Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Selingkuh


__ADS_3

Heliand menghela nafasnya dengan kasar, ia mengacak ngacak rambutnya dengan prustasi dihadapan Luna.


"Ini semua tidak benar, kita sudah menjalaninya selama 3 bulan terakhir, dan aku rasa ini sudah cukup"


Heliand menatap tajam wanita itu, ia mulai tidak terima dengan pernyataan heliand yg mencoba memutuskan hubungan persekingkuhan tersebut dengan dirinya


"Tapi kenapa? selam 3 bulan ini bukankah hubungan kita baik baik saja" Teriak Luna meninggikan suaranya pada heliand


"Karna aku mencintainya"


Luna terkejut, bagai mana munkin heliand bisa mengatakan hal tersebut, yg ia ketahui adalah pernikahan heliand terjadi karna keterpaksaan, dan sekarang tiba tiba saja heliand mengatakan jika ia mencintai mayyu yg tidak lain adalah istrinya.


"Tidak" Luna menjerit histeris


"Aku mencintainya aku sangat mencintainya, terlebih lagi dia sedang mengandung anakku, ini semua harus segera kita akhiri luna" Heliand mulai meninggikan suaranya membentak luna


"Kau tidak boleh meninggalkan aku kau hanya milikku" luna beranjak dari duduknya menghampiri tubuh jangkung heliand dan mencoba memeluknya


"Bruakk" Suara ponsel yg terjatuh dari tangan mayyu yg terkejut melihat heliand sedang berpelukan dengan wanita lain di hadapannya


Mulutnya membisu, tentu hal ini bukan hal biasa, namun mayyu pikir heliand telah berubah semenjak kehamilannya, dan ternyata heliand benar benar masih melakukannya, bermain dengan wanita lain di belakang mayyu, tidak ada exspresi dari wajah wanita hamil tersebut, dia mematung tanpa mengedip sedikitpun menangkap basah suaminya yg sedang berduaan di kamar hotel bersama wanita lain.


Beberapa waktu sebelumnya

__ADS_1


 


"Aku pergi dulu" Heliand mengecup pucuk kepala mayyu memperlakukan wanita itu layaknya seperti seorang istri yg sangat ia cintai


"Mmmm" Mayyu hanya bergeming sambil memainkan ponselnya, mengabaikan heliand seolah tidak peduli dengan apa yg akan dilakukan oleh suaminya tersebut


"Kau tidur saja, tidak perlu menungguku"


"Mmm" Lagi lagi mayyu bergeming tanpa mengalihkan bola matanya sedikitpun, yg saat itu sedang berpura pura fokus pada ponselnya


Heliand melangkahkan kakinya keluar kamar, tidak ada kecemasan di wajahnya karna mayyu bersikap seola tidak memperdulikan dirinya, pria jangkung itu menyalakan mesin mobilnya sebelum pada akhirnya melajukan mobil tersebut dan pergi.


Tanpa heliand sadari istrinya telah turun mengikutinya secara diam diam, dari lantai atas mayu turun berjalan perlahan mengikuti helian, mayyu berlari menuju gerbang menghampiri taksi yg sudah ia pesan untuk mengikuti mobil heliand, mayyu sengaja tidak menyetir mobilnya sendiri karna takut jika heliand menyadari jika dirinya telah membuntuti suaminya tersebut.


"Ikuti mobil di depan" Ucap mayyu pada sopir taksi tersebut


Perasaan mayyu tidak karuan, ada kecemasan dalam dirinya melihat jam sudah menunjukan pukul 10 malam lebih, namun apa yg harus ia perbuat? tidak ada jalan lain, ia hanya ingin memastikan apa heliand benar benar pergi bersama teman temannya atau itu hanya alasannya saja.


Mobil heliand berbalik arah kesebuah hotel mewah di kota tersebut, membuat kecemasan dalam diri mayyu semakin tidak karuan, ia menyuruh sopir itu untuk menghentikan mobilnya dan membiarkan mayyu turun di depan hotel tersebut. mobil heliand sudah terpakir sempurna di hadapannya, pemuda itu nampak sudah pergi masuk kedalam hotel sedari tadi.


Dengan cepat mayyu menghampiri resepsionis hotel tersebut, dan menanyakan sesuatu tentang suaminya.


"Selamat malam nyonya? ada yg bisa saya bantu? ucap salah satu pegawai hotel dengan ramah pada mayyu

__ADS_1


"Permisi apa kau melihat pria tinggi, memakai celana dan kemeja hitam, rambutnya agak kecoklatan"


"Pria yg baru saja datang?"


"Iya dia suamiku" Mayyu memiringkan senyumnya pada wanita itu


Pegwai tersebut terlihat gugup


"Apa dia memesan sebuah kamar disini?"


"Maaf nyonya tapi suami anda bertanya kamar nomor xxx atas nama nona Luna" Ucap pegawai tersebut, sontak perasaan mayyu semakin tidak karuan, dalam pikirnya sudah di penuhi sesuatu hal yg heliand lakukan dengan seorang wanita di dalam otak mayyu.


Mayyu tetap tenang, ia menghela nafasnya agar sedikit lebih rilex untuk melanjutkan kembali pembicaraannya dengan pegawai hotel tersebut


"Bisakah kau membantuku? kau tentu mengerti apa maksudku, jika aku datang dan mengetuk pintunya mungkin saja dia akan menyangkal" Mayyu menatap wajah pegawai tersebut dengan sendu, wanita yg menjadi resepsionis di hotel tersebut tentu mengerti apa yg dikatakan mayyu, namun ia tidak bisa berbuat banyak, ia hanya seorang pekerja di hotel tersebut.


"Tapi nyonya"


"Aku akan memastikan jika aku tidak akan membuat keributan, jika terjadi kekacawan maka aku akan membayarnya dan bertanggung jawab" Ucap mayyu meyakinkan wanita tersebut, sepertinya wanita itu mulai luluh, ia menganggukan kepalanya sambil tersenyum menatap mayyu, keduanya berjalan menuju kamar yg didalamnya terdapat heliand dan Luna, tentu saja dengan sebuah kunci cadangan kamar dari pihak hotel.


"Apa suamiku sering datang?" Tanya Mayyu pada pegawai tersebut dengan masih bersikap tenang memiringkan senyunya


"Aku, aku tidak tahu" Pegawaintersebut terlihat tidak ingin banyak bicara, apalagi melihat kondisi mayyu yg tengah hamil besar membuat batinnya ikut merasakan sakit \_" bagaimana jika suaminya sedang melakukan sesuatu ketika aku membuka pintunya" Pegawai tersebut tidak kalah merasakan gelisah seperti yg mayyu rasakan.

__ADS_1


**Next guys like komen dan bantu vote sebanyak banyaknya❤️**


 


__ADS_2