One Night Love Presdir 2 (CEO Is Not A Human)

One Night Love Presdir 2 (CEO Is Not A Human)
Kembali pulang


__ADS_3

"Kamu ngapain bisa sampai ketempat ini nak?" menatap heran dan bingung kearah Geovano.


"Ceritanya panjang Bu, mobil ku kecelakaan sehingga masuk jurang, namun aku berhasil selamat dan sampai terdampar ditempat ini."


"Kasihan sekali kamu nak. bagaimana jika kamu ikut ibu pulang kerumah kami,"


"Benarkah Bu?"


"Iya, nak. kami akan membantu mengobati luka-luka mu." ucap pasangan suami istri tersebut.


Geovano mengikuti pasangan suami istri tersebut, sambil menunggu bimbing Stevani, meskipun tidak ada yang melihat wujud gadis cantik tersebut.


Beruntung bagi Geovano, dia dibawa dan dirawat di Puskesmas terdekat, lalu menghubungi keluarganya dikota. meminjam salah satu ponsel perawat yang bertugas disana.


"Hallo assalamualaikum." ucap Geovano ketika Panggilan nya langsung terhubung dengan kedua orang tuanya.


"Waalaikumsalam, i...ini..kamu nak."

__ADS_1


Ucap Mama Geovano harap-harap cemas, namun air matanya langsung membanjiri , ketika mendengar suara anaknya yang dikira sudah meninggal akibat kecelakaan itu, bahkan Geovano dinyatakan menghilang sudah masuk bulan ketiga, meskipun pria tampan itu merasa baru beberapa hari.


"Iya Bu."


"Allhamduliiah nak, kamu ternyata selamat dan masih hidup. anakku Geovano pulang lah Sayang. kamu dimana sekarang nak?"


"Aku disalah satu perkampungan, yang letaknya di pedalaman Bu. butuh beberapa jam untuk sampai ditempat ini." Geovano memberikan alamat tersebut pada orang tuanya.


"Baiklah sayang, kami segera pergi menjemput mu kesana." jawab ibu yang terlihat begitu bahagia, karena anak yang sangat disayanginya ternyata masih hidup.


Butuh waktu sehari semalam, bagi keluarga Geovano untuk sampai ditempat terpencil itu, beruntung jalanan kecil dan terjal itu bisa dilalui oleh mobil.


"Anakku."


Rasa haru dan kebahagiaan tak terkira yang dirasakan oleh Geovano dan keluarganya, mengingat mereka kembali bertemu.


"Sayang, kamu terlihat Kurus nak. tapi ngak papa lah, yang penting bagi mama kamu selamat dari kecelakaan itu."

__ADS_1


Mama kembali menekuk Geovano, Stevani ikut terharu melihat pertemuan yang sangat membahagiakan itu. sebelum pamit pulang, sebagai ucapan terimakasihnya. keluarga Geovano memberikan sejumlah uang pada pasangan suami istri yang telah ikut membantu anaknya, serta bantuan untuk masyarakat berupa sejumlah uang bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.


Stevani duduk manis disebelah Geovano, mereka berdua lebih banyak diam, memgingat tidak ada satupun yang melihat keberadaan gadis itu. bahkan ada yang mengganggap Geovano aneh ketika dia berbicara sendirian.


Perjalanan jauh pun berhasil mereka lalui, meskipun Stevani merasa sedih teringat bagaimana kondisi Rembo saat ini. meskipun Geovano selalu meyakinkan nya jika makluk astral itu tidak akan kenapa-napa.


"Rumahku, aku kembali."


Geovano tersenyum senang, ketika menginjakkan kaki dihalaman rumahnya, bahkan dia sudah tidak sabaran lagi untuk bertemu dengan teman-teman nya sesama pemain band terkenal. bahkan beberapa media masih memutar seputar menghilang dan kecelakaan yang menimpa dirinya.


"Besok pagi pasti heboh, dengan berita tentang diriku yang kembali." Gumam Geovano tersenyum bahagia.


"Duh, yang lagi senang. seperti nya sudah lupa ni sama aku." sindir Stevani yang duduk sisi ranjang Geovano.


Geovano tersenyum mendekati Stevani, tangan nya menarik tangan wanita cantik tersebut sambil tersenyum, tanpa sadar dia menelusuri lekuk wajah dihadapannya itu.


"Stevani, semenjak kejadian panjang yang kita lalui berdua. aku tidak. pernah sedikitpun bisa melupakan kamu, bahkan sekarang kamu sudah mempunyai tempat khusus di hatiku." ucap Geovano jujur.

__ADS_1


"Aku juga akan berusaha untuk membantu mu agar kembali bisa masuk keragamu yang sesungguhnya." janji Geovano.


"Vano, kamu juga sudah mempunyai tempat khusus di hatiku." tersenyum membalas tatapan pria terkenal dihadapannya.


__ADS_2