Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Penderitaan lagi


__ADS_3

Malam itu Lili menangis sejadi jadinya setiap kali mengingat perlakuan anna padanya ketika robin tidak ada di rumah yg masih berada di luar kota, Tangisan itu cukup membuat perih perasaan jordan yg memamg adalah ayah kandung Lili, dalam pikirnya sudah cukup sewaktu Lili masih sangat kecil ia sia siakan, sekarang setelah gadis itu dewasa dan jaraknya sangat dekat dengannya namun jordan tetap tidak bisa memeluk buah hatinya tersebut, siang malam ia di hantui rasa bersalah atas perlakuannya pada Lili dan Lina di masa lalu.


Jordan melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar Lili untuk mencoba menenangkan anaknya tersebut


"Lili sebaiknya kau kembali kerumahmu untuk beberapa hari selama robin belum kembali, aku tidak bisa melihat kau di perlakukan lebih buruk lagi oleh anna" Ujar jordan pada Lili terlihat jelas kecemasan seorang ayah di wajah jordan pada Lili, gadis itu mendongakan wajahnya yg penuh dengan aor mata menatap jordan dengan penuh amarah, yaa Lili memang sampai sekarang belum bisa menerima kenyataan itu, kenyataan jika jordanlah ayah kandungnya, ia selalu berpikir jika jordan tidak pernah menginginkan keberadaannya hingga ia meninggalkan lina dan tidak memperdulikan Lili


"Untuk apa kau datang? pergi dari sini, keluar!!!" tegas Lili kesal, hatinya selalu menjerit setiap kali jordan selalu berusaha memperdulikannya


"Lili maafkan aku, aku hanya tidak ingin ana selalu memperlakukanmu dengan buruk, ayah tidak ingin


Belum sempat jordan menyelesaikan ucapannya Lili langsung memotongnya dengan memiringkan senyumnya _"Ayah? Apa aku tidak salah dengar? Ayah katamu? bahkan kau tidak pantas disebut sebagai seorang ayah, apalagi ayahku" Tegas lili senada tinggi


"Lili tapi" Jordan mencoba meraih lili dan mendekatinya namun tiba tiba saja suara bantingan pintu telah mengejutkan keduanya, ana langsung menghampiri Lili dan menarik rambut panjangnya _"Kurang ajar dasar jalang, tidak tahu malu, kau bahkan ternag terangan membawa suamiku masuk kedalam kamarmu, dasar wanita sialan" Tegas Anna yg sedang di bakar api cemburu, ia selalu saja mendapati hal hal mengenai jordan dan Lili sehingga membuatnya salah paham

__ADS_1


"Awww sakitt maa, aku tidak melakukan apapun ma tolong lepaskan aku" jerit lili tidak berdaya yg di jambak oleh Anna, jordan mencoba menjauhkan anna dari Lili, ia mendorong anna dengan kuat dan membantu Lili _"Lepaskan dia anaa apa kau sudah tidak waras???" Tegas jordan menyela anna, Anna menatap keduanya ia memiringkan senyum piciknya dengan penuh amarah


"Oh jadi kau membelanya, kurang ajar kau Lili, dasar tidak tahu malu, kau meracuni pikiran anakku, dan sekarang suamiku" Tegas anna mencoba kembali menyerang lili namun berhasil di hadang oleh jordan


"Lili pergilah lili, pulanglah" Ucap jordan namun Lili hanya terdiam dengan isakan tangisnya


"Lili cepat pulang" Tegas jordan meninggikan suaranya hingga lili langsung keluar berlari dari ruangan tersebut, anna telah berhasil membangunkan emosi dan sikap kasar jordan, wanita itu di tampar oleh jordan dengan amat keras hingga menyisakan bekas telapak tangan di wajahnya


Sedangkan Lili keluar dari rumah tersebut dengan perasaan dan batin hancurnya, gadis itu selalu di permainkan oleh takdir hingga ia sering kali merasa prustasi atas kehidupannya sendiri _"Kenapa kabahagiaan tidak pernah datang apa salahku" Teriak Lili menangis sejadi jadinya, gadis itu meremas dres yg ia kenankan, seolah telah larut dalam kesedihan, ia tidak tahu kemana langkah kakinya akan membawa Lili pergi pada saat ini, namun tidak untuk kembali ke rumah Lina dan Nathan Lili lebih memilih Nicko dan Lia chan sebagai tempat berlindungnya, kedua orang tersebut selalu bisa menenangkan hatinya dan kadang lebih mengerti tentang apa yg Lili rasakan.


Lili mengetuk dengan keras kediaman keluarga wang, mata sembab wajah lesu dan bibir pucat telah mencerminkan bagai mana perasaannya saat itu


"Dorr door doorrr" Lili mengetuk pintu itu terus menerus sambil memanggil Lia chan _"Mammyyyy bukaaaa" Teriak Lili histeris _"Mammyyy buka pintunyaaa" Lili semakim mengencangkan suaranya hingga Lia chan datang membuka pintu tersebut

__ADS_1


"Li, Lili kau?" Gadis itu langsung memeluk Lia chan menangis histeris di pelukannya


"Sayang apa yg terjadi? tenang kan dirimu Lili, ayo ceritakan didalam" ujar Lia chan pada Lili, belum sempat keduanya berjalan namun lili sudah lebih dulu menjatuhkan dirinya tidak berdaya, Lili tidak sadarkan diri tepat di hadpan Lia chan hingga membut wanita itu terkejut histeris


"Lili, Lili bangun Lili, Lili apa yg terjadi Lili" Tegas Lia chan yg mulai cemas dengan Lili, ia berteriak memanggil Nicko yg memang saat itu sedang berada dalam kamarnya


"Nickoooooooooo" Teriak Lia chan, wanita itu terus mencoba menyadarkan Lili, menepuk nepuk wajah bagian pipi dan menyikab rambut yg menutupi Lili, ia menggoyangkna tubuh lili guna menyadarkan gadis itu


"Lili sadarlah Lili...


"Nickoooo....." Teriak Lia chan meninggikan suaranya kesal dengan Nicko yg tidak kunjung turun dari lantai atas


Mohon maaf atas upnya yg tertunda, authornya baru ajah sembuh, kemarin sempet sakit gantian sama papih author❤️🤒mohon maaf guys sudah membuat kalian menunggu, untuk beberapah hari selama pemulihan author slow dulu ya, mohon pengertiannya

__ADS_1


__ADS_2