
Malam pertama itu mungkin hal yg akan selanjutnya terjadi pada sepasang pengantin setelah melangsungkan pernikahan. Mayyu terduduk di sebuah kamar yg telah di hiasi kepingan bunga mawar di atas ranjangnya pandangannya tertuju pada pintu kamar tersebut, tubuhnya bergetar dan berkeringat tidak karuan
"Sekarang aku adalah nyonya dari kelurga Wang,"
"Apa yg harus aku lakukan?"
mayyu bingung apa dia harus menyiapkan dirinya untuk heliand yg sekarang menjadi suaminya, atau bersikap acuh pada pria tersebut
"Mayyuuu bagai mana pun heliand sekarang adalah suamimu, tengkan dirimu" Ujarnya pada dirinya sendiri, Mayyu menghela Nafasnya untuk sedikit lebih rilex.
"Huhhhhh, aku harus menjalankan kewajibanku,"
Mayyu bergegas melepaskan gaun putih tersebut, ia mengambil handuk dari lemari besarnya berjalan menuju kamar mandi, Mayyu mengatur suhu air untuk sedikit lebih hangat, ia menuangkan sesuatu pada bathtub tersebut agar menghasilkan busa-busa lembut untuk memanjakan tubuhnya.
Mayyu terbaring di bathtub dengan lantunan musik yg terdengar dari ponselnya ia memejamkan matanya, untuk mendapatkan kenyamanan. 30 menit berlalu, Gadis itu mengambil handuk dan memakai piyamanya keluar dari kamar mandi, tidak ada tanda tanda keberadaan Heliand di sana. Mayyu terduduk di sudut ranjang memainkan ponselnya.
"Sudah jam 23.50 kenapa Heliand belum juga kembali???"
Mayyu kembali melirik ke pintu kamarnya, ia meraih segelas air putih di meja samping tempat tidurnya meminum air itu hingga tetesan terakhir.
Tangannya menopang dagunya, raut wajahnya sudah terlihat kesal karna menunggu kedatangan suami yg baru saja dinikahinya tersebut.
"Heliand kau dmnaaa???? apa aku harus menghubunginya?"
__ADS_1
"Tidak tidak untuk apa aku memperdulikannya, dia saja tidak pernah memperdulikanku." Celetuknya dengan kesal
Beberapa jam berlalu hingga Mayyu tidak sadar tertidur dengan sendirinya, heliand telah kembali, ia melihat Mayyu yg tertidur di sudut tempat tidur tanpa bantalan apapun hanya mengenakan piyamanya
"Dia begitu berharap jika aku akan menyenyuhnya, kau bermimpi Mayyu." Ujarnya sedikit mengangkat alis dengan senyum miringnya.
Heliand lantas membersihkan dirinya, ia mengganti pakiannya lalu memutuskan untuk pergi kembali meninggalkan mayyu yg saat itu sudah tertidur pulas
"Bodohh."
Heliand berdecak membanting pintu kamarnya lalu pergi.
Bruagkkkk..
"Suara apa itu?," Mayyu melihat baju dan celana kotor heliand berserakan di lantai
"Apa heliand sudah kembali? kemana dia?."
Mayyu terbangun mengambil satu persatu pakaian kotor yg berserakan di lantai dengan kantuk yang luar biasa.
"Apa dia kecewa karna aku tertidur tidak menunggunya?"
"Ahh sudahlah biarkan saja," Ujarnya kembali melanjutkan tidurnya.
__ADS_1
Pagi pagi sekali Mayyu sudah terbangun mencoba menjalankan kewajibannya sebagai Nyonya dari keluarga wang, dengan tubuh bersih baju rapi ia turun menuruni tangga menuju dapur yg saat itu Lia chan sudah ada di sanaaa
"Mayyuu kau sudah bangun??,"
"Iyaa Maaa." Jawab Mayyu membantu mempersiapkan sarapan
"Mama mengerti Mayyu, bagaimana pun juga kau ini pengantin baru, mama memakluminya jika kau masih ingin menghabiskan waktumu bersama Heliand."
mendengar hal itu Mayyu hanya tersenyum tipis, ia tidak mengatakan jika sebenarnya heliand tidak pulang semalam, ia tidak ingin kehadirannya menjadi senjata untuk pertengkaran antara heliand dan Lia chan
"Mayyu apa kau bahagia?." Tanya Lia chan menatap dua bola mata kecoklatan tersebut
Mayyu terdiam sejenak membalas tatapan Lia Chan dengan gugup, "A-aku bahagiaa."
"Mayyu jika heliand melakukan hal buruk katakanlah. aku tahu bagaimana sikap anakku, dia mewarisi sikap keluarga wang angkuh dan keras kepala, aku saja hampir prustasi di buatnya." celetuk Lia Chan menghela nafas mengingat semua kelakuan buruk anak semata wayangnya tersebut.
"Aku aku bahagia maa, Mama tenang saja, mungkin sikapnya akan berubah setelah menikah." Ucap Mayyu tersenyum tipis.
Terlihat Nicko turun mengenakan pakaian formalnya lengkap dengan tas kantor di tangan, ia menghampiri Lia chan dan Mayyu yg saat itu sedang menyiapkan sarapan
"Pagi sayanggg,"
Nicko mencium Lia chan di hadapan Mayyu, memang kemesraan di antara keduanya tidak pernah hilang. Meskipun putra kesayangannya itu sudah menikah mereka tidak pernah ragu mengumbar kemesraan di hadapan anak atau pun Mayyu yg saat itu masih terbilang baru memasuki kediaman keluarga wang.
__ADS_1
Next guys jangan lupa like dan komennyaa💋❤️ Ayo dong vote sebanyak banyaknyaa😭😭😭😭