Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 75


__ADS_3

Luna segera memasuki barang-barangnya kedalam mobil, tanpa menunggu lama gadis itu langsung menginjak pedal gasnya, Baru saja ia akan melewati gerbang besar kediamannya, namun jalannya di halangi oleh sesosok wanita cantik yg sudah sengaja menunggu Luna keluar dari rumahnya.


Tatapan wanita itu sangat tajam, pandangannya lurus mengarah ke mobil yg di kendarai Luna, spontan luna langsung menginjak pedal rem hingga kepalanya terbentur dengan kemudi mobil.


"Ahhhh" Luna meringis merasakan sakit di dahinya.


Wanita itu menghampiri mobil luna dan mengetuk pintu mobilnya dengan kasar


"Mayyu?"


Luna terkejut ketika wajah penuh amarah yg menatapnya itu adalah milik mayyu. Luna membuka jendela mobil tersebut dan bersikap seolah tenang tidak terjadi apapun.


"apa yg kau lakukan? kau sampai membuat dahiku terluka" Ucap luna sedikit gugup


"Luka itu tidak cukup untuk membayar apa yg sudah kau lakukan pada heliand"


Mayyu menatapnya semakin tajam, ia langsung membuka pintu mobil tersebut dan medorong luna agar gadis itu duduk di kursi sebelah.


"Apa maksudmu aku tidak mengerti"


Mayyu mengabaikan ucapan Luna, ia langsung mengemudikan mobil tersebut dengan kecepatan tinggi.


"Mayyu apa yg kau lakukan?"


Luna mulai ketakutan, sikap mayyu benar benar membuatnya tidak percaya dengan apa yg sedang di lakukan oleh istri heliand tersebut.


Luna mencoba merebut kemudi itu dari mayyu agar mayyu menghentikan mobilnya, aksi mayyu malah semakin liar, ia malah semakin mempercepat laju kendaraan tersebut hingga membuat luna gelagapan tidak berdaya.


"Mayyu apa yg akan kau lakukan, aku tidak mengerti maksudmu"

__ADS_1


Pandangan mayyu lurus kedepan, sedangkan tangan kirinya menjambak rambut panjang milik luna dengan kasar.


"Cukupp,"


Mayyu berteriak dengan kasar hingga membuat luna semakin ketakutan.


"Apa kau tahu? suamiku sedang kritis di rumah sakit, bahkan detak jantungnya semakin melemah dan itu karna kau"


Mayyu menjerit meluapkan rasa emosinya pada luna, ia bahkan terus mencengkram kuat rambut gadis itu, mayyu tahu itu menyakitkan, namun apa yg sudah luna lakukan, itu semua tidak sebanding dengan sakit hati yg mayyu rasakan, dari mulai dia terus menggoda heliand, bahkan menjalin hubungan dengan suaminya, dan sekarang gadis itu nyaris membunuh suaminya.


Mayyu memang tidak tahu pasti jika yg melakukan itu adalah luna, namun nalurinya sangat kuat, sebab hal itu terjadi ketika heliand menolaknya dan memilih pergi bersama mayyu.


"Tolong lepaskan aku, sakit, maafkan aku, aku mohon, aku tidak akan mengganggu kalian lagi aku berjanji"


"Ahahahahhah,"


Mayyu tertawa dengan sangat keras, ia pandangannya beralih dengan tatapan yg menakutkan ke arah luna.


Mayyu terus mencengkram rambut luna dengan kuat, ia bahkan membenturkan kepala gadis itu ke dasboard mobil dengan sangat keras. bukan luna tidak bisa melawan, kegilaan mayyu yg mengemudikan mobil dengan laju cepat mmebuat luna takut, jika dirinya akan mati bersama heliand dan juga mayyu, yaaa. luna pikir heliand sudah mati, itu sebabnya mayyu melakukan hal gila ini.


"Dasar *******, ******, beraninya kau ingin menghancurkan hidupku"


Mayyu sudah di butakan dengan amarah, mungkin mentalnya yg pernah terganggu, belum sepenuhnya menerima kepergian bayinya. dan sekarang heliand menjadi sekarat, penyebabnya pun sama, itu semua karna luna, bagi mayyu hal gila yg sudah ia lakukan padanya, itu semua tidak cukup untuk membayar nyawa dan penderitaan yg sudah mayyu alami.


"Bersyukurlah karna aku tidak melemparmu ke jalanan"


Mayyu menghentikan mobil tersebut di rumah sakit, ia langsung menyeret luna keluar dari dalam mobil, dengan tangan yg terus menarik rambut gadis itu.


Semua orang yg berada di rumah sakit bahkan tidak berani mendekat, luna menangis ketakutan ia bahkan mencoba meminta pertolongan pada orang orang sekita yg memperhatikannya.

__ADS_1


"Tolong, aku mohon, dia sudah gila dia akan membunuhku" Ucap luna pada salah satu orang yg memperhatikan kedua wanita itu


Mayyu menghentikan langkahnya, tatapannya dingin menatap tajam luna, tentu saja mayyu merasa tidak terima dengan ucapan luna yg mengatakan jika dirinya sudah gila. Mayyu menarik kuat rambut luna, ia bahkan menampar gadis itu dengn sangat keras, semua orang mulai menghampiri keduanya.


"Apa kau bilang? aku gila?"


Mayyu terkekeh, ia kembali melanyangkan tamparan yg cukup keras ke wajah luna


"Pllllaaaakkkkkkk"


"Kau sudah merebut suamiku, membunuh bayyiku, dan sekarang hampir membunuh suamiku"


Matta mayyu menggenang, ia terus menampar wajah luna dengan sangat keras, mendengar hal itu semua orang yg memperhatikan mereka tidak berani membantu luna, bahkan salah satunya malah mendukung apa yg dilakukan mayyu pada luna.


Wanita itu kembali menyeret luna, membawanya menuju ke ruangan dimana heliand di rawat saat itu.


"Entah bagaimana pun caranya kau harus bersujud pada kaki suamiku dan memohon ampun padanya" Tegas mayyu dengan penuh amarah


Lia chan dan Nicko yg saat itu ada di sana bahkan terkejut ketika melihat menantunya sedang menyeret seorang gadis dengan kasar


"Mayyu? siapa dia, kenapa kau melakukan hal ini padanya?"


Mayyu melepaskan tangannya dari luna, matanya menggenang menatap luna dengan penuh kebencian.


Namun hal itu di manfaatkan oleh luna, ia meraih tangan lia chan untuk meminta peetolongan.


"Tolong aku, menantumu akan membunuhku, dia sudah gila, dia menyiksaku"


Lia chan terus menatap mayyu, ia mencari jawaban dari segala pertanyaannya di wajah gadis itu.

__ADS_1


"Dia orang yg sudah membunuh anakku, menjalin hubungan dengan heliand di saat aku hamil, dia juga orang yg sudah menabrak heliand hingga suamiku sekarat" Tegas mayyu meninggikan suaranya menatap luna dengan penuh kebencian


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA DONGGGG😘😍🤣🤣🤣KLO MAU LANJUT🤣YG BANYAK YA😭😭🤣🤣🤣10 BESAR DONGGGGG😂😂😂


__ADS_2