? Uweghkkkk
"Mayyu apa yg terjadi?" Ujar heliand dengan santai memasuki kamar mandi tersebut menghampiri mayyu.
"Aku tidak tahu, akhir akhir ini aku merasa tidak enak badan" Tegas mayyu, wajahnya memucat, ia kembali memuntahkan cairan bening itu dari mulutnya _"Uweghhhkkkk....
"Tunggu" Ujar heliand meninggalkan mayyu keluar dari ruangan tersebut, gadis itu menghiraukannya ia tetap fokus memuntahkan cairan tersebut, ringisan demi ringisan itu keluar dari mulutnya, ia memegangi kepapanya yg terasa berat lalu membasuh bibirnya dengan air
"Ini" Ujar heliand memberikan alat tes kehamilan pada mayyu hingga membuat gadis itu terkejut membulatkan matanya
"Ini? apa? heliand dari mana kau mendapatkanya?" Tegas mayyu yg terkejut
Pemuda itu menghiraukan ucapan mayyu, ia langsung memberikan alat tersebut pada mayyu dan menyuruhnya untuk segera melakukan tes tersebut
"Itu tidak penting, cepat lakukan tesnya" tegas heliand keluar meninggalkan mayyu kembali di kamar mandi.
Heliand memang sudah mempersiapkan hal tersebut dari jauh jauh hari karna kegigihannya atas anak dari seorang mayyu yg tentu saja karna alasan mempercepat warisan dari Nicko
"Kenapa dia lama sekali" Gumam heliand sedang menunggu hasil dari tespek yg di gunakan mayyu, cukup lama sekitar 10menit heliand menunggu akhirnya mayyu keluar dengan hasil tespek di tangan, dengan cepat heliand menghampirinya di penuhi wajah penuh harapan
__ADS_1
"Bagai mana? apa hasilnya? kau positif? cepat katakan kenapa kau diam saja?" tegas heliand mencecar istrinya namun mayyu tetap diam menunduk tanpa exspresi membuat heliand kesal menarik hasil tespek tersebut dari tangan mayyu, kedua mata itu melihat benda putih panjang dari tangan mayyu
"Apa ini? aku tidak mengerti, cepat jelaskan" Tegas heliand mencecar mayyu
gadis itu mengerutkan dahinya dan mengerucutkan bibirnya
"Po Positif" Ujar mayyu singkat yg berhasil mengubah raut wajah heliand yg gelisah menjadi semringah
"Jadi itu artinya? kau?..
Mayyu menunduk tanpa exspresi, sedangkam heliand mendaratkan dua tangannya di bahu indah wanita tersebut lalu memeluknya
"Mayyu kau hamil????" Heliand memeluk mayyu dengan erat karna kegirangan
"Itu artinya cepat atau lambat aku akan segera memegang separuh saham dari papa" Celetuk heliand sambil memeluk mayyu tanpa ia sadari ucapannya kembali membuat hati mayyu terluka, gadis itu terkejut dan matanya mulai menggenang mendengar pernyataan heliand
"Tunggu kau menangis? apa kau tidak bahagia?..
Mayyu mengusap air matanya, ia sedikit tersenyum membalas tatapan heliand
"Aku aku bahagia, aku hanya, aku hanya terharu saja" Celetuk mayyu dengan kebohongannya, cinta memang pembodohan, cintanya pada heliand benar benar tulus meskipun pemuda itu tidak pernah menyadarinya, mayyu berharap meskipun kehamilan itu berdasarkan keinginan heliand yg ingin mempercepat warisannya, namun harapan mayyu adalah sikap heliand padanya bisa berubah, ia berharap heliand bisa menyadari perasaan mayyu terhadapnya dan karna kehadiran buah hati di antara keluarga kecil mereka heliand bisa merubah sikap dan prilakunya yg buruk menjadi lebih baik lagi dan bisa menghargai mayyu sebagai istrinya
"Oke baik, kau harus menjaga pola makam dan kesehatanmu, kau mau apa? sesuatu yg masam masam? kau boleh minta apapun segalanya" Ujar heliand dengan lembut dan penuh perhatian melebarkan senyumnya, pemuda itu selalu berhasil membuat hati mayyu luluh berdebar debar, perasaannya mulai tidak karuan ia menatap tajam mata hitam kecoklatan milik heliand
"Apapun?" ucap mayyu dengan mata yg menggenang
"Apapun, kau boleh minta segalanya" Tegas heliand
__ADS_1
"Segalanya?...
"Tentu saja, segalanya..
Mayyu menyentuh wajah mulus tanpa cacat itu dengan tangannya yg lembut ia menatap bola mata heliand tanpa mengedip sekalipun
"Aku hanya kau ingin mencintaiku, aku hanya ingin dirimu segalanya tentangmu, apa kau bisa memberikan hal tersebut untukku heliand?" Gumam mayyu menatap tajam heliand dalam batinnya tanpa terasa air matanya mulai jatuh hingga membuat heliand kebingungan dengan sikap mayyu
"Mayyu kenapa kau diam? apa kau baik baik saja?..
Mayyu mengusap kembali air matanya ia melepaskan tangannya dari wajah heliand dan menyembunyikan wajahnya
"Mayyu kau baik baik saja? kita ke dokter ya?" Ucap heliand pada mayyu
Mayyu terdiam tanpa kata memalingkan wajahnya, air mata itu semakin deras membasahi wajahnya _"Aku tidak butuh dokter, aku hanya membutuhkanmu" Gumam mayyu dalam batinnya
"Hey kenapa kau terus saja diam" heliand menyentuh mayyu lembut
"Aku baik baik saja, aku ingin istirahat, aku sangat mual dan pusing tolong jangan ganggu aku" Tegas mayyu dingin
Heliand mengerti dengan ucapan mayyu, menurut heliand ini adalah hal yg wajar bagi wanita hamil, ia mengiyakan ucapan mayyu lalu menuntunya untuk berbaring beristirahat diranjang _"Baiklah kau tidur saja, jika perlu sesuatu katakan padaku..
Mayyu memiringkan senyumya dan menganggukan kepalanya, ia terbaring di tempat tidur dan memperhatikan sikap kepedulian heliand padanya cukup membuat mayyu merasa bahagia
"Andai saja jika hal ini kau lakukan atas dasar cinta" Gumam mayyu dalam batinnya
NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTW SEBANYAK BANYAKNYA, MOHON MAAF JIKA UPNYA LAMA, AUTHOR LAGI SAKIT JADI NYELOW YAAA❤️🤒UNTUK YG KOMPLAIN EPISODE KEMARIN YG KATANYA NGACO GK JELAS DLL SBG, COBA DI BACA ULANG, ADAKAH KATA KATA LILI YG MENGATAKAN JIKA ROBIN MENGETAHUI JORDAN ADALAH AYAH LILI❤️ BISA KALIN KOMEN D BAGIAN EPISODE YG KE BERAPA YA GUYS JIKA MEMANG AUTHORNYA YG LALAI❤️
__ADS_1