Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 26


__ADS_3

Heliand sudah lebih dulu tiba di rumah barunya, ia menatap kesal mayyu dan erico yg baru saja tiba, haliend mengepalkan tangannya menahan emosi ketika mayyu berjalan di bantu oleh erico


"Cihhhh.. sangat serasi..." Gumam heliand dengan kesal


"Hati hati.." Ujar erico memegang kedua bahu mayyu yg kesulitian berjalan masuk kedalam rumah. terlihat jelas rumah mewah dengan gaya kebarat baratan itu di hadapan mayyu, semua tertata rapi dengan sempurna karna Nicko dan Lia chan yg sudah menyuruh seseorang untuk mempersiapkan rumah baru itu untuk Heliand dan mayyu. Mayyu terduduk di sebuah soffa besar di ruang tengahnya dan ia masih meringis kesakitan akibat heliad menurunkannya ditengah jalan


"Terima kasih erico kau sudah mengantarku..


"Dengan senang hati, kau tak perlu sungkan...


Heliand bersikap biasa saja turun dari tangga meskipun melewati kedua orang tersebut, ia mengabaikan keduanya dan tidak mengatakan apapun meskipun sekedar menyapa sepupu sekaligus teman masa kecilnya pun tidak


"Heliand" Ujar Erico menghentikan langkah helian yg saat itu tidak perduli akan kehadiran mereka di hadapannya

__ADS_1


"Sebaiknya kau jangan bersikap keterlaluan pada istrimu" Ucap erico dingin


Heliand memalingkan wajahnya menatap erico dengan senyum liciknya _"Apa kau sedang mengaturku?


"Heliand bagai mana pun mayyu adalah istrimu sekarang" Tegas Erico meninggikan nada bicaranya


"Ustttt Ustt pelankan suaramu, tadi apa kau bilang? Dia istriku? Yaaa dia istriku, aku bebas melakukan apapun padanya, jadi kau tidak berhak mencampuri urusanku" balas Heliand meninggikan suaranya. Keadaan semakin memanas mereka berdua terus saja beradu mulut di hadapan mayyu, mayyu takut akan terjadi sesuatu yg tidak di inginkan akhirnya menyuruh Erico pergi agar tidak terjadi hal yg lebih dari sekedar teriak teriakan kasar


"Emmm Erico aku baik baik saja, terima kasih kau sudah menolongku, sebaiknya kau kembali, aku mohon maaf karna kesalah pahaman ini kalian jadi bertengkar" Ujar mayyu menenangkan Erico yg sudah tersulut emosi. Erico tidak menjawab satu patah katapun dia masih saja menatap Heliand dengan kesal namun pada akhirnya pergi dari rumah tersebut.kini mayyu mulai sedikit tenang, namun karna sakit di kakinya ia masih memijat mijat kakinya dengan kedua tangannya, mata mayyu mulai menggenang karna rasa kram dan perih yg ia rasakan pada saat itu. namun hal yg tidak ia percaya adalah heliand mengambil sapu tangan dan membasahinya dengan air es, lalu dengan lembut ia mengompres kaki mayyu dan sedikit memijatnya


"Sakit?... Tanya heliand dingin. mayyu hanya menganggukan kepalanya dengan air mata yg menggenang


"Istirahat, kamar utama ada di atas sebelah kiri" Ujar heliand dingin. Sekali lagi mayyu diam hanya menganggukan kepalanya, mayyu beranjak dari duduknya dan mencoba berdiri

__ADS_1


"Ahhhh.... mayyu hampir terjatuh karna sakit di kakinya namun heliand berhasil menangkapnya, wajah keduanya sangat berdekatan mayyu mencengkram kuat bahu heliand karna ia takut terjatuh. mayyu tidak bisa mengedipkan matanya menatap wajah tampan pria dingin angkuh dan arogant tersebut


"Huhhhhh menyusahkan sekali" Ucap helian menghela nafasnya dan langsung menggendong mayyu membawa istrinya tersebut ke kamar atas. Heliand benar benar kuat meskipun wajah itu tanpa exspresi namun kepeduliannya berhasil membuat mayyu kehilangan rasa kesalnya meskipun heliandlah yg menyebabkan semua ini terjadi. mayyu sama sekali tidak bisa mengalihkan pandangannya menatap kedua bola mata hitam kecoklatan tersebut, mayyu melingkarkan tangannya di atas bahu heliand. Heliand membaringkan mayyu di ranjang besar yg sudah di taburi serpihan mawar tersebut, MAKLUM PENGANTIN BARU GUYSSSS


"Kau terlihat kurus tapi kau sangat berat" Celetuk heliand membaringkan mayyu. Heliand langsung melangkahkan kembali kakinya keluar dari ruangan tersebut


"Heiand tunggu..... Heliand mengalihkan pandangannya ke belakang menatap mayyu


"Mmmmm k kau mau kmna?" Ujar mayyu gugup


"Bukan urusanmu" Balas heliand dingin yg langsung kembali melangkahkan kakinya


wajah kesal mayyu kembali terlihat, sikapnya benar benar seperti bunglon, bisa berubah dmna pun dan kapanpun sesuka hatinya, mayyu merasa dirinya benar benar bodoh karna sudah tertarik dengan pemuda angkuh dingin kurang ajar seperti helian

__ADS_1


"Aku harus menaklukannya" Gumam mayyu membulatkan tekadnya untuk mendapatkan hati suaminya tersebut


Next. jangan lupa like dan komen, tolong bantu votenya guysss😘☹️😘❤️


__ADS_2