Not Wrong Destiny 2

Not Wrong Destiny 2
Chapter 58


__ADS_3

"Plakkk"


"Ini sama sekali tidak cukup untuk membayar sakit hati mayyu, kau lihat? dia masih saja membelamu menyembunyikan kesalahanmu meskipun kau sudah membuatnya celaka" Lia chan berteriak kesal dengan penuh amarah pada heliand, Yuki mencoba menenangkannya, perasaan lia chan sangat hancur, ia merasa telah gagal mendidik seorang anak yg sudah ia besarkan dengan sekeras mungkin dari kecil.


Pria jangkung itu hanya diam dengan mata yg menggenang, ia terlihat sangat pasrah pada semua orang yg pasti akan menyalahkannya, Tidak ada pembelaan sedikitpun yg keluar dari mulut heliand


"Ceraikan mayyu" Lia chan mengucapkan hal tersebut dingin pada heliand hingga membuat semua orang yg mendengarnya terkejut menatap ke arahnya


"Sayang mayyu baru saja kehilangan bayinya, kenapa kau malah menyuruh heliand menceraikannya"


Nicko menghampiri Lia chan untuk menenangkannya


"Tapi mayyu tidak membutuhkan pria penghianat sepertinya"


Lia chan meninggikan suaranya pada Nicko, wanita itu benar benar sudah sangat kecewa dengan tingkah laku anaknya, Dokter pun keluar dari ruangan tersebut hingga membuat pandangan semua orang teralihkan padanya


"Dokter bagaimana keadaannya sekarang" Yuki mencoba bertanya pada dokter tersebut


"Dia sangat syok, kalian bisa melihatnya tapi jangan membuat keributan"


Dokter itu melangkahkan kakinya pergi meninggalkan mereka, Lia chan beranjka dari duduknya memasuki ruangan tersebut, terlihat mayyu yg tidak berdaya sedang terdiam menatap langit langit rumah sakit, meskipun wajahnya tidak berexspresi namun air matanya terus mengalir membasahi wajahnya


"Mayyu" Lia chan menggenggam tangan menantunya, menatap lirih wanita tidak berdaya itu


"Maafkan mama, mama yg sudah gagal mendidik heliand"

__ADS_1


air mata lia chan terjatuh, suatu keberuntungan ia bisa memiliki menantu berparas cantik dan hati yg lembut seperti mayyu, ia hanya kecewa dengan sikap anaknya yg ternyata telah menyia nyiakan wanita sesempurna mayyu.


Heliand datang memasuki ruangan tersebut dengan raut wajah penuh penyesalannya, Spontan Lia chan melirik ke arah pintu dan kembali memasang raut wajah kecewanya


"Hentikan"


Lia chan menyuruh heliand agar tidak melanjutkan langkah kakinya


"Kau sama sekali tidak pantas berada di dekatnya"


Meskipun Lia chan adalah ibu dari heliand, namun ia tahu pasti bagaimana perasaan mayyu, ia sama sekali tidak akan membela heliand sedikitpun jika anak itu melakukan kesalahan


"Aku mohon"


Heliand bersimpuh menyentuh kaki Lia chan di hadapan mayyu


"Berikan aku kesempatan untuk menebus kesalahanku" Helian tak henti hentinya bersimpuh memohon berlutut di kaki Lia chan, Seorang ibu mana yg sanggup melihat anaknya bersimpuh dengan tulus menangis di kakinya memohon pengampunan.


"Kau benar benar keterlaluan" Meskipun Lia chan tidak merespon maaf heliand, namun air matanya jatuh seolah tidak tahan melihat heliand yg terus saja menangis memohon padanya


Mayyu yg sudah sadar tetap diam tanpa ecspresi meskipun dari dua matanya terus mengeluarkan air mata


"Kau seharusnya memohon pengampunan pada istrimu" Lia chan mengusap air matanya dan meninggalkan heliand bersama mayyu di dalam


Heliand menatap wajah sendu mayyu yg terus saja mengeluarkan air mata, ia meraih tangan mayyu dan mencoba meminta maaf pada wanita itu, Tangisan heliand pecah saat ia berhasil menggenggam tangan mayyu yg tidak berdaya

__ADS_1


"Kau boleh menghukumku, tapi aku mohon ampuni aku"


Heliand menangis sejadi jadinya menatap wajah mayyu, tidak ada reaksi dari wanita itu melainkan hanya tetesan air mats yg terus berjatuhan


"Mungkin ini sudah terlambat, tapi aku tidak ingin kau pergi" Heliand memeluk tubuh mayyu yg tidak berdaya dan menangis di pelukannya meskipun mayyubtak merespon apapun


Mayyu tahu benar jika heliand telah menyesali perbuatannya, namun heliand benar benar sudah sangat keterlaluan, bahkan mayyu sampai kehilangan bayyinya karna ulah pria tersebut


"Tolong maafkan aku mayyu" Heliand menangis sejadi jadinya memeluk mayyu dengan erat, tanpa sadar di balik pintu ruangan tersebut sudah ada Nickk dan Lia chan yg sedang memperhatikan penyesalan heliand


"Apa kita tidak terlalu kejam padanya" Nicko memegang bahu lia chan dan memeluknya


"apa kau akan membelanya setelah ia menyebabkan cucu pertamamu tiada" lia chan menajamkan matanya seolah kesal akan sikap Nicko yg sepertinya masih ingin membelanya


"Kau benar, sebaiknya biarkan dia belajar dari kesalahannya"


Lia chan menghela nafasnya kasar


"Lalu apa perceeaian itu akan terjadi?"


"Kita serahkan keputusan itu pada mayyu"


Heliand menatap wajah mayyu, ia menyentuh lembut wajah wanita itu dengan penuh penyesalan


"Mayyu aku mohon jawab aku"

__ADS_1


Mayyu masih saja diam tanpa reaksi sedikitpun, Heliand kembali memeluknya bahkan mencium pucuk kepala mayyu dengan penuh harapan.


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA YA BIAR MASUK 10 BESAR, TOP VOTE 3 TERBANYAK BAKALAN AUTHOR HUBUNGIN, KASIH TIP❤️😍


__ADS_2