Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 32


__ADS_3

Kebiasaan Heliand memang tidak bisa dihilangkan, bukan karna tidak bisa tetapi memang tidak ingin, Heliand hanya bersikap manis agar mayyu tidak meninggalkannya.


Mayyu akhirnya tetap memberikan kesempatan untuk Heliand namun malam itu pemuda nakal itu tetap saja keluar rumah untuk melakukan kebiasaan buruknya, bermain perempuan mabuk mabukan dan hal buruk lainnya.


Helaind merapikan rambutnya di hadapan cermin, tidak lupa ia menyemprotkan parfum ke dada tegak dan bidangnya seakan menambah kesempurnaan Heliand.


Mayyu tetap santai dan terjaga di tempat tidur sambil memperhatikan suaminya tersebut


"Mau kmna lagi?" Ujar Mayyu sedikit apatis.


"Aku, itu aku, teman temanku sudah menunggu, mereka semua mengajakku nongkrong" jawab Heliand gugup


"Yakin cuma nongkrong? Apa kau akan kembali dengan baju kotor bernodakan lipstik lagi?" Mayyu mengangkat sedikit alisnya.


Heliand terdiam, tidak menjawab satu patah kata pun, ia mengambil arloji mahalnya di laci untuk ia pasang di pergelangan tangannya


"Heliand kau sudah menikah, kenapa kebiasaan burukmu belum kau hilangkan?"


"Mayyu kau tidak usah berlebihan, aku hanya minum sebentar lalu kembali"


"Tapi kau sudah menikah" Tegas mayyu dengan kesal


Heliand menghela napasnya, ia sedikit kesal namun tetap dingin menghadapi Mayyu, Pemuda itu meraih kunci mobilnya dan bergegas pergi dari ruangan tersebut.


"Heliand tungguuuuu."


"Heliand tunggu aku belum selesai bicara"


Teriak mayyu dengan kesal namun heliand tetap saja pergi dan mengabaikannya

__ADS_1


"Pria bodoh, aku harus mengikutinya" Gumam Mayyu dalam batinnya


Mobil mayyu dan Heliand berjalan beriringan namun dari jarak jauh Mayyu tetap menjaga jaraknya agar Heliand tidak curiga atas apa yg dilakukan istrinya, dan benar saja mobil itu terhenti si sebuah club malam, Heliand memang tidak berbohong atas ucapannya untuk sedikit minum dengan teman temannya, terlihat pemuda jangkung itu keluar dari dalam mobilnya dan bergegas masuk kedalam club malam.


Perasaan mayyu tidak karuan, kesal takut sakit hati semuanya larut menjadi satu, akhirnya gadis itu turun dari mobil memberanikan dirinya.


"Dmna pria bodoh itu sekarang?" Gerutu Mayyu dalam batinnya.


Sepasang mata itu terus mencari keberadaan Heliand, ia melirik ke kiri dan ke kanan setiap sudut ruangan namun hasilnya nihil. Mayyu menuju sebuah bar, ia berjalan sedikit menunduk dan terjaga


"1 win" Ujar mayyu.


Mata itu kembali melirik kesana kemari dan benar saja, Heliand ada di sudut ruangan bersama teman-yemannya di temani para wanita nakal yg sedang menggodanya.


Mayyu melihat seorang wanita yg sedang menggrayangi Heliand raut wajah gadis itu berubah kesal ia mengerutkan dahinya menatap heliand.


"Sial beraninya dia" Ujar mayyu mengepalkan tangannya.


"Bruakkkk."


Suara lemparan gelas dari tangan Mayyu hingga membuat seisi club memperhatikannya.


Namun Mayyu tetap memasang wajah biasa saja dan menatap tajam Heliand dengan santai.


"Mayyu kenapa dia disini" Ujar Heliand


Mayyu memiringkan senyumnya menatap Heliand yg telah menyadari keberadaannya, ia langsung membuka cardigan yg menutupi bahunya dihadapan Heliand dan semua orang yg berada di club dengan santai, luar biasa kecantikan gadis itu langsung membuat dirinya jadi pusat perhatian di dalam club tersebut, semua orang terkagum-kagum dengan kecantikan dan keindahan tubuhnya.


"Siapa dia?. cantik sekali"

__ADS_1


"apa dia mabuk?? dia terlihat sempurna."


"malam ini aku ingin tidur dengannya"


"Gadis itu sangat cantik, pasti dia masih virgin." Gumam semua orang yg menatap mayyu dengan mata nakal


Heliand yg menyadari semua orang telah memperhatikan istrinya dengan kesal langsung mendorong wanita di sampingnya ia tidak senang melihat tingkah berani Mayyu.


"Menyingkirlah dariku" Ujar Heliand pada wanita yg menggodanya,


Heliand lantas menghampiri Mayyu dan menarik tangannya.


"Apa yg kau lakukan? dan apa ini?" Heliand menutup kembali bahu indah mayyu dengan cardigannya, wajah dinginnya kembali ia pancarkan


"Kau suka? Sayang biarkan saja, semua orang menyukainya" Ujar mayyu memiringkan senyum liciknya


Heliand langsung menarik tangan Mayyu dan membawanya keluar dari club tersebut, senyum licik Mayyu terus saja terpancar ia tidak mau kalah dengan sikap Heliand yg seenaknya memperlakukannya dengan buruk.


"Cepat masuk" Tegas heliand dengan kesal.


Mayyu saat itu hanya menertawakan sikap Heliand yg seperti kebakaran jenggot.


"Apa yg kau tertawakan? apa itu pantas mempertontonkan tubuhmu pada orang lain?" Tegas Heliand meninggukan suaranya.


"Apa itu pantas menghabiskan waktumu dengan wanita lain?"


Gadis itu terus memiringkan senyumnya hingga membuat Heliand semakin kesal


Heliand menghela napasnya dengan kasar, ia menginjak pedal gas mobilnya lalu melajukan mobil itu dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


"Lucu sekali Heliand, kau terlalu menganggap enteng diriku" Gumam Mayyu dalam batinnya


Next guys, like komen dan vote sebanyak banyaknya💋❤️❤️😘😘


__ADS_2