One Night Love Presdir 2 (CEO Is Not A Human)

One Night Love Presdir 2 (CEO Is Not A Human)
Harapan Geovano


__ADS_3

Rembo yang memiliki kemampuan dan keahlian, mengingat selama ini dia menjadi pengawal khusus kerajaan. tiba-tiba tersenyum ketika mendapatkan Ide untuk mengerjai gadis bangsa nya tersebut.


Pelan namun pasti, serbuk pencuci perut yang dihembuskan langsung masuk kedalam jus buah yang sedang dipegang oleh Balqis, tanpa sadar gadis itu langsung meneguknya hingga separuh jus dalam gelas itu habis diteguknya.


"Rasain kamu, makanya jadi cewek jangan ganjen. aku tahu jika kamu sengaja menculik anak manusia itu." Gumam Rembo.


"Aduuuuuh perutku terasa melilit, kenapa bisa seperti ini?"


Balqis mengusap-usap perutnya yang mulas, dia tidak tahan lagi untuk segera lari menuju toilet wanita.


"Sayang, tunggu aku disini ya ! aku mau ketoilet wanita bentar."


Tanpa menunggu jawaban dari Geovano lagi, Balqis langsung ngacir lari menuju toilet. Rembo sengaja membuat seolah-olah toilet wanita yang hendak dimasuki Balqis tiba-tiba penuh, sehingga dia kembali berputar-putar mencari-cari toilet wanita yang lain nya di lantai empat pusat perbelanjaan itu.

__ADS_1


Rembo sengaja berdiri tidak terlalu jauh dari posisi Balqis, sehingga dia bisa dengan mudah mengawasi gadis tersebut. lalu memberi Kode agar Stevani segera berjalan mendekati Geovano.


"Hai aku Stevani."


Stevani berjalan mendekati Geovano, yang langsung mengangkat wajahnya dan tersenyum kearah Stevani dengan mata berbinar-binar Senang. karena bisa bertemu dan ngobrol dengan Manusia biasa.


"Aku Geovano, silahkan duduk."


"Terimakasih." Mereka duduk dengan posisi saling berhadapan.


"Aku dan group band ku akan mengadakan konser besar, namun diperjalanan mobil kami mengalami kecelakaan. sehingga aku terpental jatuh ke sungai dan diculik gadis makhluk astral yang mengaku sebagai fans fanatikku dan tidak mau mengembalikan diriku kembali ke alam manusia, meskipun aku sudah berusaha untuk beberapa kali kabur dari tempat ini, namun usahaku selalu gagal dan kembali pada pelukan wanita siluman itu lagi." terang Geovano terlihat sedih.


"Aku ikut prihatin dengan cerita mu, Apakah dia sudah berbuat lebih padamu?" balas Stevani yang langsung menutup mulutnya.

__ADS_1


"Aduhhh mulut kenapa ngak bisa dikontrol, ngapain juga aku nanya hal ini? bikin malu...." Gumam Stevani.


"Dia sudah melakukan apapun sesuka hatinya, mudah-mudahan makluk itu tidak hamil anakku, ngak kebayang deh bagaimana bentuk wujudnya nanti." Geovano tersenyum tipis mersa lucu dengan perkataan nya.


"Kamu sendiri bagaimana bisa sampai ketempat ini, apa kamu juga diculik Om jin itu?"


"Ha...Ha...tidak, dia itu Rembo sahabatku. aku dari kecil memiliki Indra ke enam, sehingga bisa berbaur dengan mereka. namun sudah sebulan ini aku tidak bisa kembali masuk kedalam tubuhku, seperti ada kekuatan lain yang menghalangi nya. sehingga Rembo mengajakku ke alamnya supaya mendapatkan pengobatan terbaik, lagian roh ku juga ngak terkatung-katung di alam kita." terang Stevani.


"Apa kah temanmu Rembo itu bisa membantu ku untuk keluar dari tempat terkutuk ini?" ucap Geovano antusias.


"Baik Aku akan membicarakan hal ini pada Rembo, sapa tahu dia bersedia membantu mu."


"Stevani, hanya kamu satu-satunya harapan ku untuk keluar dari sini. mengingat kita berasal dari alam yang sama." Geovano memegang tangan Stevani dengan wajah memelas.

__ADS_1


"Aku pasti membantu mu, sebisaku Geovano." balas Stevani tersenyum.


Sementara Balqis tidak mampu lagi bertahan, sesuatu yang mendesak itu akirnya keluar, gadis itu terhenyak lemas melihat celananya yang basah. sehingga membuatnya cukup lama di toilet.


__ADS_2