Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 79


__ADS_3

Saat itu mayyu sedang kembali membersihkan tempat tidurnya, sudah cukup lama ia meninggalkan kamar tersebut berpindah ke sebuah rumah kecil yg heliand sewa. Dan hari ini keduanya telah kembali, mata mayyu melirik ke seluruh sudut ruangan tersebut, begitu banyak kenangan yg telah di laluinya bersama heliand.


Heliand saat itu menjatuhkan tubuh kekarnya di atas ranjang tersebut, raut wajahnya sangat bahagia ketika dirinya bisa kembali berbaring di tempat itu.


"Kau sangat merindukan kamar ini?" Ucap mayyu memiringkan senyumnya sambil merapikan pakaian keduanya dari dalam koper.


Heliand melebarkan senyumnya, pria tampan itu langsung meraih tubuh indah mayyu dan menggodanya.


"Tentu saja, tempat ini sudah menjadi saksi saat aku mengambil itu semua darimu" Bisik heliand di daun telinga mayyu dengan suara terendahnya.


"Mengambil apa?"


Mayyu memalingkan tubuhnya, ia melingkarkan tangannya di atas bahu heliand sambil menempelkan hidungnya pada hidung pemuda tersebut. nafas kedunya saling memburu.


"Tentu saja hal itu"


Keduanya saling menatap, mayyu tentu tahu apa yg akan heliand lakukan setelah ini, gadis itu memejamkan matanya ketika heliand berhasil mencium bibirnya dengan lembut. keduanya saling mengeratkan pelukan, saling melepas rindu dan hasrat yg sudah mereka tahan.


Mereka memang sangat merindukan hal-hal seperti ini, baik heliand ataupun mayyu, keduanya sangat merindukan sentuhan satu sama lain. cukup lama dua insan itu menyatukan bibirnya, bahkan tangan heliand mulai menggerayangi tubuh mayyu, keduanya terlempar ke tempat tidur tanpa menghentikan penyatuan bibir tersebut. suhu ruangan mulai memanas meskipun suhunya sudah sangat rendah, kaki helian berhasil mengunci tubuh indah istrinya, tidak ada gerak gerik penolakan dari mayyu, namun ketika heliand mengangkat rok istrinya, mayyu langsung melepaskan ciuman tersebut dan menahan heliand.


"Jangan sekarang, pekerjaanku masih banyak"


Mayyu melepaskan ciuman terebut dalam keadaan dirinya yg masih berada di atas tubuh heliand.


"Tidak, kali ini aku tidak akan membiarkanmu lolos" Ucap heliand

__ADS_1


Pria itu menggigit kecil daun telinga mayyu, guna memancing gairah istrinya, tangannya mencari sesuatu di area dada milik mayyu.


"Ustttt, jangan sekarang, pekerjaanku masih banyak, bersabarlah untuk menunggu nanti malam"


jari jari lentiknya menggerayangi dada bidang milik heliand, gadis itu terus saja mengulur waktu agar heliand tidak melalukan hal tersebut sekarang. tentu saja, dua koper besar yg berisikan pakaian masih berserakan, jika mayyu tidak membereskannya sekarang, heliand pasti akan membuatnya lemah tidak berdaya, bahkan untuk berjalan saja dia pasti akan sangat kesulitan.


"Kau mau bersabarkan?"


mayyu mengecup mesra bibir heliand, matanya mengarah ke dua bola mata heliand, pemuda itu tampak pasrah, ia menghela nafasnya dengan kasar dan melepaskan mayyu dari pelukannya.


Mayyu beranjak dari tubuh heliand, ia kembali menyentuh beberapa pakaiannya yg berserakan dari dalam koper. hal tidak biasa pun terjadi, pemuda itu pun ikut membantu mayyu merapikan pakian tersebut dengan santainya. hal ini tentu sangat membahagiakan bagi mayyu, ketika seorang heliand memberikan perhatian lebih bahkan sampai bersedia membantu mayyu menyelesaikan pekerjaannya.


"Baru beberpa hari pulih, biarkan aku saja yg menyelesaikannya, kau istirahatlah" Ucap mayyu memiringkan senyumnya pada heliand


"Tidak apa, biarkan aku membantumu,"


"Jika kau lelah beristirahatlah, biarkan aku yg menyelesaikannya" Celetuk heliand.


Mayyu menatap heliand, ia bahkan menopang dagu dengantangn kirinya.


"Seharusnya aku yg mengatakan hal tersebut"


"Tidak masalah, aku hanya tidak ingin istriku kelelahan" Ucap helaind dengan santai


Pria itu terus melepit semua pakaiannya, memasukannya kedalam lemari dengan cukup rapih, hingga membuat mayyu keenakan tidak melalukan apapun. meskipun mayyu tahu, hal ini heliand lakukan untuk mempecepat jatah ranjang yg akan keduanya lakukan setelah ini semua selesai.

__ADS_1


Setelah pria itu membantu mayyu menyelesaiakan heliand terduduk di samping mayyu, keduanya saling melirik satu sama lain sambil menahan tawa di antara bibirnya.


"Hsss aww"


Heliand meringis, seolah meraksakan sakit pada bagian kepalanya, raut wajah mayyu berubah, gadis itu membulatkan matanya dia langsung meraih tubuh heliand dengan penuh kecemasan.


"Heliand? apa ? kenapa? apa yg terjadi?"


Mayyu menyentuh wajah heliand, terlihat jelas rasa cinta yg begitu tulus dari raut wajah cemas seorang mayyu.


"Ini aku, aku, aku hanya butuh pelukan"


Heliand melebarkan senyumnya, ia berhasil membuat istrinya kepanikan, raut wajah mayyu berubah, ia mencubit heliand dengan keras merasa kesal atas apa yg telah pemuda itu lakukan padanya.


"Awww, ampun maaf"


Gadis itu mengerucutkan bibirnya, ia langsung membelakangi heliand seolah sedang marah pada pemuda tersebut.


Heliand memeluk mayyu dari belakang dengan penuh kemesaran, pria itu mencoba membujuk istrinya, tentu saja heliand sedaang menggoda mayyu agar hal yg dia inginkan dapat ia dapatkan sekarang.


"hey, aku mencintaimu" bisik heliand sambil mengeratkan pelukannya mendekap tubuh mayyu.


Gadis itu berusaha menyembunyikan wajahnya, sejujurnya ia sudah tidak tega karna terus membiarkan heliand menahan hasratnya, tapi mau bagaimana lagi, helaind baru saja pulih, bahkan perban yg melingkar di dahinya masih belum kering, tentu mayyu harus memikirkan hal tersebut secara berulang ulang menanggapi apa yg di inginkan suaminya.


NEXT GUYS LIKE DAN KOMENNYA, TOLONG DONG BIAR 10 BESAR😭😭😭BIAR AUTHOR MAKIN RAJIN UPDATE😭

__ADS_1


__ADS_2