Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 60


__ADS_3

Di tengah teriknya mentari, pria jangkung itu terduduk di bahu jalan dengan beberapa tetes keringat di dahinya, tangan kirinya memegang sebuah map berisikan lamaran pekerjaan, sedari pagi ia keluar dari rumah kecilnya untuk mencari pekerjaan, namun hasilnya Nihil, beberapa perusahaan selalu menolaknya ketika mengetahui identitasnya sebagai putra tunggal dari keluarga wang, bukan tanpa alasan, perusahaan tersebut tidak mempercayai jika putra keluarga wang, anak salah satu CEO grup terkenal memohon pada mereka yg bahkan statusnya sangat bertolak belakang dengan perusahaan wang. Heliand mengembungkan kedua pipinya dan dengan santai mengeluarkan nafas dari mulutnya.


"Ternyata tidak semudah yg kubayangkan"


Heliand mengusap keringat yg bercucuran di dahiny, pria itu kembali beranjak, ia bahkan membeli sebotol air mineral dari seorang pedagang asongan untuk menghilangkan rasa hausnya


"Kemana lagi aku harus mencari pekerjaan? nama belakangku ternyata sangat berpengaruh, mereka bahkan tidak ingin memperkerjakanku" Heliand berucap santai


ia kembali melangkahkan kakinya menelusuri kota tersebut, dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan


"Kenapa dia lama sekali" Ucap seseorang yg telah bersandar di samping mobilnya, sepertinya ia sedang kebingungan dan heliand pun bertanya pada pria paruh baya tersebut.


"Maaf tuan, jika boleh aku tahu, kenapa mobilmu berhenti di sini?" Heliand bertanya pada pria setengah tua itu mengapa mobilnya terhenti di area yg sangat jelas tidak boleh menghentikan mobilnya sepanjang jalan tersebut


"Entahlah, mobilku tiba tiba saja terhenti, aku sudah menghubungi anak buahku, tapi dia masih belum datang"


"Boleh aku lihat tuan?" Ucap heliand


"Tentu, tentu"


Pria paruh baya itu mengiyakan heliand yg ingin membantunya, heliand membuka bagian depan mobil dan mencoba mencari tahu sumber masalah dalam mobil tersebut.


"Bisakah kau menyalakan mesinnya?"


Heliand menyuruh pria itu untuk menyalakan mesin mobilnya, dan benar saja mesin mobil itu kembali menyala, hal tersebut bukan hal aneh bagi heliand, karna ia dulunya adalah seorang pembalap liar yg tentu saja banyak mengerti tentang mesin mobil


"Bagai mana kau melakukannya? kau benar benar luar biasa" pria itu memuji heliand, ia bahkan mengulurkan tangannya untuk mengajak heliand berkenalan

__ADS_1


"Aku jackson, kau bisa memanggilku jack"


kedua tangan itupun menyatu saling menjabat satu sama lain


"Aku heliand, Heliand wang"


Sontak tuan jack terkejut ketika heliand mengucapkan nama lengkapnya


"Heliand wang? putra Nicko wang?"


Heliand tersenyum tipis mengiyakan hal tersebut


"Bagaimana kau tahu nama ayahku?"


Pria paruh baya itu terkekeh, suatu keberuntungan baginya karna telah bertemu langsung dengan anggota keluarga wang, apalagi Heliand adalah anak satu satunya dari Nicko, pewaris tunggal keluarga wang


Tuan jack melirik ke arah tangan heliand yg memegang secarik map


"Apa yg kau bawa?" tanya tuan jack pada heliand


"Ahhh ini, ini adalah lamaran pekerjaan, mmm ternyata sangat sulit mendapatkan pekerjaan ketika mereka mengetahui identitasku"


"Hahahaa kenapa kau tidak bekerja di perusahaan ayahmu saja?"


Tuan jack terkekeh menyeringhai mendengar ucapan Heliand


"Aku, aku, tentu saja aku tidak ingin bergantung pada kekayaan ayahku" Celetuk heliand yg tentu saja sedikit menyembunyikan hal tersebut dengan gugup

__ADS_1


"Luar biasa, biasanya anak anak orang kaya akan hidup seenaknya menikmati kekayaan orang tua mereka, dan kau, malah mempersulit diri sendiri" Tuan jack melebarkan senyumnya memuji heliand, tentu saja dia tidak tahu jika heliand termasuk anak orang kaya yg pernah memanfaatkan kekayaan orang tuanya.


Pria jangkung dengan ketampanan sempurna itu hanya menyeringhai pada tuan jack


"Oke, sebagai ucapan terima kasih maukah kau bekerja di tempatku, gajinya memang tidak besar, itu pun jika kau bersedia, jikaaa


Belum sempat tuan jack menyelesaikan ucapannya, namun heliand langsung meraih tangan pria setengah tua itu dan langsung mengiyakan ajakan tuan jack


"Aku bersedia"


"Tapi hanya sebagai montir?" Tuan jack kembali menyuruh heliand mempertimbangkan hal tersebut


"Apapun itu aku bersedi"


Tuan jack tersenyum pada helian, keduanya langsung masuk kedalam mobil untuk menuju bengkel tuan jack, Hingga mobil terhenti di sebuah bengkel yg terbilang besar namun juga kecil karna di dalamnya hanya terdapat beberapa pekerja


"Beginilah kondisi bengkelku, hanya ada beberapa pekerja disini, kau boleh bergabung" Tuan jack memperkenalkan bengkelnya tersebut.


Mata heliand mengamati setiap sudut bengkel yg terdapat mobil tua, tangki oli dan beberapa alat montir lainnya, kondisi cukup kumuh membuat setitik keraguan itu hadir dalam otak heliand


"Bagaimana heliand? kau bersedia?"


Heliand memiringkan senyumnya mengiyakan ucapan tuan jack, tidakada penolakan dari seorang heliand meskipun sempat terpintas perasaan jiji dengan tempat tersebut, namun saat ini tujuan hidupnya adalah mayyu, ketika ia mengingat wanita itu semangat dan rasa keraguan itu hilang begitu saja.


"Selamat bekerja"


Heliand memulai pekerjaannya, bergulat dengan beberapa mesin mobil dan alat berat lainnya, kemeja putih yg ia kenakan sampai lupa ia lepaskan, dan akhirnya noda noda hitam yg khas dari bengkel itu pun melekat di bajunya, dengabsemangat heliand memperbaiki mobil dan juga sepeda motor yg datang untuk memperbaiki kendaraanya, dengan penuh semangat ia mengerjakan pekerjaan tersebut, wajah penuh keringat disertai noda noda hitam yg menghiasi wajah tampannya, namun ia sama sekali tidak memperdulikan hal tersebut, heliand tetap fokus melakukan pekerjaan dengan penuh semangat sambil terus memikirkan mayyu du dalam otaknya.

__ADS_1


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA YA BIAR MASUK 10 BESAR, TOP VOTE 3 TERBANYAK BAKALAN AUTHOR HUBUNGIN, KASIH TIPπŸ˜πŸ’‹


__ADS_2