Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 62


__ADS_3

Entah kemana perginya, namun wanita yg sedikit mengalami gangguan mental itu tidak ada di kamar


"Mayyu" Suara teriakan heliand mengabsen setiap ruangan dalam rumah tersebut, pikirannya sudah tidak karuan, akankah mayyu pergi darinya, pergi meninggalkannya secara diam diam tanpa sepengetahuannya


"Maa


Belum sempat heliand menyelesaikan ucapannya namun padangannya teralihkan pada wanita yg sedang terduduk di halaman dengan wajah tanpa exspresi dan tatapan kosongnya, Dengan segera heliand menghampirinya, siapa lagi kalau bukan mayyu istrinya,yg belum lama ini ia cintai


"Mayyu"


Heliand melembutkan seuaranya memanggiln nama itu, ia meraih tangan mayyu dan menatapnya


"Kenapa kau keluar? Udara disini sangat buruk, tidak bagus untuk kesehatanmu"


Seperti biasa, mayyu hanya diam sengan wajah tanpa exspresinya. ia menatap lirih heliand yg saat itu penampilannya sangatlah berantakan, bahkan bisa di bilang lebih buruk dari seorang pengemis jalanan, bagai mana tidak, noda oli sampai merubah warna kemejanya, ketampanannya juga sangat sulit di kenali akibat noda tersebut.


Tangan mayyu menyentuh wajah heliand dengan lembut


"Sangat sulit mencari pekerjaan, semua orang terlalu mempermasalahkan nama belakangku, jadi aku bekerja di sebuah bengkel kecil yg tidak jauh dari sini"


Heliand melebarkan senyumnya menatap mayyu


"Kau tahu, dia bahkan mengijinkanku bekerja setengah hari karna dia tau kau masih belum pulih"


Mayyu tidak bereaksi, entah mayyu mendengar ucapan heliand atau tidak, namun saat ini dirinya hanya memandang heliand dengan tatapan kosong.


"Mmm baiklah, sekarang ayo kita masuk kedalam"


Lagi lagi mayyu tidak bereaksi, hingga heliand harus mengangkat tubuh istrinya membawa wanita itu kedalam.

__ADS_1


Mayyu masih saja diam, tidak banyak bicara dengan tatapan kosongnya, kehilangan seorang buah hati memang sangat menyakitkan, terlebih itu adalah bayi di kehamilan pertama seorang mayyu, tentu ia sangat merasa terpukul akibat hal tersebut.


"Nah sekarang kau makan ya, aku sudah membeli makanan ini untukmu"


Heliand membuka pembungkus makanan tersebut, ia mengambil satu buah makanan itu untuk menyuapi mayyu


"Aaaaaa, buka mulutmu"


Tetap saja mayyu tidak bereaksi, ia tetap aaja diam membisu seolah sudah tidak ada gairah untuk hidup.


Heliand tidak pernah mengeluh atas sikap mayyu yg terus saja mengabaikannya, tentu ia sangat berayukur, dalam keadaan yg sederhana ini mayyu tidak meninggalkannya, dan pastinya heliand harus ekstra sabar menghadapi sikap mayyu.


"Baiklah, apa yg ingin kau makan? aku akan membelinya untukmu"


Heliand tersenyum tipis pada mayyu, Wanita itu menatap lirih suaminya, matanya mulai menggenang, mayyu menyentuh wajah heliand dengan lembut.


"Mayyu tunggu mayyu"


Heliand mencoba menghampiri mayyu, ia mengetuk pintu kamar tersebut dengan tempo yg cepat


"Mayyu buka pintunya"


Mata pria itu menggenang, raut wajah penyesalannya kembali terlihat


"Mayyu aku mohon buka pintunya"


Tanpa henti heliand berteriak membujuk mayyu


"Aku tahu aku salah, aku memang penyebab segalanya, aku mohon berikan aku kesempatan, sudah cukup aku kehilangan bayi kita, aku tidak ingin kau juga pergi meningalkanku"

__ADS_1


Heliand kembali menangis sejadi jadinya, tidak kuat dengan perlakuan dingin mayyu yg terus menyiksa batinnya


"Aku tahu ini sudah terlabat, tolong maafkan aku mayyu" Helians terus berteriak dengan penuh penyesalan memohon pengampunan dari mayyu


Sementara itu di dalam mayyu menangis di sudut tempat tidur, ia tidak kuasa menahan tangisannya, jika sudah teringat tentang segala kesalahan heliand dan juga soal kematian bayinya


"Kenapa setelah bayi kita tiada kau baru menyadarinya" Mayyu menangis sejadi jadinya


"Aku bisa memaafkan semua kesalahanmu dengan mudah, tapi hal itu tidak akan pernah mengembalikan bayiku"


Mayyu benar benar terpukul, ia larut dalam kesedihannya sampai pernah terpikir jika ia harus mengakhiri hidupnya agar heliand tersadar


"Mayyu buka mayyu" heliand terus berteriak dari luar mengetul pintunya dengan keras


"Aku mohon mayyu maafkan aku"


Tidak ada respon dari mayyu membuat heliand semakin khawatir dengan keadaannya di dalam, hingga heliand langsung mendobrak pintu kamar tersebut dan benar saja, mayyu sudah memegang sebuah gunting di tangannya


"Mayyu kau? apa yg kau lakukan?"


Heliand terkejut mencoba mendekati mayyu


"Jangan mendekat, menjauh atau aku akan menusuk perutku dengan gunting ini"


"Mayyu aku mohon jangan lakukan itu, mayyu jangan bodoh mayyu"


Heliand ketakutan, dia mencoba mendekati mayyu namun takut jika wanita itu tiba tiba saja menusuk perutnya sendiri dengan gunting.


NEXG GUYS, NYESEK BANGET 2 CHAPTER ILANG GARA GARA MAU D COPY MALAH DIPOTONG😭 RASANYA INGIN KU TERIAK SEKERASANYAAAAAA NAMUN BIBIE TERASA TERKUCI SIKAP DINGINMU YG MEMBUAT DIRIKU SEMAKIN MENJAUH😜 EH KOK JADI BUCIN, HAHA HAHA SERIUS HASIL BEGADANG KEMARIN MALEM ILANG🤣LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA YA BIAR MASUK 10 BESAR, TOP VOTE 3 TERBANYAK BAKALAN AUTHOR HUBUNGIN, KASIH TIP😍💋

__ADS_1


__ADS_2