ORANG KE 3

ORANG KE 3
ORANG KE TIGA EPISODE 69


__ADS_3

ORANG KE TIGA EPISODE 69


Saat sedang berjalan Nayla bertemu dengan seseorang yang berjalan ke arahnya dan kemudian Nayla menghampirinya serta meminjamkan ponsel untuk menghubungi Bram atau Maya. Nayla kemudian menghubungi Maya dan mengatakan bahwa dia saat ini berada di depan komplek di rumah orang yang ada tamannya.


"Tetap berada di sana Mama dengan Om Papa akan menjemputmu ke sana." Ucap Maya dengan perasaan khawatir.


"Iya Ma, Nayla tunggu kedatangan Mama karena di sini Nayla sendirian dan tidak ada teman atau siapapun." Ucap Nayla kepada Maya.


"Ya sudah sekarang katakan kepada orang itu di mana kau sekarang alamatnya di mana Nanti Mama dengan Om Papa akan menjemputmu jangan khawatir dan jangan pergi kemana-mana." Ucap Maya kepada Nayla dengan perasaan khawatir.


"Iya Ma, sekarang bicara dengannya agar dia memberitahukan alamat kepada Mama dan Nayla tunggu kedatangan Mama bersama dengan Om Papa." Ucap Nayla kepada Maya.


Nayla kemudian mengembalikan ponsel tersebut kepada orang yang membantunya agar orang tersebut memberitahukan alamat Di mana dia berada kepada Maya. Dan akhirnya orang tersebut memberitahukan alamatnya kepada Maya setelah itu orang tersebut mengatakan bahwa Nayla harus menunggu Mama dan Papanya datang untuk menjemputnya.


"Kau tunggu saja di sini Mama dengan Papamu akan segera datang menjemputmu dan jangan pergi kemana-mana." Ucap orang tersebut kepada Nayla.


"Terima kasih ya Om karena sudah membantu Nayla semoga kebaikan Om ini dibalas oleh Tuhan dan mendapatkan kebaikan selamanya." Ucap Nayla kepada orang tersebut.


"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu dan saya harap kamu kembali ke rumahmu dan tunggu di sini sampai orang tuamu menjemputmu." Ucap orang tersebut kepada Nayla.


Orang yang menyelamatkan Nayla kemudian pergi meninggalkan Nayla di taman tersebut dan berharap secepatnya Nayla ditemukan dan dijemput oleh orang tuanya. Sementara itu Nayla berharap Mama dengan Om Papanya menjemputnya karena Nayla sangat takut sendirian dan tidak ada siapapun di sana.


******


Di samping itu Maya mengatakan kepada Arya bawa Nayla menghubunginya melalui ponsel orang lain yang menyelamatkannya dan meminta Arya untuk menjemputnya ke tempat di mana Nayla berada dan Arya kemudian bersama dengan Maya.


"Apakah kau yakin Nayla yang menghubungimu?" Tanya Arya kepada Maya.


"Iya Mas, dan Nayla mengatakan bahwa kita harus menjemputnya aku akan menghubungi Bram dengan mengatakan kepadanya bahwa Nayla berada di rumah agar mereka datang ke rumah langsung. Setelah kita menjemput Nayla aku sangat khawatir kepada Nayla entah apa yang dilakukan penculik itu dan mengapa dia meletakkan Nayla di jalanan seperti itu? Aku takut sekali jika Sesuatu terjadi kepadanya." Ucap Maya dengan perasaan khawatir.


"Aku juga sangat khawatir kepada Nayla setelah kita menjemput Nayla Kita akan tanya kepadanya siapa tahu Nayla ingat wajah penculik itu agar kita bisa menangkap mereka." Ucap Arya kepada Maya.


"Kita harus segera cepat menjemput Nayla karena aku khawatir mereka akan mencari Nayla lagi dan menculik Nayla." Ucap Maya kepada Arya.


Arya dengan Maya kemudian melajukan mobilnya untuk mencari Nayla yang mana Nayla ditinggalkan ke satu tempat agar Nayla hilang selamanya.


******


Sementara itu di kantor polisi Bram sangat panik dan juga Raya. Lina Kemudian datang Dengan mengatakan kepada Bram bahwa dia kehilangan jejak di mana penculik itu membawa Nayla karena mobil tersebut sangat cepat sekali melaju.


"Mama sangat khawatir kepada Nayla dan tidak tahu harus bagaimana. Karena saat ini Nayla sedang berada di tangan penculik maka dari itu Mama sangat khawatir kepada Nayla." Ucap Lina dengan perasaan khawatir.


"Ma... Kita harus tenang dulu kita akan tunggu mereka menelpon karena biasanya jika dia menculik Nayla maka dia akan menghubungi kita dan meminta imbalan yang diinginkan. Setelah itu kita akan membuat mereka masuk ke penjara karena itu yang akan kita lakukan." Ucap Bram kepada Lina.


"Ya Tuhan... Aku harap Nayla baik-baik saja dan mereka tidak menyakiti Nayla. Kenapa bisa seperti ini dan apa salah Nayla sehingga mereka menculik Nayla." Ucap Raya dengan perasaan khawatir.


"Untuk saat ini kita diam saja dulu dan kita tunggu penculik itu untuk menghubungi kita Setelah itu kita akan jebak penculik itu untuk menangkap mereka." Ucap Polisi kepada Bram.


"Sudah kuduga ini akan terjadi dan pasti Sesuatu akan terjadi kepada Nayla. Tapi kira-kira siapa yang menculik Nayla dan apa maksudnya untuk menculik Nayla? Ya Tuhan... Kuharap Nayla baik-baik saja dan penculik itu tidak menyakiti Nayla." Ucap Roy dengan perasaan khawatir.


Keluarga Handoko begitu sangat khawatir dikarenakan Nayla telah diculik dan berharap Nayla secepatnya ditemukan dan penculik itu masuk ke penjara.

__ADS_1


******


Akhirnya Maya dengan Arya menemukan Nayla di sebuah taman yang mana Nayla telah menunggu mereka. Setelah mereka bertemu dengan Nayla, Arya dan Maya kemudian mengajak Nayla untuk pulang ke rumah.


"Sayang... Apakah mereka menyakitimu?" Tanya Maya kepada Nayla.


"Tidak Ma, mereka hanya meletakkan ku di rumah kosong tapi untung saja aku tahu jalan untuk pergi dari rumah itu dan meminjam ponsel kepada orang lain." Jawab Nayla kepada Maya.


"Syukurlah Kau selamat dan baik-baik saja Mama dan Om Papa saat khawatir kepadamu. Dan penculik itu tidak pantas untuk dimaafkan." Ucap Maya sambil peluk Nayla.


"Maya, ini adalah pelajaran buat kita dengan itu kita harus lebih waspada dan hati-hati. Jadi mulai sekarang Nayla akan diantar jemput oleh sopir agar hal ini tidak terjadi lagi." Ucap Arya kepada Maya.


"Iya Mas, mulai sekarang kita harus lebih berhati-hati dan waspada karena pasti mereka akan mencari tahu apakah Nayla selamat atau tidak." Ucap Nayla kepada Arya.


"Iya kau benar Maya. Oh iya Maya sekarang kau hubungi Bram dan katakan kepadanya bahwa Nayla sudah ditemukan dan akan pulang ke rumah katakan itu kepadanya." Ucap Arya kepada Maya.


Maya kemudian menghubungi Bram Dengan mengatakan bahwa Nayla sudah ditemukan dan akan segera pulang ke rumah. Maya kemudian meminta Bram untuk datang ke rumahnya untuk bertemu dengan Nayla.


"Jadi Nayla sudah ketemu di mana dia dan di mana ketemunya?" Tanya Bram kepada Maya.


"Aku dengan Mas Arya akan menceritakan semuanya kepadamu nanti. Kau tunggu saja di sana dan nanti akan ketemu dengan Nayla." Ucap Maya kepada Bram.


"Ya sudah aku tunggu kalian dan jangan lama-lama aku akan segera ke sana bersama dengan Raya dan juga Mama dengan Papa." Ucap Bram kepada Maya.


Bram kemudian menutup teleponnya setelah itu Maya dengan Arya terus melaju dan pulang kembali ke rumah.


******


"Pasti sekarang Maya terlihat sangat khawatir dan menangis dikarenakan Putri kesayangannya hilang dan pastinya Nayla tidak akan pernah lagi ditemukan selamanya. Maya... Ini adalah awal kehancuran mu setelah ini akan ada kehancuran yang lainnya dan penderitaan yang lainnya dan aku akan pastikan kau dengan Arya akan menderita selamanya. Karena apapun akan aku lakukan untuk membuat kalian menderita dan tidak akan pernah membiarkan kalian bahagia dan aku bisa pastikan bahwa aku bisa mendapatkan Arya seutuhnya dan Arya akan menjadi milikku selamanya." Ucap Tina dalam hati.


Tina berpikir bahwa rencananya telah berhasil untuk menghilangkan Nayla dan Nayla tidak akan kembali selamanya. Setelah itu Tina membuat rencana baru untuk memisahkan Arya dan Maya dan juga menghancurkan keluarga Reynaldi.


******


Sementara itu di restoran, Kartika menemui Zaky di restoran karena ada penting yang ingin dikatakan kepadanya. Saat berada di restoran Kartika mengatakan kepada Zaky bahwa dia tidak pernah mencintainya sama sekali dan dia tidak ingin melukai perasaannya dengan menerima hubungannya bersama dengan Kartika.


"Zaky, Aku harap kau mengerti dengan apa yang aku katakan dan kau bisa memahaminya dengan baik bahwa aku tidak pernah mencintaimu sama sekali. Aku hanya menganggapmu sebagai seorang teman di mana seorang teman itu akan selalu ada untuknya dan aku akan selalu ada untukmu saat itu. Zaky, Tolong jangan terlalu berharap karena aku sama sekali tidak pernah mencintaimu dan aku tidak akan menikah dengan mu. Karena aku tidak mencintaimu dan aku tidak ingin kau terlalu berharap karena ini semua apalagi Tentang perjodohan Kita dan aku tidak terima perjodohan ini Jadi maafkan aku karena aku harus menolakmu dan ini adalah yang terbaik untuk kita berdua. Zaky Aku harap kau mengerti apa yang aku katakan ini karena aku bersungguh-sungguh mengatakannya dan aku tidak mencintaimu sama sekali. Aku hanya mencintai Rio dan akan bahagia bersama Rio itulah yang terjadi sebenarnya kami akan segera menikah tetapi kami harus menunggu Mama dan Papa merestui hubungan kami. Tapi aku yakin suatu hari nanti Mama dan Papa akan merestui kami dan kami akan segera menikah itulah yang akan terjadi. Zaky, jadi kumohon kepadamu untuk tidak mempertanyakan tentang hubungan kita karena kita tidak pernah saling mencintai yang aku tidak pernah mencintaimu jadi lebih baik kita berteman saja dan lupakan perjodohan ini. Karena itu adalah lebih baik daripada aku selalu menyakitimu dan kuharap kau mengerti apa yang aku katakan ini." Ucap Kartika kepada Zaky.


"Aku mengerti apa yang kau katakan barusan dan sangat mengerti bagaimana perasaanmu tapi aku harus bagaimana aku tidak mungkin menyakiti orang tuamu karena mereka sangat berharap kita itu menikah dan itu adalah harapan mereka. Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku tapi bagaimana dengan kedua orang tuamu yang sangat berharap untuk kita menikah. Aku tidak ingin menghancurkan perasaan mereka karena aku sangat menyayangi mereka aku sudah menganggap mereka seperti orang tua ku sendiri. Jadi bagaimana mungkin aku menyakiti mereka dan aku tidak akan sanggup untuk menyakiti mereka karena aku sangat menyayangi dan mencintai mereka." Ucap Zaky kepada Kartika.


"Zaky, aku mengerti bagaimana perasaanmu dan aku sangat mengerti tetapi apa kamu tidak kecewa kita melakukan hubungan ini karena aku tidak mencintaimu? Aku tidak ingin kamu terluka karena kita mau akhiri hubungan ini dan hubungan tidak bisa dilanjutkan lagi karena aku tidak mencintaimu dan tidak mau menyakitimu." Ucap Kartika kepada Zaky.


"Aku tahu kau akan mengatakan itu tapi, Apa kau tidak peduli dengan perasaan kedua orang tuamu mereka sangat ingin sekali kita menikah jika tidak terwujud maka mereka akan sangat kecewa kepadamu karena mereka sangat berharap kita bersama dan menikah itu adalah harapan terbesar mereka. Tapi kalau kau tidak peduli dengan kedua orang tuamu dan tetap berniat untuk mengakhiri hubungan ini dan melepaskan perjodohan ini itu terserah kamu. Tapi Ingat jika sesuatu terjadi kepada mereka dan mereka sangat kecewa kepadamu jangan salahkan aku dengan hal itu. Karena mereka hanya ingin kita menikah itu saja enggak lebih daripada itu. Cukup sampai di sini saja pembicaraan kita dan aku harap kau mengerti tidak bisa memikirkan kembali tentang apa yang baru saja kau katakan dan yang aku katakan ini karena ini semua demi kebaikan bersama karena mereka itu begitu berharga." Ucap Zaky kepada Kartika.


Zaky kemudian pergi begitu saja meninggalkan Kartika sendirian di restoran tersebut dengan perasaan kecewa atas apa yang telah diputuskan oleh Kartika tapi meskipun begitu Zaky akan terus berusaha untuk merebut Kartika dari Rio apapun yang terjadi.


******


Maya dan Arya telah membawa Nayla kembali pulang ke rumah Reynaldi. Sampai di sana Diana langsung peluk Nayla begitu juga dengan Lina mereka menanyakan apa sebenarnya terjadi dan Siapa yang menculik Nayla. Maya dengan Arya tidak mengatakan apapun karena mereka tidak tahu siapa yang telah menculik Nayla.


"Kami tidak tahu pasti tapi yang pastinya adalah Nayla bercerita bahwa penculik itu menaruhnya ke rumah kosong dan Untung saja Nayla tahu apa yang akan dia lakukan dia pergi dari rumah kosong itu dan kemudian mencari bantuan. Setelah dia mencari bantuan dia meminjam ponsel kepada orang yang telah membantunya setelah itu baru kami datang ke tempat Nayla yang mana Nayla berhasil kabur dari rumah kosong tersebut." Ucapan Arya membuat semua kaget mendengarnya.

__ADS_1


"Ya Tuhan... Tapi syukurlah Nayla baik-baik saja. Nayla lain kali harus hati-hati dan Jangan mau diajak oleh orang asing." Ucap Lina sambil peluk Nayla.


"Nayla... Alhamdulillah kau baik-baik saja nak Papa sangat bahagia melihat kau baik-baik saja dan penculik itu tidak menyakitimu sama sekali. Tadinya Papa sangat khawatir kepadamu dan mereka melakukan sesuatu kepadamu tetapi sekarang Papa sudah lega karena kau baik-baik saja." Ucap Bram sambil peluk Nayla.


"Nayla..." Ucap Raya sambil peluk Nayla.


"Mama, Om Papa, Papa, Tante Raya, Nayla minta maaf karena sudah membuat kalian semua khawatir kepada Nayla dan Nayla janji ini tidak akan terulang kembali.


"Tidak apa-apa Nayla. Sekarang kau istirahatlah di kamar pasti mereka sudah membuatmu terlihat sangat ketakutan." Ucap Arya kepada Nayla.


Nayla kemudian pergi ke kamarnya untuk beristirahat setelah diculik oleh para penculik yang telah disuruh oleh Tina untuk menculik Nayla.


Sementara itu Diana mengatakan bahwa Arya dengan Maya harus berhati-hati karena Tina pasti akan melakukan lebih dari ini dan Tina pasti akan melakukan apapun agar rencananya berhasil. Hingga akhirnya rencananya pun berhasil tapi kali ini rencananya gagal dan Mama yakin dia akan membuat rencana baru Maka dari itu kalian harus berhati-hati terhadap Tina.


"Iya Ma, kita harus berhati-hati dengan Tina apapun akan dilakukannya untuk mencapai tujuannya agar rencananya berhasil." Ucap Arya kepada semua.


"Alhamdulillah semua menjadi baik dan sekarang kita pulang saja dulu besok kita akan jemput Nayla dan ajak ke rumah kita karena saat ini Nayla harus istirahat apalagi dia pasti trauma terserah apa yang terjadi kepadanya." Ucap Roy kepada semua orang.


"Maya, tolong jaga Nayla dengan baik apalagi sekarang ini pasti trauma atas apa yang telah terjadi kepadanya dan aku sangat khawatir kepadanya." Ucap Bram kepada Maya.


"Yang khawatir tentang hal itu aku pasti bisa menjaga Nayla dengan baik karena dia adalah anakku dan aku akan menjaganya dengan baik." Ucap Maya kepada Bram.


"Maya, Arya sekarang kami pulang dulu dan jaga Nayla baik-baik pada saat ini dia pasti sangat membutuhkanmu setelah apa yang terjadi kepadanya." Ucap Raya kepada Maya.


Keluarga Nugraha kemudian pulang ke rumah mereka setelah Nayla ditemukan oleh Arya dan Maya. Keluarga Nugraha berharap ini tidak terjadi lagi kepada Nayla dan tidak ada lagi yang mengganggu Nayla.


******


Malam harinya Zaky datang ke rumah Kartika untuk bicara kepada orang tua Kartika bahwa Kartika telah memutuskan hubungannya dengan Zaky dan Hal itu membuat orang tua Kartika sangat marah dan tidak terima apa yang Kartika lakukan.


"Ini pasti karena Rio brengsek itu dia itu tidak ada habis-habis yang mengejar Kartika kau harus melakukan sesuatu dan tetap kejar Kartika dan jangan sampai Rio mendapatkannya karena aku tidak takkan pernah merestui hubungan antara Kartika dengan Rio. Karena Rio tidak pantas untuk Kartika. Rio bukan pemuda yang baik dia hanya berpura-pura baik kepada Kartika sama dengan Papa nya tidak jauh beda apalagi dengan kakak kembarnya Fandy. Maka dari itu kau harus berhasil merebut Kartika dari Rio apapun yang terjadiarena aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka sampai kapanpun." Ucap Tommy dengan perasaan kesal.


"Aku heran sama Kartika mengapa dia bersikap seperti itu kepada Zaky padahal Zaky adalah pemuda yang sangat baik sementara Rio bukanlah orang baik. Pasti Rio telah melakukan sesuatu kepada Kartika sehingga membuat Kartika mengatakan hal seperti itu kepada Zaky dan aku sangat yakin itu adalah suruhan dari Rio. Rio memang sangat keterlaluan anak itu tidak ada kapok-kapoknya padahal aku sudah menyuruhnya untuk meninggalkan Kartika dan melupakan nya." Ucap Rani dengan perasaan emosi.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan? Kartika meminta hal itu dan aku harus bagaimana?" Tanya Rio kepada Tommy dan Rani.


"Tetap dekati saja Kartika dan jangan pernah peduli kepada Rio karena dia pantas menerimanya. Aku akan melakukan sesuatu agar Rio menjauh dari Kartika kau jangan khawatir tentang hal itu. Dan Kartika bersama dengan Rio akan berpisah selamanya karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka." Ucap Tommy kepada Rio.


Tommy dan Rani begitu sangat kesal atas apa yang telah dilakukan Kartika kepada Zaky dan akan memberikan pelajaran kepada Rio karena telah membuat Kartika berkata seperti itu kepada Zaky.


******


Setelah berbicara dengan Zaky, Rani kemudian mendatangi Kartika di kamarnya dan marah-marah kepadanya karena mengatakan hal yang tidak penting kepada Zaky.


"Pokoknya Mama tidak peduli apa yang akan kau katakan dan yang telah kau katakan kepada Zaky kau akan tetap menikah dengannya karena hanya Zaky yang pantas menikah denganmu. Rio bukanlah orang baik-baik sekarang saja dia menjadi baik tapi kita tidak tahu setelah kau menikah dengannya nanti maka keburukannya akan sangat terlihat karena dia bukanlah orang baik." Ucapan Rani membuat Kartika kaget mendengarnya.


"Ma, Memangnya Mama yang menentukan orang itu baik atau tidaknya? Memangnya Mama tahu isi hati orang itu baik atau tidak? Kita tidak akan tahu sama sekali apakah orang itu baik atau tidak. Jadi daripada Mama memikirkan hal itu terlalu berlebihan lebih baik Mama memikirkan diri Mama itu seperti bagaimana Apakah Mama itu sudah lebih baik dari Rio? Ma, Rio adalah orang yang sangat baik kesalahannya cuma satu merahasiakan keluarganya. Jangan hanya karena satu kesalahan Mama tidak percaya kepadanya Dia sekarang sudah berubah untuk menjadi lebih baik sangat berbeda dengan Fandy maupun Papanya sendiri mereka itu tidak sama sifatnya. Meskipun mereka adalah ayah dan anak maupun saudara kembar jadi Mama jangan pernah berkata seperti itu karena itu tidak baik karena kita tidak tahu bagaimana Rio." Ucapan Kartika membuat Rani kaget mendengarnya.


Rani kemudian menampar Kartika Dengan mengatakan bahwa apapun yang Kartika katakan, Rani dan akan tetap menikahkan Kartika dengan Zaky.


#BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2