Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 41


__ADS_3

"Huh kenapa kedua orang tuamu sangat berbeda denganmu" Celetuk mayyu sambil memperhatikan mobil yg melaju, Heliand tidak menjawab satu patah katapun, sikapnya terlihat berbeda dan gelisah setelah berbicara dengan Nicko, namun mayyu tidak peduli, ia melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dengan santainya


"Mayyu tunggu...


Mayyu memalingkan wajahnya ke arah heliand


"Aku.. aku..


"Apa???" Tegas mayyu mengerutkan dahinya


"Aku.. aku..


"Terserah" Ujar mayyu kembali melangkahkan kakinya karna merasa heliand hanya membuang buang waktunya saja


"Mayyu aku ingin memiliki anak darimu" Celetuk heliand yg berhasil menghentikan langkah mayyu, gadis itu terkejut mendengar ucapan heliand yg ingin memiliki anak darinya


Mayyu terdiam membisu ia tidak berkutik mendengar hal tersebut yg keluar dari mulut brengsek heliand

__ADS_1


"Tidak tidak, aku rasa kau sedang bercanda" celetuk mayyu menyeringhai kepada pria jangkung itu seolah tidak percaya dengana apa yg heliand katakan


"Aku, aku serius" Tegas heliand dingin


Mayyu menelan salivanya menatap heliand yg saat itu memang terlihat sedang tidak bercanda


"Kenapa kau diam? apa kau tidak bersedi?


"Aku, aku, beri aku waktu" Ujar mayyu pada heliand dengan gugup


"Apa itu artinya kau bersedia?" Heliand memajukan langkahnya mendekati mayyu


Hal tersebut berhasil membuat heliand cukup bahagia mendengar peneriamaan mayyu, spontan heliand langsung memeluk mayyu hingga membuat detak jantung mayyu berdebar kencang _"Terima kasih mayyu, itu artinya cepat atau lambat papa akan segera mewariskan hartanya padaku" Ujar heliand yg langsung membuat hancur perasaan mayyu, gadis itu terkejut di pelukan heliand hingga membulatkan kedua matanya yg langsung menggenang


"Harta? itu artinya?" Gumam mayyu dalam batinnya, wanita itu langsung mendorong heliand dan menjauh dari hadapannya, raut wajah mayyu terlihat berbeda, tadi yg awalnya ia terlihat cukup bahagia mendengar pernyataan heliand yg ingin memiliki anak darinya namun semua itu hancur seketika, alasan heliand meminta anak darinya adalah karna harta bukan karna kasih sayang ataupun perasaan cinta


"Mayyu ada apa?" Tanya heliand tanpa rasa bersalah

__ADS_1


Mayyu terdiam menatap sendu heliand, ia menggelengkan kepalanya dengan tanpa exspresi seolah tidak terjadi apapun


"Aku akan kembali kekamar" Celetuk mayyu yg langsung berlari menuju kamarnya, perasaannya hancur, ia merasa gagal karna selama beberapa bulan lamanya pernikahan namun heliand tetap saja bersikap seenaknya pada mayyu, heliand belum juga memberikan tanda tanda jika dirinya menyimpan perasaan yg sama terhadap mayyu


"Aku gagal aku gagal" ujar mayyu terduduk rapuh menjatuhkan dirinya di lantai, ia mengunci kamarnya dengan sengaja agar heliand tidak mengetahui tangis kekecewaannya _"Dia tidak akan pernah mencintaiku, Aku benar benar sudah gagal" Mayyu menangis memukul mukul bantal tempat tidurnya sedikit prustasi dengan sikap heliand, entah apa yg ada dalam pikiran seorang heliand, namun bisa bisanya dia meminta anak pada istrinya hanya karna alasan sebuah harta _"Kenapa aku harus jatuh cinta pada si brengsek tidak punya hati dan perasaan sepertinya" Celetuk mayyu, ia menangis histeris dengan perasaan hancurnya _"Apa aku terlalu buruk? apa aku tidak pantas untuknya? sebenarnya apa salahku" jerit mayyu histeris


Heliand bernafas lega di soffa lantai dasar, ia merebahkan dirinya dan menarik otot otot di tubuh kekar itu menikmati kemenangan atas dirinya _"Aku berhasil, sebentar lagi warisan itu akan jatuh ketanganku" Heliand melebarkan senyumnya menatap langit langit rumah _"Aku harus bersikap sedikit lebih lembut pada mayyu, agar dia lebih yakin untuk mengandung anakku" Heliand melihat jam di pergelangan tangannya waktu sudah menunjukan pukul 17.54 ia beranjak dari duduknya untuk menghampiri mayyu di kamar


"Apa ini? di kunci? sebenarnya dia setuju atau tidak? kenapa sampai mengunci kamar?" Gumam heliand kesal, ia menekan gagang pintu dengan kasar mencoba membuka pintu tersebut _"Oke, oke lebih lembut" Heliand dengan santai mengetuk pintu kamar itu dan memanggil nama mayyu dengan lembut


"Tok.. tokk.. tok..." Suara ketukann "Mayyu buka pintunya, apa kau baik baik saja di dalam" teriak heliand dari luar dengan lembut hingga membuat mayyu terkejut, gadis itu langsung menghapus air matanya, merapikam dirinya agar terlihat baik baik saja


"Ma maaf aku pikir tidak di kunci" Ujar mayyu membuka pintu tersebut, heliand yg melihat mata sembab di wajah mayyu itu langsung meraih wajahnya


"Mayyu apa ini? apa kau menangis? kau baik baik saja kan?" Mayyu menepis tangn heliand dengan santai, ia sangat mengerti dengan sikap peduli helian itu hanya sesaat karna ada sesuatu yg ia inginkan "Aku baik baik saja, mataku sedikit perih jadi aku menetesinya dengan obat" Ujar mayyu dengan kebohongannya


"Baiklah, jaga dirimu, apa kau sudah makan?" tanya heliand penuh perhatian

__ADS_1


"Aku tidak lapar, tapi jika kau ingin sesuatu aku akan membuatkannya untukmu" Tegas mayyu dingin, gadis itu bersikap acuh seperti biasanya meskipun heliand sekarang lebih perhatian dan memperdulikannya


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN VOTE SEBANYAK BANYAKNYA, MOHON DUKUNGANNYA❤️


__ADS_2