
Pasangan yg sedang di landa kasmaran itu keluar dari bengkel tersebut, mayyu dan heliand sangat lengket, sepanjang jalan perjalanan heliand terus saja memperlakukan mayyu layaknya putri, ia bahkan tidak segan mengumbar perhatian pada istrinya di hadapan umum.
"Kenapa kita kesini?"
Mayyu kebingungan, saat itu heliand tidak membawanya pulang, malah berhenti di sebuah taman di pusat kota.
"Aku lapar"
Heliand melebarkan senyumnya sambil menaik turunkan alisnya. keduanya terduduk di sebuah tempat duduk di taman tersebut, mayyu membuka makannannya untuk ia hidangkan pada heliand, sedangkan pria itu terus saja memancarkan senyum kebahagiaannya sambil terus menatap wajah cantik sang istri.
"Kau yg menyuapiku yah" Heliand berucap, sikapnya sangat kekanak kanakan saat sedang bersama mayyu
"Mmmm, Aaaa"
Mayyu sesendok makanan di tangannya ke arah mulut heliand, dengan senang hati heliand menerima hal tersebut, padahal makanan yg mayyu buat cukup sederhana
"Rasanya seperti?"
"Seperti apa?"
Heliand melirik ke kanan sedikit berpikir untuk menggoda mayyu saja
"bistik"
Mayyu melebarkan senyumnya, bagaimana tidak, makanan itu hanyalah telur goreng sederhana, dan heliand mengatakan jika rasanya seperti bistik, hal itu memang ia katakan semata mata hanya untuk menggoda mayyu saja.
Suasana hening seketika, keduanya saling mendalami tatapan mata masing masing dengan wajah tanpa ekspresi.
"Mayyu apa kau bahagia?" ucap helian dingin
Pemuda itu terus menatap dua bola mata hitam kecoklatan milik mayyu, guna mencari jawaban kejujuran atas pertanyaannya barusan.
Mayyu terdiam tanpa berekspresi, matanya mulai menggenang menatap heliand.
"Kenapa kau diam? jawab aku mayyu apa kau bahagia"
__ADS_1
Mayyu menjatuhkan air matanya, bagaimana tidak, hal inilah yg mayyu inginkan sedari dulu, sebuah cinta dan ketulusan dari seorang heliand. seketika tubuh itu langsung memeluk heliand, ia menangis, namun itu adalah tangisan kebahagiaan yg keluar dari mata mayyu.
"Aku bahagia, aku sangat bahagia, aku mencintaimu"
Heliand melepaskan pelukan mayyu, ia mencoba meraih wajah gadis itu dan mengusap air matanya.
"Tapi sekarang aku sudah tidak punya apa apa"
Heliand menatap mayyu dengan mata yg menggenang
"Tidak masalah, selama kau tidak mengulangi kebodohan itu lagi"
Heliand melebarkan senyumnya, ia menciun pucuk kepala mayyu dan langsung membawa wanita itu kedalam pelukannya.
"Bersabarlah sedikit, aku akan bekerja keras untuk membahagiakanmu, untuk kali ini aku tidak akan mengandalan harta papa"
Mayyu hanya menganggukan kepalanya menenggelamkan dirinya dalam dua bola mata heliand.
"Sekarang kau mau apa? aku akan membelikannya untukmu"
"Cukup kau mencintaiku seperti ini selamanya itu sudah lebih dari cukup" Ucao mayyu memiringkan senyumnya menatap heliand
"Aku mencintaimu, tapi eskrim coklat kacang? lagi pula aku hanya mempunyai uang beberapa saja itu cukup hanya untuk sebuah eskrim" Ucap heliand
Mayyu menganggukan kepalanya seolah mengiyakan apa yg heliand katakan, pemuda itu langsung beranjak dari duduknya untuk segera membelikan sebuah eskrim kesukaan mayyu tersebut.
"kau tunggu di sini, aku akan segera kembali" Heliand memalingkan tubuhnya untuk membeli eskrim sejenak.
Namun saat itu mayyu menarik tangan heliand dan membuat langkah pemuda itu terhenti
"Tunggu," ucap mayyu
Heliand memalingkan wajahnya menatap mayyu
"Lalu pekerjaan itu?"
__ADS_1
Wajah mayyu penuh kekhawatiran, bagaimana pun ia belum mendengar keputusan heliand tentang pekerjaannya di bengkel, apakah dia akan tetap bekerja atau berhenti dari pekerjaannya.
Heliand memiringkan senyumnya menatap mayyu sendu
"Kau tenang saja, aku sudah memutuskan untuk mencari pekerjaan lain, aku mencintaimu, mana mungkin aku bertahan dalam suatu pekerjaan yg tentunya pasti akan menyakiti perasaanmu"
Mendengar hal itu mayyu tersenyum penuh kemenangan, akhirnya gadis bisa bernafas lega mendengar keputusan yg keluar dari mulut heliand, justru hal tersebut nenambah poin untuk heliand, karna mayyu jadi semakin mempeecayai jika heliand benar benar sudah berubah.
Pemuda itu kembali melangkahkan kakinya mencari sesuatu yg di inginkan mayyu, mayyu tahu benar jika heliand sudah tidak memiliki uang sebanyak dulu, apalagi sekarang heliand sudah tidak memiliki pekerjaan lagi, gadis itu memutuskan untuk menjual barang barangnya dan menjadikan uang tersebut sebagai peluang modal usaha untuk heliand, ponsel mahal jam tangan mahal dan beberapa koleksi tasnya masih aman tersimpan, tentu saja nicko dan lia chan tidak mengambil barang barangn milik menantu kesayangannya tersebut, hanya aset heliandlah yg mereka cabut tidak termasuk barang barang mayyu.
Sudah hampir setengah jam namun heliand belum juga kembali, gadis itu mulai bosan ia melirik arloji di tangannya dan memutuskan untuk menyusul heliand pada saat itu.
Semua orang berlalu lalang, berlarian di hadapan mayyu, entah ada apa dengan mereka, namun saat itu mayyu tidak begitu memperdulikannya, ia terus saja melirik ke kiri dan ke kakanan guna mencari keberadaan heliand.
"Ada seorang pria tertabrak, cepat panggil ambulan" teriak salah seorang di sekitar mayyu
Mayyu melirik ke kerumunan orang, perasaannya mulai gelisah, takut jika itu adalah sesosok pria yg sedang di carinya. tubuhnya mulai melemah
"bahkan eskrim di tangan pria itu masih saja di genggamnya, itu pasti untuk kekasihnya" ucap salah seorang saksi yg melihat pria korban tabrak lari tersebut
Perasaan mayyu semakin kacau, wajahnya memerah, matanya menggenang, ia berlari menghampiri kerumunan orang yg sedang melihat kejadian tersebut
"Heliannnnnnndddddd" Mayyu menjerit histeris, benar saja pria yg sedang ia cari sedang tergeletak di jalanan dengan luka penuh darah di bagian tubuhnya
Gadis itu langsung mengangkat kepala heliand, memang eskrim itu masih saja heliand genggam, heliand sudah tidak sadarkan diri, hidung dan ke mulutnya mengeluarkan darah.
"Heliand, bertahanlah heliand" Mayyu menggoyangkan tubuh suaminya tersebut, ia terus berteriak meminta pertolingan, hingga seseorang mencoba menenangkannya sambil menunggu ambulan datang
"Heliand bangunnnnnnn" lagi lagi Mayyu menjerit, air matanya terus berlinang memeluk heliand
"Heliand bertahan, aku mencintaimu"
Mayyu histeris saat itu, ia terus saja mencoba menyadarkan heliand namun percuma, lukanya cukup parah, tubuhnya sangat banyak mengeluarkan darah
HEYYY AUTHOR BALIK LAGI😂HAYU BURUAN VOTE YG BANYAK KALO MAAIH MAU LANJUT, BIAR MASUK 10 BESAR DOBGGðŸ˜ðŸ˜ NANTIKAN AKU KASIH KALIAN HADIAHðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ KOMEN VOTE LIKE YG BANYAKKKK JANGAN MAU BACANYA DOANG WOYYYYYðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1