ORANG KE 3

ORANG KE 3
terpesona


__ADS_3

malampun tiba. brayen yang sudah memesan makanan dan makanannyapun sudah datang.


brayen meminta seli untuk menata makanannya di atas meja makan.


Dan teman teman seli yang sedang asik di halaman samping rumah seli menikmati pemandangan jalanan


karna depan rumah seli banyak orang berjualan makanan. jadinya banyak orang lalu lalang jalan dan makan disana.


"enak banget ia rumah seli ini. udah temparnya strategis,tiap hari bawaannya laper terus,."ucap linda.


"ia bisa cuci mata juga mbak lin. "ucap lili.


"ia li banyak oppa oppa bertebaran disana lagi makan.. "ucap linda.


"kalian ini. yang dipikirin juga aneh aneh saja. otak kalian ini isinya cuma oppa saja. "ucap dinda.


"makanya mbak din sekali kali deh nonton drama korea. keren tau mbak. "ucap lili.


"ia din.coba deh lihat. kamu bakal ketagihan nanti. "ucap linda.


"iihhh udah udah bikin males deh. "ucap dinda.


"yeee mbak din ini kalau dikasih tahu pasti begitu."ucap lili.


"ia dinda ini. "ucap linda.


mulailah perdebatan antara mereka bertiga antar suka drakor dan tidak menyukai.


selipun pergi mendatangi teman temannya yang sedang bersantai santai.


seli mau memanggil mereka karna makanan sudah siap.


"hai hai,,ada apa ini ribut ribut. "tanya seli.


"ini loh mbak sel. kita lagi bahas drakor. "ucap lili.


"memang ada apa dengan drakor. "ucap seli.


"masa bilang dinda oppa korea itu jelek jelek .. "ucap linda


"memang ia kan. modal oplas kan wajah mereka itu."ucap dinda.


"mana mbak dinda. tidak semua kali. "ucap lili yang mulai tidak terima.


berdebatan pun dimulai lagi. selipun jadi bingung dengan kawan kawannya yang meributkan hal sepele.


karna merasa risih dengan kawan kawan seli langsung buka omongan.


"kalau kalian memang belum lapar silahkan lanjut debatnya. soalnya makanan sudah datang dan siap. saya lapar jadi saya makan duluan. "


"jadi silahkan kalian lanjutkan perdebatan soal oppa korea kalian. kalau suah merasa lapar silahkan masuk dan makan. ok. "selipun berlalu meninggalkan teman temannya yang sudah mematung mendengar ucapannya.


"tu kan kalian sih. mending aku ikut mbak seli saja. soalnya lili dah laper. kalian saja yang berdebat. "ucap seli yang juga ikut berlari mengikuti seli.

__ADS_1


"aku juga laper. "ucap dinda dan linda


Dan akhirnya mereka semua memutuskan untuk maduk dan menghentikan perdebatan mereka.


karna rasa lapar mereka mengalahkan permasalahan mereka.


"lili tidak ikut debat."tanya seli.


"tidak mbak seli. lili lapar jadi lebih baik lili makan. dari pada berdebat yang ada lili tambah lapar. "ucap lili polos.


seli hanya tersenyum mendengar ucapan lili.


"loh kok cepat sekali.sudah selesai debatnya. jadi siapa yang menang ini. "ucap seli.


"ia mbak siapa yang menang ini. "canda lili.


"apaan sih kalian ini. kami tunda. kami juga lapar. "ucap linda.


"ia aneh aneh saja pertanyaannya. "ucap dinda.


"okok kalau begitu. sekarang kalian boleh makan sepuasnya. "ucap seli yang akan beranjak pergi.


"loh kamu mau kemana sel. "tanya dinda.


"ia memang kamu tidak makan bersama kami. "ucap linda.


"ia kita akan makan sama sama kok. saya cuma mau panggil mas brayen dulu. biar makan bareng kita. "ucap seli.


"wah om ganteng bikin semangat lili makan saja. cepat sudah mbak sel. suruh turun makan bareng kita. "ucap lili girang.


"ih tidak apa apa kali mbak din. biar semangat. "ucap lili.


linda dan seli hanya tersenyum mendengar ucapan polos dari mulut lili.


selipun pergi menemui suaminya dikamarnya yang sedang santai.


"mas ayo makan. yang lain sudah pada nunggu dibawah. "ucap seli yang berada depan pintu.


"owh sudah siap semua sayang. "tanya brayen.


"sudah mas. makanya seli panggil mas. ayo turun. "ajak seli.


"ok sayang. "brayen beranjak dari duduknya.


mereka turun bersama untuk makan malam bersama.


"maaf ia menunggu. ayo silahkan makan jangan sungkan ia. "ucap brayen.


teman teman seli hanya tersenyum dan mengangguk.


mereka hanya memandangi wajah suami seli yang tampan sehingga hampir lupa untuk memakan makanan mereka yang sudah tersedia dipiring mereka.


seli bingung melihat wajah teman temannya yang hanya bengong tanpa menghiraukan makanan mereka.

__ADS_1


"hei kalian sudah kenyang."seli bertanya kepada teman temannya. tapi tak dihiraukam.


seli sadar ternyata mereka hanya memandangi wajah suaminya. selipun tersenyum licik.


seli ingin menjahili teman temannya biar mereka sadar


dan tujuan utamanya adalah lili. karna lili orang yang heboh.


sehingga suara lili bisa menyadarkan kawan kawannya.


selipun bertriak. "lili dipiringmu ada kecoa. "dengan suara tinggi.


lilipun terkejut dan bertriak.


"aaaaa mana mbak kecoanya. "lili berdiri dan loncat loncat karna kaget.


dinda dan lindapun ikut terkejut dah melakukan hal yang sama dengan lili.


"dimana sayang kecoanya. "tanya brayen.


"dipiring mereka mas. habisnya dari tadi mereka itu tidak makan makan. "ucap seli.


"apa kalian sudah kenyang dengan melihat wajah suami saya. "ucap seli.


mereka bertiga pun merasa malu menundukkan kepala.


"kamu ini apa apaan sih yang "ucap brayen.


"memang ia mas. mereka itu dari mas datang sampai mas makan berapa suap.mereka belum sama sekali memasukkan makanan kemulut mereka. "ucap seli.


brayen hanya tersenyum.


"mungkin ada yang aneh dengan wajah saya kali ia.ucap brayen.


"owh tidak tidak kok mas hehe. maafkan kami ia. "ucap dinda.


"ia kami minta maaf sel. "ucap linda.


lili hanya mengangguk.


"kalian bilangkan kalau ada suami saya bisa semangat makan eh ternyata malah melamun. "ucap seli.


"itu lili yang bilang. "ucap linda.


"tapikan mbak juga senang kan. saya kan mewakili rasa senang kalian. ucap lili tanpa menyaring kata2.


sehingga membuat dua seniornya itu mati kutu dengan jawaban lili.


"sudah sudah ayo sekarang cepat makan. nanti kemalaman kalian. "ucap seli.


"kamu ngusir sel. kami kan belum makan. "ucap dinda.


"makanya cepat makan. baru kalian pulang. "ucap seli.

__ADS_1


tidak ada jawaban lagi. akhirnya mereka kembali keposisi awal dan menghabiskan makanan mereka dengan tenang tanpa drama lagi.


__ADS_2