
ORANG KE TIGA EPISODE 58
Arya sudah kembali ke rumah meskipun masih Amnesia namun Arya masih mengenal orang-orang di rumah dan mengingat sebagian dari masa lalunya.
Malam harinya saat Maya sedang sisiran Arya melihatnya dengan perasaan penuh cinta dan tersenyum kepadanya.
"Kau sangat cantik sekali Maya Seandainya aku ingat semuanya mungkin aku sudah memelukmu hari ini." Ucap Arya kepada Maya.
"Mas Arya..." Ucap Maya kepada Arya.
"Aku ingin sekali mengingat dirimu Maya tapi entah kenapa aku merasa kita itu sangat dekat." Ucap Arya kepada Maya.
"Kita sudah lama kenal waktu berada di Amerika kamu ingat itu? Mas Arya, coba lihat ini..." Ucap Maya sambil memberikan sesuatu kepada Arya.
"Ini..." Ucap Arya Tiba-tiba mengingat sesuatu.
"Mas Arya, Mas Arya baik-baik saja kan?" Tanya Maya kepada Arya.
"Ini adalah foto pernikahan kita dan foto USG bayi kembar dan tiba-tiba Aku mengingat sesuatu tapi kurang jelas." Ucap Arya kepada Maya.
"Mas Arya, jangan terlalu dipaksakan aku khawatir Itu akan berakibat fatal kepada Mas Arya. Sudahlah Mas Arya istirahat saja dulu dan satu lagi jangan terlalu dipaksakan." Ucap Maya kepada Arya.
"Aku istirahat dulu kepalaku pusing sekali." Ucap Arya kepada Maya.
"Ya sudah Mas Arya istirahatlah agar pusingnya hilang." Ucap Maya kepada Arya.
"Maya, di mana Nayla? Apa dia ada di kamarnya aku ingin melihatnya dan berbicara dengannya." Tanya Arya kepada Maya.
"Nayla saat ini berada di rumah Omanya besok dia akan pulang kemari. Ya sudah istirahat dulu besok bisa ketemu dengan Nayla dan berbicara dengannya." Ucap Maya kepada Arya.
"Entah kenapa tiba-tiba aku merindukan Nayla aku merasa Nayla itu adalah anakku sendiri tapi ya sudahlah aku tidur dulu kepalaku pusing sekali." Ucap Arya kepada Maya dan melanjutkan tidur nya.
"Mas Arya dulu kau begitu sangat dekat dengan Nayla dan selalu menganggap bahwa Nayla adalah anakmu sendiri sampai sekarang ini. Mas Arya aku sangat berharap Mas Arya secepatnya ingat semuanya karena aku juga sangat merindukan Mas Arya yang dulu yang sangat mencintaiku dan anak kita termasuk mencintai Nayla." Ucap Maya dalam hati.
Maya masih terus melihat wajah Arya yang sedang tidur dan berharap besok Arya mengingat semuanya dan kembali seperti dulu lagi.
******
Sementara itu di rumah Tina. Tina sangat marah dan kesal karena Arya kembali ke rumahnya dan dibawa oleh Diana bersama keluarganya. Tina kemudian mengatakan bahwa dia akan merebut Arya kembali dari keluarganya termasuk dari Maya.
"Hari ini kau dan kalian semua bisa merebut Arya dariku tapi kalian tidak akan bisa mengembalikan ingatan nya. Karena Arya hanya ingat kepadaku dan akan selamanya mencintai ku. Karena sesungguhnya Arya sangat mencintai ku dan itu adalah Faktanya." Ucap Tina dalam hati.
Tina tidak terima atas apa yang dilakukan oleh keluarga Reynaldi dan akan membalas mereka dengan merebut Arya dan menghancurkan keluarga Reynaldi.
******
Sementara itu di rumah Arka, sambil duduk bersama dengan Ria, Arka ngajak Ria untuk ngobrol dengannya. Arka mengatakan bahwa dia berniat ingin melakukan tes DNA kepada Arya namun Ria mengatakan bahwa Arya masih amnesia dan pasti akan sulit untuk melakukannya.
"Aku akan ke rumah Arya untuk melakukan hasil tes DNA." Ucap Arka kepada Ria.
"Arya masih Amnesia apa dia mau melakukan nya?" Tanya Ria kepada Arka.
"Aku akan melakukannya kepada Tante Diana." Ucap Arka kepada Ria.
Ria kemudian membawa teh untuk suaminya dan mengatakan mungkin Diana akan setuju.
"Mas Arka, mungkin tante Diana akan setuju Lalu bagaimana dengan Arya Apakah dia akan setuju dilakukan tes DNA?" Tanya Ria kepada Arka.
"Itu tidak perlu lagi jika nanti hasilnya cocok seratus persen, berarti Arya memang adalah saudara kembar ku dan tante Diana adalah ibu kandungku." Jawab Arka kepada Ria.
"Mas Arka, jika memang Arya adalah saudara kembar mu apa yang akan kau lakukan apakah kita akan pindah ke sana? Sementara kita sudah di sini selama bertahun-tahun." Tanya Ria kepada Arka.
__ADS_1
"Aku akan menyembuhkan Arya dari ingatannya agar dia bisa mengingat semuanya. Setelah dia ingat semuanya, Arya pasti akan sangat bahagia ketika tau bahwa dia memiliki saudara kembar. Tentang rumah ini, ini adalah rumah kita dan kita akan tetap tinggal di sini. Aku tidak ingin menyusahkan kedua orang tuaku biarkan mereka bersama Arya dan Arya akan menjaga mereka dan kita akan sering ke sana bersama anak-anak kita. Jadi besok aku akan ke sana untuk meminta hasil tes DNA semoga tante Diana dan Om Reno mau melakukan tes DNA." Jawab Arka dengan penuh harapan.
"Semoga hasilnya seperti yang kita inginkan." Ucap Ria sambil tersenyum kepada Arka.
"Kau tau sayang, jika hasilnya cocok seratus persen itu merupakan kebahagiaan yang sangat istimewa untukku. Setelah bertahun-tahun lamanya aku mencari kedua orang tuaku di mana mereka dan akhirnya aku menemukannya. Aku tidak tau harus mengatakan apa dan bagaimana bahagianya aku nanti pada saat itu dan anak-anak kita pasti akan sangat bahagia setelah mereka tau bahwa Oma dan Opa mereka masih ada." Ucap Arka sambil tersenyum kepada Ria.
"Iya sayang itu pasti dan itu adalah kebahagiaan yang sangat istimewa untuk mu dan untuk kita semua aku sangat bahagia jika itu memang benar dan anak-anak kita pasti akan sangat bahagia juga.
"Sayang untuk saat ini kita rahasiakan ini dulu kepada anak-anak kita biarkan ini akan menjadi kejutan untuk mereka dan ini akan menjadi kejutan yang sangat spesial untuk mereka." Ucap Arka kepada Ria.
"Iya sayang kau jangan khawatir kita akan memberikan kejutan yang terbaik untuk mereka nantinya dan yang pasti tidak akan mereka lupakan." Ucap Ria sambil tersenyum kepada Arka.
Ria dengan Arka berharap apa yang mereka harapkan itu terjadi sesuai dengan harapan mereka.
******
Besok harinya di rumah Bram, Raya mempersiapkan sarapan bersama dengan Lina namun di samping itu Nayla menanyakan sesuatu kepada Bram.
"Papa boleh tanya sesuatu?" Tanya Nayla kepada Bram.
"Mau tanya apa sayang?" Jawab Bram kepada Nayla.
"Sebentar lagi kan ulang tahun Mama dua hari lagi, kita bikin kejutan yuk Pa buat Mama." Pertanyaan Nayla membuat semua kaget mendengarnya.
"Nayla!" Tiba-tiba Lina bentak Nayla.
"Ma, tenang lah dulu..." Ucap Roy kepada Lina.
"Kau tidak pantas berbicara seperti itu Nayla! Apa kau pantas berbicara begitu kepada Papamu di depan Tante Mama? Kau sadar apa yang kau bicarakan barusan tadi? Papa dengan Mamamu sudah bercerai. Jadi intinya adalah apapun yang berhubungan dengan Mamamu termasuk ulang tahunnya tidak ada hubungannya dengan Papamu kau mengerti itu Nayla!" Ucap Lina dengan perasaan emosi.
"Tapi kan Mamanya Nayla, Mama Maya dan dia akan segera ulang tahun. Apa salahnya Papa dengan Nayla memberikan kejutan kepadanya Meskipun mereka sudah bercerai?" Tanya Nayla kepada Lina.
"Kau ini gimana sih Nayla Kenapa masih bertanya lagi Sudah cukup ini yang kau tanyakan kepada Papamu dan dia tidak akan menjawabnya. Sekarang kau pergi ke kamarmu dan tidak akan ada rencana ulang tahun Mamamu dan Papamu tidak akan membuatnya. Karena Papamu bukan lagi suami dari Mamamu kau mengerti itu! Sekarang pergi ke kamar karena sebentar lagi kau akan diantar ke sana ke tempat Mama kamu." Ucap Lina dengan perasaan kesal.
"Ma, Nayla masih anak-anak Dan dia belum mengerti apapun termasuk dia belum mengerti bahwa Papa dengan Mamanya sudah bercerai dan berarti tidak bisa bersama-sama lagi maupun membuat sebuah kejutan untuk di hari spesial di antara mereka berdua. Tapi Ma, Mungkin maksud Nayla itu adalah dia ingin memberikan kejutan buat Mamanya tetapi dia tidak bisa melakukannya karena sudah terbiasa dibantu oleh Papanya. Jadi nanti aku akan membantunya untuk memberikan kejutan buat Maya. Mama tidak usah khawatir dengan hal yang dikatakan oleh Nayla tadi dia masih berusia sepuluh tahun dan dia belum mengerti apapun." Ucap Raya kepada Lina.
"Terserah kau saja Raya tetapi satu hal jangan kau menyesal setelah Apa yang kau lakukan kepada Nayla karena kau selalu membelanya. Dan kau Bram nasehati Nayla dan katakan kepadanya secara perlahan bawa kau dengan Maya tidak bisa melakukan apapun secara bersama-sama karena kalian sudah memiliki pasangan masing-masing. Kalian bisa bersama mendidik Nayla secara bergantian tetapi kalian tidak bisa melakukan apapun secara bersama-sama lagi termasuk memberikan kejutan seperti apa yang dikatakan oleh Nayla. Mungkin Nanti di rumah Maya malah Nayla juga akan mengatakan untuk membuat kejutan untuk Bram di hadapan Arya yang pastinya itu akan membuat Arya tersinggung dan sakit hati dan Diana akan sangat marah kepada Nayla itu akan terjadi sama seperti yang apa aku lakukan kepada Nayla. Jadi kau harus membuat Nayla mau mengerti dan bisa memahami apa yang terjadi sebenarnya karena dia hanya tau kalian bercerai itu saja. Kau mengerti apa yang mama katakan kepadamu? Bram Mama ingin kau tidak menyakiti perasaan Raya dan juga tidak menyakiti perasaan Nayla maka dari itu kau harus bisa menjadi penengah diantara mereka berdua." Ucap Lina kepada Bram dengan perasaan kesal.
"Bram, apa yang dikatakan oleh Mama kamu itu adalah benar dan kau harus bisa memahaminya dengan baik itu adalah pesan Papa kepadamu agar kau bisa mengerti dan tidak menyakiti perasaan siapapun lagi termasuk Raya dan juga Nayla jadilah diantara mereka berdua dan jangan sampai terjadi lagi." Ucap Roy kepada Bram.
"Iya Pa, Ma Bram mengerti apa yang Mama dan Papa katakan kepada Bram dan Bram akan berusaha menjadi Papa yang baik untuk Nayla dan suami yang baik untuk Raya dan membahagiakan mereka berdua." Ucap Bram kepada Roy dan Lina.
"Baguslah kalau kau mengerti. Mama dengan Papa sangat senang mendengarnya." Ucap Lina kepada Bram.
"Sekarang pergilah temui Nayla dan nasehati dia agar dia tidak mengulangi hal seperti itu lagi dan buat dia mengerti." Ucap Roy kepada Bram.
Bram dengan Raya kemudian pergi ke kamar untuk menemui Nayla dan berbicara dengan Nayla.
******
Di kamar Nayla menangis sambil melihat foto Maya dan mengatakan bahwa tidak ada yang menyayanginya sama sekali.
"Mama... Di sini semua orang marah kepada Nayla dan tidak ada yang menyayangi Nayla sama sekali Nayla. Nayla sangat merindukan mama dan ingin bertemu dengan Mama dan mengatakan semuanya kepada Mama bahwa tidak ada yang menyayangi Nayla di rumah ini." Ucap Nayla sambil usap air mata nya.
"Nayla... Siapa bilang tidak ada yang menyayangi Nayla di rumah ini kita semua sangat menyayangi Nayla di rumah ini. Tante Mama dan Papa sangat menyayangi Nayla termasuk Oma dan Opa juga sangat menyayangi Nayla. Sayang, Oma itu marah karena sayang kepada Nayla jadi Nayla jangan berkata seperti itu lagi karena itu akan membuat Oma Nayla marah kepada Nayla." Ucap Raya kepada Nayla.
"Emangnya tidak boleh ya Nayla dengan Papa memberikan kejutan untuk Mama meskipun Mama dengan Papa sudah bercerai tapi mereka masih bisa kan bersama-sama. Walaupun tidak tinggal bersama tetapi mereka masih bisa berteman itu yang Mama katakan kepadaku pada waktu bercerai dengan Papa." Ucap Nayla kepada Raya.
"Nayla sayang, Papa dengan Mama masih bisa berteman itu karena semua untuk Nayla dan kebahagiaan Nayla agar Nayla tidak kekurangan kasih sayang dan cinta dari Papa dan Mama. Nayla, sekarang kan Om Papa sudah kembali dan Om Papa itu adalah suami Mamanya Nayla jadi tentang ulang tahun Mama biarkan Om Papa yang memberikan kejutan buat Mama karena dia yang berhak memberikan kejutan buat Mama. Tetapi jika Nayla tetap ingin memberikan kejutan nanti Tante Mama yang akan membantu Nayla. Nayla harus bisa menjaga perasaan Om Papa kalau Papa yang membuat kejutan buat Mama nanti dia akan marah kepada Papa dan berpikir bahwa Papa tidak bisa menjaga perasaan dari Om Papa suaminya Mamanya Nayla. Apa Nayla mengerti yang Papa katakan ini?" Ucap Bram kepada Nayla.
"Tetapi Om Papa kan amnesia bagaimana dia bisa memberikan kejutan buat Mama dan pasti Mama akan sedih Karena Om Papa tidak bisa ingat apapun termasuk ulang tahunnya Mama." Ucap Nayla dengan perasaan kecewa.
__ADS_1
"Nayla jangan khawatir ada tante Mama di sini dan tante Mama akan membantu Nayla untuk membuat kejutan buat Mamanya Nayla. Kita juga bisa beritahu kepada Om Papa tentang ulang tahun Mamanya Nayla. Jangan khawatir Karena semua itu akan Tante Mama atur dan akan Tante Mama bikin kejutan yang spesial dari Nayla untuk Mamanya Nayla." Ucap Raya sambil tersenyum kepada Nayla.
"Tante Mama serius mengatakannya? Terima kasih ya Tante Mama, Nayla sangat senang sekali punya Tante Mama yang selalu mengerti Nayla." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Raya.
Nayla, Raya dan Bram kemudian pelukan bersama dan mengatakan bahwa Raya dan Bram sangat menyayangi dan mencintai Nayla melebihi apapun.
******
Arka datang ke rumah keluarga Reynaldi dan mengajak Reno bersama Diana untuk berbicara dan membicarakan tentang tes DNA.
"Bagaimana keadaan Arya?" Tanya Arka kepada Diana.
"Arya baik-baik saja pada saat ini dia sedang berada di kamarnya dan makan di dalam karena kata Maya dia masih pusing jadi Kami khawatir Sesuatu terjadi kepadanya nanti." Jawab Diana kepada Arka.
"Alhamdulillah kalau begitu. Tapi tujuan aku kemari ingin berbicara kepada Om dengan Tante. Ini tentang tes DNA Apa boleh aku melakukan tes DNA kepada Om dengan Tante? Untuk memastikan sebuah kebenaran apakah aku adalah anak kalian atau tidak? Karena selama ini aku mencari kedua orang tua kandungku tetapi aku tidak menemukan mereka selama bertahun-tahun. Boleh aku melakukan tes DNA kepada kalian dan aku akan menunjukkan hasilnya besok setelah melakukan tes DNA." Pertanyaan Arka membuat Reno dan Diana kaget mendengarnya.
"Test DNA...?" Tanya Diana kepada Arka.
"Iya... Om, Tante mau kan melakukan tes DNA kepadaku? Hasilnya nanti akan aku beritahu." Jawab Arka kepada Diana dan Reno.
"Diana... Bagaimana...?" Tanya Reno kepada Diana.
"Baiklah kalau begitu kita bisa melakukan tes DNA sekarang sesuai yang kau inginkan." Jawab Diana kepada Arka.
"Alhamdulillah sekarang Kita bisa mulai Test DNA nya. Aku akan mengambil darah Om dengan Tante dan besok aku akan memberitahukan hasilnya." Ucap Arka kepada Diana dan Reno.
Arka kemudian memulai mengambil darah yang Diana dan juga Reno untuk dilakukan Test DNA. Setelah selesai Arka mengatakan bahwa hasilnya akan diberitahu olehnya besok.
"Aku akan memberitahukan hasilnya besok dan sekarang aku pergi dulu ke rumah sakit sekalian aku akan membawakan obat untuk Arya nanti aku akan kembali lagi." Ucap Arka kepada Diana dan Reno.
"Ma, Pa apakah Nayla sudah datang? Aku ingin bicara kepada Nayla." Tanya Arya kepada Diana dan Reno.
"Arya, Apakah kau sudah Ingat kepada Nayla katakan kepada Mama yang sebenarnya?" Tanya Diana kepada Arya.
"Belum Ma tetapi entah kenapa Arya ingin sekali bertemu dengan Nayla dan berbicara dengannya." Jawab Arya kepada Diana dan Reno.
"Nayla sebentar lagi akan datang kau jangan khawatir tunggu saja di sini dan jangan kemana-mana. Apalagi kalau belum ingat semuanya nanti kalau kau kesasar bagaimana? Jadi Arya kau di sini saja jangan kemana-mana." Ucap Reno kepada Arya.
"Arya, bagaimana perasaanmu sekarang apakah masih pusing? Aku akan membawakan obat nanti untukmu Jadi kau jangan khawatir dan tunggu di sini obat akan segera datang untukmu. Om Tante aku ke rumah sakit dulu untuk mengambil obat Arya dan aku akan segera kembali." Ucap Arka yang kemudian pergi ke rumah sakit.
Arka kemudian pergi ke rumah sakit untuk mengecek sampel milik Diana dan juga Reno untuk dilakukan tes DNA sambil mengambil obat untuk Arya.
"Mas Arya, ayo duduk di dalam bentar lagi Nayla akan datang tadi barusan Bram mengatakan bahwa mereka sedang di jalan." Ucap Maya kepada Arya.
"Om Arya... Bagaimana perasaan Om Arya Apakah Om Arya sudah ingat kepada Sonia. Apakah Om Arya ingat waktu itu kita berada di Amerika bersama dengan Mama? Di sana Om Arya bilang bahwa Om akan selalu ada untuk Sonia dan menemani Sonia Sampai kapanpun kita akan selalu bersama-sama karena di saat itu Sonia belum bertemu dengan ayah kandung Sonia. Meskipun sekarang Sonia sudah bertemu dengan ayah kandung Sonia, tetapi Om selalu ada untuk Sonia dan kita selalu bersama-sama. Apakah Om masih ingat kepada Sonia dan juga kepada Mama di saat membawa ke kami ke Indonesia pada saat itu?" Tanya Sonia kepada Arya.
"Sonia sayang... Jangan terlalu keras kepada Om Arya nanti Om Arya bisa pusing dan ingatannya tidak kembali." Ucap Nada kepada Sonia.
"Sonia kangen banget sama Om Arya sekali saja Om Arya katakan bahwa Om Arya juga kangen sama Sonia. Tapi jika Om Arya tidak ingat kepada Sonia Ya sudah Sonia tidak apa-apa. Namun Sonia berharap Om Arya bisa cepat sembuh dan Ingat kepada Sonia lagi dan kami semua." Ucap Sonia kepada Arya.
"Om Papa..." Ucap Nayla kepada Arya.
Nayla telah datang bersama Bram dan Raya dan tiba-tiba Arya peluk Nayla dan mengatakan bahwa dia ingin berbicara dengannya. Nayla juga mengatakan bahwa dia ingin berbicara kepada Arya.
"Nayla juga ingin berbicara kepada Om Papa kita bisa berbicara di taman dekat rumah." Ucap Nayla sambil tersenyum kepada Arya.
"Tentu saja, Ayo kita bicara di taman karena ada yang ingin Om Papa katakan kepada Nayla." Ucap Arya kepada Nayla." Ucap Arya sambil tersenyum kepada Nayla.
Arya kemudian membawa Nayla ke taman namun di samping itu Sonia sangat kecewa dan sedih dikarenakan Arya tidak berbicara dengannya dan juga tidak mengajaknya ke taman.
******
__ADS_1
Rumah Sakit Arka memberikan sampel darah miliknya bersama milik Diana dan Reno kepada dokter untuk dilakukan tes DNA dan berharap hasilnya sesuai dengan harapan Arka yaitu Diana dan Reno adalah orang tua kandungnya.
#BERSAMBUNG